Asuransi Kesehatan (rawat inap RS) VS Asuransi Jiwa (proteksi sakit kritis), pilih mana?

Banyak kawan dan juga klien saya yang bertanya pada saya karena masih bingung bedanya asuransi kesehatan dan asuransi sakit kritis.  Bagaimana dengan Anda?

Saya coba beri gambaran ringkasnya ya, untuk memudahkan pemahaman.

Asuransi Kesehatan =  sangat membantu untuk membiayai segala keperluan pengobatan selama DI DALAM rumah sakit. Tapi untuk segala biaya yang timbul DI LUAR rumah sakit, atau segala keperluan yang TIDAK BERHUBUNGAN dengan rumah sakit, asuransi kesehatan tidak bertanggung jawab lagi.

Asuransi penyakit kritis = bisa membantu untuk berbagai biaya dan keperluan yang timbul DI LUAR rumah sakit, karena klaim asuransi penyakit kritis diberikan dalam bentuk uang tunai (cash). Besarnya sesuai jumlah uang pertanggungan (UP) yang tercantum dalam polis.

 

“Asuransi kesehatan, sebagus apa pun dan sebesar berapa pun limitnya, tidak memberikan uang TUNAI dalam jumlah BESAR; sesuatu yang sangat dibutuhkan ketika seseorang mengalami penyakit kritis”

 Baca juga artikel terkait:  Klik disini

Satu lagi bukti pentingnya asuransi sakit kritis dengan proteksi maksimal, adalah pengalaman Artis Senior Ria Irawan berikut ini:

Angkat Rahim dan Divonis Kanker, Ria Irawan Habis Biaya Rp 1 Miliar

 Desi Puspasari – detikhot
Selasa, 18/11/2014 10:36 WIB
https://i1.wp.com/images.detik.com/content/2014/11/18/230/103707_214358_wp_20141113_0171.jpg
Jakarta

Ria Irawan masih menyisakan cerita mengenai kanker kelenjar getah bening yang diidapnya. Menurut Ria sejak 2009 lalu, ia menghabiskan banyak biaya.

Bintang film ‘Biola Tak Berdawai’ itu menjelaskan, karena dahulu lebih percaya berobat ke luar negeri, ia total menghabiskan biaya Rp 1 miliar.

“Asuransi gue tutup. Kalau udah urusan rahim aja, asuransi nggak bisa cover. Bisa tapi di-reimburse. Reimburse kan harus masuk rumah sakit dulu dirawat. Sekarang asuransi, polis semua gue tutup,” jelas Ria ditemui di Studio Palem, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2014) malam.

Pada 2009 silam, Ria memang belum divonis menderita kelenjar getah bening stadium 3. Namun saat itu, ia sudah mengalami gangguan pada rahimnya karena mengalami penebalan.

Setelah mengangkat rahim pada akhir September 2014 lalu, Ria belum bisa bernapas lega. Sebab kanker kelenjar getah bening sudah kadung menyebar.

Saat ini, Ria pun mengaku lebih percaya dengan pengobatan di dalam negeri. Ia pun terhitung sudah melakukan satu kali kemoterapi.

 

Sumber

 

Seandainya saja dulu beliau beli proteksi asuransi sakit kritis, mungkin ceritanya akan berbeda yaaa…

*     *     *

 

Saya siap membantu Anda untuk memiliki:

proteksi sakit kritis 1 M + warisan 1 M

Premi mulai 1 juta-an perbulan.

 

Butuh ilustrasi sesuai profil Anda?

KONTAK SAYA DISINI

One thought on “Asuransi Kesehatan (rawat inap RS) VS Asuransi Jiwa (proteksi sakit kritis), pilih mana?

  1. Ping-balik: Hindari Kesalahan dalam Membeli Asuransi | Asuransi Jiwa Allianz Syariah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s