Mengenal UNITLINK dan perbedaannya dengan Asuransi Tradisional

 

Pengertian Unit-link

Secara sederhana, unit-link adalah asuransi jiwa yang ditautkan (linked) dengan investasi. Asuransi jiwanya berbentuk YRT (Yearly Renewable Term, asuransi jiwa berjangka tahunan yang memiliki garansi perpanjangan), sedangkan investasinya berbentuk reksadana (kumpulan dana dari masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi).

Manfaat asuransi unit-link terdiri dari manfaat dasar dan manfaat tambahan (rider). Manfaat dasarnya memberikan sejumlah uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia dalam masa perlindungan, biasanya hingga seumur hidup (usia 99-100 tahun). Ridernya bermacam-macam, antara lain meliputi perlindungan dari cacat tetap (akibat sakit ataupun kecelakaan, cacat sebagian hingga cacat total), penyakit kritis, rawat inap, dan pembebasan premi.

Investasi unit-link disalurkan ke dalam instrumen investasi berbentuk reksadana. Reksadana adalah kumpulan dana dari masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi. Dana pada reksadana dikelompokkan berdasarkan tingkat risiko dan potensi keuntungannya.

Definisi unit-link dalam gambar.

Perbedaan Unit-link dengan Asuransi Tradisional

Produk asuransi tradisional ada tiga jenis. Term-life, whole-life, dan endowment. Term-life adalah asuransi jiwa berjangka tanpa nilai tunai. Whole-life adalah asuransi jiwa seumur hidup dengan nilai tunai yang tidak terlalu besar. Endowment adalah asuransi jiwa berjangka dengan titik tekan pada nilai tunai. Untuk uang pertanggungan yang sama, premi term-life lebih murah daripada whole-life, dan premi whole-life lebih murah daripada endowment.

Seperti halnya unit-link, asuransi tradisional juga menyediakan manfaat dasar dan sejumlah manfaat tambahan (rider). Hanya saja, dalam dekade terakhir ini asuransi tradisional kurang mendapat perhatian karena hampir semua perusahaan asuransi fokus pada pengembangan unit-link.

Term-life vs Unit-link

Term-life adalah asuransi jiwa berjangka, ada yang tahunan, 5 tahunan, 10 tahunan, 20 tahunan, atau sesuai kebijakan perusahaan asuransi. Ciri pokok term-life adalah tanpa nilai tunai alias premi hangus. Ciri lainnya, masa perlindungan sama dengan masa pembayaran. Bayar 1 tahun, perlindungan 1 tahun. Bayar 10 tahun, perlindungan 10 tahun. Ada klaim dapat uang pertanggungan, tidak ada klaim premi hangus.

Term-life yang berjangka tahunan merupakan bentuk paling dasar dari asuransi jiwa. Nasabah membayar premi untuk masa perlindungan selama satu tahun, dan tahun berikutnya premi naik jika polis diperpanjang. Term-life tahunan ada yang mensyaratkan seleksi kesehatan saat perpanjangan, ada juga yang memiliki fitur garansi perpanjangan (YRT: Yearly Renewable Term). Saat ini skema semacam term-life tahunan banyak digunakan di asuransi umum (asuransi rumah, mobil), asuransi kesehatan murni, asuransi kumpulan/karyawan, dan unit-link.

Kok unit-link? Ya, betul, tidak salah lagi. Seperti disebutkan di awal, unsur asuransi jiwa pada unit-link berbentuk YRT. Premi yang disetorkan secara berkala digunakan untuk membayar biaya-biaya, salah satunya biaya asuransi (cost of insurance atau COI, atau tabarru dalam asuransi syariah). Biaya asuransi adalah biaya yang dikenakan untuk setiap manfaat dasar maupun rider yang diambil. Premi bersifat tetap (flat), sedangkan biaya asuransi naik setiap tahun seiring usia. Selisih dari premi dikurang biaya-biaya sama dengan nilai investasi.

Untuk membuktikan bahwa unit-link itu sama dengan YRT, caranya mudah saja. Jika anda punya unit-link yang sudah berjalan di atas 5 tahun, cobalah tarik hampir seluruh nilai investasi yang ada, sisakan sedikit sebesar biaya asuransi + administrasi yang dikenakan pada bulan itu. Bulan-bulan berikutnya, anda hanya perlu menyetor sebesar biaya asuransi + administrasi. Maka secara prinsip, unit-link tsb telah berubah menjadi YRT. Selama anda membayar biaya asuransi + administrasi, unit-link anda akan tetap berlaku sampai seumur hidup. Jika anda menghentikan pembayaran, polis berakhir dan biaya asuransi + administrasi tadi hangus.

Jadi, unit-link adalah YRT + reksadana. Bedanya, YRT pada unit-link memberikan perlindungan hingga seumur hidup (usia 100 tahun), YRT pada asuransi term-life dibatasi sampai usia tertentu (maksimal sampai usia 70 tahun).

 

Term-life yang bukan tahunan merupakan pengembangan lebih lanjut dari term-life tahunan. Sekarang ini, kebanyakan produk term-life ditawarkan dengan tenor yang lebih panjang, 10, 15, atau 20 tahun. Premi flat selama masa kontrak, dan akan naik beberapa kali lipat jika diperpanjang.

Secara umum premi term-life lebih murah daripada unit-link. Tentu wajar, karena term-life tidak mengandung nilai tunai sedangkan unit-link mengandung nilai tunai. Tapi dengan suatu cara tertentu, unit-link bisa dibuat lebih murah daripada term-life. Caranya dengan menambahkan rider Term-life ke dalam unit-link. Silakan simak tabel premi berikut:

Contoh premi unit-link untuk mendapatkan UP jiwa 1 miliar.

Tabel di atas menunjukkan premi bulanan dari suatu produk unit-link untuk mendapatkan manfaat uang pertanggungan sebesar 1 miliar rupiah. Contoh untuk usia 40 tahun, preminya 520 ribu per bulan atau 6,2 juta per tahun. Saya telah mengecek beberapa produk term-life di beberapa perusahaan asuransi, preminya tak jauh beda, bahkan kebanyakan lebih mahal. Apakah anda menemukan yang lebih murah?

Tabel di atas hanya bicara manfaat meninggal. Jika ditambah manfaat lain seperti proteksi kecelakaan, cacat tetap total, penyakit kritis, dan pembebasan premi, tidak akan mudah mencari pembandingnya yang sepadan pada skema term-life, disebabkan ketersediaan produk yang sangat terbatas serta beragamnya perbedaan tiap rider. Misalnya, rider penyakit kritis di tiap perusahaan asuransi memiliki perbedaan fitur yang variatif, dilihat dari jumlah penyakit yang ditanggung, kriteria tiap penyakit, tahap awal atau tahap lanjut, ada syarat survival period atau tidak, masa perlindungan, dan sebagainya.

Baca juga:

Term-Life dalam Unit-Link, Lebih Murah dan Fleksibel

Whole-life vs Unit-link

Whole-life, sesuai namanya, adalah asuransi jiwa dengan jangka perlindungan seumur hidup (usia 100 tahun). Masa pembayaran preminya bisa diatur sesuai kesepakatan, ada yang 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, bahkan ada yang sekali bayar. Semakin singkat masa pembayaran, preminya semakin mahal, tapi secara keseluruhan lebih murah (mirip cicilan rumah). Whole-life memiliki nilai tunai yang dijamin, dan ada nilai tunai tambahan yang tidak dijamin (hasil pengembangan investasi). Nilai tunai pada whole-life tidaklah terlalu besar, karena tujuan utamanya tetap untuk mendapatkan proteksi. Asuransi jenis whole-life biasanya digunakan oleh orang yang sudah berumur (katakanlah 40 tahun ke atas) untuk mempersiapkan warisan, karena kepastian yang diberikannya.

Banyak yang menyangka unsur asuransi jiwa pada unit-link adalah whole-life. Bukan. Seperti disebutkan di atas, unsur asuransi jiwa pada unit-link lebih tepat disebut YRT atau term-life tahunan.

Jika dilihat dari masa perlindungan jiwanya, memang unit-link dan whole-life sama-sama menyediakan proteksi hingga seumur hidup (usia 100 tahun). Tapi ada satu perbedaan besar. Pada whole-life, nasabah membayar premi sesuai masa perjanjian (misalnya 10 tahun), setelah itu tidak bayar lagi, dan perlindungan dijamin selama seumur hidup.

Pada unit-link, nasabah membayar premi sesuai rencana (misalnya 10 tahun), setelah itu boleh cuti premi, dan perlindungan akan tetap berlaku selama nilai investasi cukup untuk membayar biaya asuransi + administrasi. Jika nilai investasi habis, polis berakhir, tapi nasabah bisa tetap mendapatkan perlindungan selama dia membayar biaya asuransi + administrasi. Biaya asuransi + administrasi ini dikenakan hingga seumur hidup, dan inilah yang disebut YRT.

Secara umum, premi unit-link sedikit lebih murah daripada premi whole-life. Hal ini karena pada whole-life, perusahaan asuransi harus menjamin manfaat polis tetap berlaku setelah masa pembayaran premi berakhir. Sedangkan pada unit-link, manfaat polis tergantung pada ketersediaan nilai investasi yang sifatnya tidak dijamin, atau tergantung pada kesediaan nasabah untuk tetap membayar biaya asuransi + administrasi.

Endowment vs Unit-link

Endowment atau dwiguna adalah asuransi jiwa + tabungan dengan titik tekan pada unsur tabungannya, sedangkan asuransi jiwanya tidaklah besar. Endowment biasanya digunakan untuk keperluan mempersiapkan dana pendidikan anak dan dana pensiun. Sekarang, seiring munculnya unit-link, endowment semakin jarang ditawarkan.

Menurut saya, endowment merupakan produk yang setengah-setengah. Dari segi proteksi, uang pertanggungannya sangat kecil dibandingkan term-life, whole-life, ataupun unit-link. Dari segi tabungan, jumlahnya pun masih lebih kecil dibandingkan tabungan pendidikan atau deposito di bank, dan tentunya kalah agresif dibandingkan unit-link.

Kelebihan endowment dibanding unit-link hanyalah bahwa nilai tabungannya bersifat dijamin. Tapi karena dijamin, jumlahnya tidak besar. Sedangkan dari segi proteksi, endowment kalah jauh sekali.

 

 

Mengenal Unit-link dari Allianz: Tapro

Unit-link dari Allianz secara populer disebut Tapro (Tabungan + Proteksi). Kelihatannya istilah tabungan digunakan lebih karena alasan praktis. Arti yang sebenarnya adalah investasi. Perbedaan antara tabungan dan investasi: tabungan itu dijamin, investasi tidak dijamin; keuntungan tabungan tidak besar, keuntungan investasi bisa sangat besar tapi juga ada kemungkinan rugi.

Tapro ada dua jenis, syariah dan konvensional. Tapro syariah nama produknya Allisya Protection Plus, Tapro konvensional nama produknya Smartlink Flexi Account Plus.

Tapro memberikan manfaat asuransi dasar berupa proteksi meninggal dunia hingga seumur hidup (usia 100 tahun). Sedangkan manfaat asuransi tambahan atau ridernya terdiri dari:

  1. ADDB (Accident Death and Diability Benefit): Proteksi meninggal atau cacat karena kecelakaan.
  2. TPD (Total Permanent Disability): Proteksi cacat tetap total.
  3. CI+ (Critical Illness Plus), CIA (Critical Illness Accelerated), atau CI100 (Critical Illness 100): Proteksi penyakit kritis.
  4. HSC+ (Hospital and Surgical Care +): Rawat inap dengan sistem cashless.
  5. Flexicare Family: Santunan rawat inap dan pembedahan dengan sistem reimburse.
  6. Payor Benefit: Pembebasan premi berkala jika pemegang polis mengalami cacat tetap total atau penyakit kritis.
  7. Payor Protection: Pembebasan premi berkala jika pemegang polis meninggal dunia.
  8. Spouse Payor Benefit: Pembebasan premi berkala jika pasangan pemegang polis mengalami cacat tetap total atau penyakit kritis.
  9. Spouse Payor Protection: Pembebasan premi berkala jika pasangan pemegang polis (istri/suami) meninggal dunia.
  10. Term-life: Tambahan manfaat meninggal dunia.

Tapro juga memberikan manfaat investasi yang bisa ditarik jika ada keperluan. Investasi Tapro disalurkan pada instrumen reksadana yang bisa dipilih oleh nasabah, antara lain fix income fund (reksadana pendapatan tetap), balanced fund (reksadana campuran), dan equity fund (reksadana saham). Dana unit-link Tapro dikelola oleh manajer investasi dari Allianz sendiri, tidak diserahkan ke luar.

Selengkapnya tentang Tapro, khususnya yang syariah, bisa dibaca di Allisya Protection Plus.

Kesimpulan

Unit-link memiliki manfaat asuransi dan juga manfaat investasi. Tentang manfaat investasi pada unit-link (termasuk Tapro), saya selalu menyebutnya sebagai bonus, bukan tujuan utama. Jika anda mencari keuntungan dari investasi, tempatnya bukan unit-link. Tapi jika anda mencari asuransi, unit-link sangat layak dipertimbangkan karena manfaat asuransinya memiliki sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki asuransi tradisional.

 

 

SUMBER

One thought on “Mengenal UNITLINK dan perbedaannya dengan Asuransi Tradisional

  1. Ping-balik: Punya Asuransi Unitlink: Pilih Proteksi atau Investasi? | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Allianz Syariah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s