Punya Asuransi Bikin RUGI ?

Balancing stones

Saya rugi punya asuransi, saya tidak pernah klaim & sampai sekarang masih hidup, bahkan sehat-sehat saja, jadi saya mau tutup saja, mending uangnya saya masukkan tabungan dibank saja, daripada beli asuransi, rugi”

Apakah Anda pernah mendengar orang yang berkata demikian?

Dari bahasanya sepertinya dia merasa rugi karena tidak ada manfaat yang dia rasakan selama dia mengikuti asuransi dan membayarkan premi tersebut.

RUGI, gitu katanya.

Asuransi memang bentuk hubungan yang unik, untuk memahaminya pun butuh cara pandang yang tidak biasa.

Asuransi bisa saja program jangka panjang, tapi banyak kasus juga program jangka pendek (karena bisa Klaim terlalu cepat).

Hmm, bagaimana ya?
OK, bagaimana kalau seperti ini:

Ada orang yang ingin mengembalikan gembok besi yg telah 3 tahun dibelinya dengan mengatakan, “Saya dulu berniat membeli gembok ini utk keamanan, tapi ternyata rumah saya aman-aman saja”

Warga komplek Tanah Pasir bermaksud memecat satpam yg telah mereka pekerjakan selama 10 bulan, “Dulu kami pekerjakan dia karena ada motor salah satu warga yang hilang, dan beberapa warga merasa tidak aman, tapi setelah itu sudah tidak ada lagi kehilangan, jadi kami sudah tidak memerlukan dia (satpam) lagi”

Moylie, juga berniat mendatangi supermarket tempat dia membeli payung, “Mbak, ini kan dulu saya beli buat jaga2 kalau hujan. Nyatanya gak hujan2, saya mau kembalikan saja payung ini”

Juki memutuskan untuk tidak mau lagi menggunakan jembatan penyeberangan,atau menengok kanan -kiri saat menyebrang jalan raya dan berkata “Saya akan baik-baik saja”, ujarnya

Dan apa pendapat kita semua jika ada orang-orang yang mengembalikan barang-barang ini ke penjualnya dgn alasan yg sama :

Ban serep, karena ban utamanya tidak pernah bocor;

Tabung pemadam kebakaran, karena rumahnya tak pernah kebakaran;

Sabuk pengaman, karena tak pernah terjadi kecelakaan;

Helm, karena tidak pernah jatuh.

Saya simpulkan bahwa beberapa usaha-usaha yang bersifat pencegahan memang mengandung biaya ekstra dalam pelaksanaannya.

Usaha mengunci pintu setiap malam, membosankan.

Membayar tenaga keamanan, pengeluaran.

Membawa payung kemana-mana, berat.

Menaiki jembatan penyeberangan, melelahkan.
Memasang sabuk pengaman, tdk nyaman.
Memakai helm, pengap & panas.

Demikian pula asuransi, mungkin Anda harus mengatur keuangan dengan lebih bijak & hemat?

 

sumber
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s