Ketika Resiko Hidup Tidak Bisa Dipilih

 

Akhir bulan September kemarin saya dihubungi oleh calon nasabah yang ingin bertanya tentang asuransi jiwa Allianz Syariah.  Beliau bertanya sampai hal detil tentang asuransi jiwa Allianz Syariah.  Diskusi melalui media sosial berlangsung sejak sore-malam- hingga larut malam.  Sampai pada keputusan untuk ketemu saya esok hari di kantor beliau guna mengisi form pengajuan asuransi jiwa.

Waktu pertemuan sangat singkat, hampir tidak ada diskusi lagi.  Beliau sangat ingin segera memiliki proteksi bagi dirinya, dan terutama agar penghasilannya tidak terganggu jika terjadi resiko pada beliau.  Pada siang hari itu, selepas ibadah sholat Jumat, beliau langsung setuju dengan ilustrasi proteksi yang saya tawarkan, mengisi form pengajuan asuransi jiwa Allianz Syariah, dan tandatangan.

Saya memang belum lama menjadi agen asuransi Allianz Syariah, baru menjelang 4 tahun.  Dalam masa  tahun tersebut, saya rasa kali itulah proses permintaan pengajuan asuransi yang paling singkat yang saya temui.  Untuk menjawab rasa penasaran saya, saya tanyakan pertimbangan beliau dalam memiliki asuransi jiwa.

“Mbak Estri, beberapa bulan lalu,  istri saya terdiagnosa kanker payudara.  Saya bagaikan disambar petir ketika mendengar kabar itu.  Bagaimana tidak, istri saya itu sehat-sehat saja, baik-baik saja, tidak pernah rawat inap, tidak ada gejala apapun yang tampak.  Kok tau-tau divonis kanker…  ” cerita beliau sedih..

“Lalu solusinya bagaimana menurut dokter pak?” tanya saya

“Operasi dan kemoterapi…  Mbak Estri tau, berapa biaya kemoterapi??? 70 juta sekali kemoterapi !!!  Mahal banget kan??!!! Padahal istri saya perlu berkali-kali kemoterapi.  Untungnya, semua biaya pengobatan istri saya ditanggung oleh atasan saya.  Kalau pakai uang sendiri, saya tidak tau akan bagaimana ceritanya…”

Saya menyimak cerita beliau yang sangat berapi-api, seperti ingin membuang semua rasa yang sudah lama ditahan dalam hati.

“Itulah sebabnya, saya ingin punya proteksi untuk diri saya, sehingga bila terjadi resiko pada saya, kondisi keuangan saya untuk keluarga tidak terganggu…”

Dari beberapa ilustrasi proteksi yang saya tawarkan, beliau memilih skema proteksi sebagai berikut:

Profil:  Pria, usia 33 tahun, pekerjaan kelas 4

Premi = 850 ribu

Manfaat:

UP dasar                                 = 500 juta

UP termlife                            = 500 juta

UP kecelakaan                       = 500 juta

UP cacat tetap total              = 500 juta

UP 49 sakit kritis                = 500 juta

# Total proteksi = 2.5 Miliar

 

brs

 

Beliau membeli polis asuransi karena terinspirasi oleh kondisi pasangan hidupnya  yang SUDAH mengalami resiko.

Resiko hidup tidak bisa dipilih, tapi kita harus punya strategi  cara pasti menyiapkan dana tunai jumlah besar, yang siap dicairkan dalam waktu singkat.

Bijaksanalah mengelola keuangan, miliki proteksi pada saat Sehat, pada saat Belum butuh, sehingga Asuransi masih bisa menerima pengajuan aplikasi asuransi Anda.

 

Diskusikan kebutuhan proteksi Anda dengan Agen Asuransi Bersertifikasi

Bingung memilih agen asuransi online?  Ini kriterianya:  Memilih Agen Asuransi

Bila Anda tertarik memiliki proteksi sakit berat, silahkan hubungi saya:

Estri Heni

WA:  0817 028 4743

 

Ingin langsung mendapatkan ilustrasinya?  Klik:  PERMOHONAN ILUSTRASI

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s