Punya Asuransi Unitlink: Pilih Proteksi atau Investasi?

 

Karakteristik produk Asuransi jenis Unitlink

Unit-link adalah asuransi jiwa yang ditautkan (linked) dengan investasi. Asuransi jiwanya berbentuk YRT (Yearly Renewable Term, asuransi jiwa berjangka tahunan yang memiliki garansi perpanjangan), sedangkan investasinya berbentuk reksadana (kumpulan dana dari masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi).

Manfaat asuransi unit-link terdiri dari manfaat dasar dan manfaat tambahan (rider). Manfaat dasarnya memberikan sejumlah uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia dalam masa perlindungan, biasanya hingga seumur hidup (usia 99-100 tahun). Ridernya bermacam-macam, antara lain meliputi perlindungan dari cacat tetap (akibat sakit ataupun kecelakaan, cacat sebagian hingga cacat total), penyakit kritis, rawat inap, dan pembebasan premi.

Investasi unit-link disalurkan ke dalam instrumen investasi berbentuk reksadana. Reksadana adalah kumpulan dana dari masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi. Dana pada reksadana dikelompokkan berdasarkan tingkat risiko dan potensi keuntungannya.

Baca juga:  Perbedaan Unitlink dengan Asuransi Tradisional

Karena Unitlink merupakan perpaduan proteksi dan investasi, maka calon nasabah bisa memilih komposisi asuransi yang dibutuhkan sesuai dengan kemampuan finansial / dana yang dianggarkan.  Bisa dalam bentuk komposisi sebagai berikut:

  • proteksi maksimal dan nilai investasi minimal, ATAU
  • proteksinya sedang dan nilai investasi juga sedang, ATAU
  • proteksi minimal dan nilai investasi maksimal.

 

businessman cover his money with umbrella

 

 

Sebelum menentukan pilihan, sebaiknya pertimbangkan beberapa hal berikut:

Pengertian asuransi:

Asuransi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis dimana perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, di mana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut.[1]

Istilah “diasuransikan” biasanya merujuk pada segala sesuatu yang mendapatkan perlindungan.[1]

(WIKIPEDIA)

 

Tujuan utama berasuransi unitlink, proteksi atau investasi?

Banyak agen asuransi menawarkan produk unit-link dengan iming-iming investasi. Tahun kesekian dapat uang sekian, uangnya bisa dipakai untuk pendidikan anak, bisa dipakai pensiun, bisa untuk jalan-jalan, dsb.

Benarkah demikian? Belum tentu. Belum tentu berarti: bisa jadi ya, bisa jadi tidak. Kenyataannya akan tergantung banyak hal. Dengan kata lain, investasi itu tidak dijamin.

Dan terkait dengan pekerjaan sebagai agen asuransi, menjual sesuatu yang tidak dijamin itu akan tidak menenangkan. Padahal asuransi itu sendiri sesuai pengertian harfiahnya adalah proteksi, perlindungan, atau jaminan. Jadi, agen asuransi mestinya menjual sesuatu yang bisa memberikan perlindungan bagi nasabahnya.

Begitu pula bagi nasabah, mengambil produk asuransi dengan tujuan investasi itu bisa bikin khawatir, karena mungkin saja dana pendidikan atau dana pensiun yang direncanakan tidak bisa diambil sesuai nilai yang diharapkan.

Baca juga:  Ambil Unitlink untuk berinvestasi

Proteksi (manfaat dan Uang pertanggungan)  di asuransi itu nilainya (jumlahnya) PASTI.  Sedangkan investasi itu nilainya (jumlahnya) TIDAK PASTI.

Penjelasan Proteksi.  Misal Anda beli rider sakit kritis dengan UP = 1 Miliar.  Lalu terjadilah sakit kritis di tahun ke5, maka cairlah UP sakit kritis senilai 1 Miliar.  Walaupun premi yang sudah Anda bayarkan selama 5 tahun tersebut totalnya belum mencapai 1 Miliar.  UP tetap diklaim dan nilainya seperti pada polis (PASTI senilai 1 Miliar).

Penjelasan Investasi.  Misal di ilustrasi yang ditawarkan agen asuransi tertulis nilai investasi di tahun ke5 adalah 100 juta, kenyataannya investasi yang terbentuk itu bisa saja lebih kecil nilainya, atau sama nilainya, atau bahkan lebih besar nilainya dibandingkan dengan yang tertera di ilustrasi.  Banyak faktor yang mempengaruhi, diantaranya oleh  sebab kinerja Manager Investasi (yang mengelola dana investasi), atau kondisi ekonomi yang terjadi saat itu.  Itulah sebabnya disebutkan bahwa nilai investasi itu tidak pasti.

Lamanya Masa Dibutuhkan

Banyak orang beranggapan bahwa asuransi itu program jangka panjang. Anggapan ini tidak sepenuhnya tepat. Sebetulnya asuransi itu bukan program jangka panjang, tapi program jangka pendek atau paling jauh jangka menengah.

Jika anda mengambil asuransi jiwa (unitlink ataupun bukan) dengan manfaat UP jiwa 1 miliar, maka uang 1 miliar itu mungkin terasa besar di saat sekarang, tapi akan semakin menurun nilainya di masa yang akan datang. Untuk saat ini, uang 1 miliar bisa dipakai membeli rumah mewah, tapi 10 tahun kemudian mungkin hanya rumah menengah saja. Dan 20 tahun kemudian, mungkin rumah sangat sederhana pun tak dapat.  Jangan abaikan inflasi.

Sedangkan investasi adalah betul program jangka panjang, karena manfaat investasi baru akan terasa di masa-masa yang akan datang. Investasi berguna untuk memenuhi keperluan kita di masa depan, misalnya kuliah anak, perjalanan ibadah, dan dana pensiun. Jika kita rutin berinvestasi di reksadana misalnya 1 juta tiap bulan, nilainya masih terasa kecil di tahun-tahun awal. Barulah setelah 5 tahun, atau 10 tahun, nilainya lebih terasa, dan jika konsisten dalam 20 tahun nilainya akan sangat mengejutkan.

Jadi, jika anda mengambil asuransi, niatkanlah untuk jangka pendek saja, 5 atau paling lama 10 tahun. Setelah itu anda harus meningkatkan manfaat polis asuransi anda, entah dengan cara mengupgrade polis yang ada ataupun menambah polis baru.  Just in case,  sebagai antisipasi jika resiko hidup (cacat tetap, sakit berat/kritis, meninggal) terjadi dalam jangka pendek, manfaat UPnya masih terasa besar sehingga masih sesuai dengan biaya hidup Anda.  Dimana pada masa jangka pendek itu, nilai investasi yang terbentuk belum maksimal.  Sehingga pada saat nilai investasi yang terbentuk belum maksimal dan belum bisa dijadikan “pegangan” sebagai pengganti penghasilan yang hilang, ada dana tunai yang besar (Uang Pertanggungan) yang pasti bisa bermanfaat dan menggantikan penghasilan yang hilang akibat resiko hidup yang terjadi.

Baca juga:  Asuransi=jangka pendek, Investasi=jangka panjang

Apakah Tidak Boleh Berinvestasi di Asuransi?

Ini bukan masalah boleh atau tidak.  Jika tujuannya untuk investasi, ada banyak instrumen lain yang bisa memberikan keuntungan lebih besar dengan biaya yang lebih murah. Misalnya obligasi, reksadana, dan saham. Jika tidak mengerti tentang obligasi, reksadana, dan saham, atau tidak punya waktu untuk mempelajarinya, anda bisa berinvestasi di instrumen tradisional yang lebih sederhana dan mudah dipahami, seperti deposito, emas, dan properti.

Perbedaan Asuransi VS Investasi

Berikut adalah perbedaannya:

  • Asuransi tujuannya melindungi uang supaya tidak habis, investasi tujuannya mengembangkan uang supaya tambah banyak
  • Asuransi itu jaga-jaga dari hal-hal tidak diinginkan yang bisa terjadi kapan saja, investasi itu persiapan untuk hal-hal yang diinginkan di masa depan
  • Asuransi itu jangka pendek, investasi itu jangka panjang.
  • Asuransi itu tidak butuh waktu untuk menjadi besar, investasi itu butuh waktu untuk menjadi besar.
  • Asuransi itu kekuatan bersama, investasi itu kekuatan sendiri.
  • Asuransi itu biaya dan biaya itu hangus, investasi itu cara mengembangkan dana agar tumbuh lebih besar.

Baca juga:  Salahkan berinvestasi di asuransi?

Saran profesional saya adalah:  pilihlah PROTEKSI sebagai tujuan Anda berasuransi (utamanya jenis unitlink) untuk menggantikan penghasilan Anda yang hilang, jika resiko hidup (cacat tetap, sakit berat/sakit kritis, atau meninggal dunia) terjadi pada jangka pendek.

Jika dananya ada, belilah manfaat (Uang Pertanggungan) yang maksimal.  Ingat:  persiapkan dana tunai jumlah besar untuk resiko yang terjadi pada jangka pendek.

Saya terbuka untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai strategi siapkan proteksi maksimal dan terbaik untuk melindungi penghasilan Anda.

Hubungi Agen Asuransi Bersertifikasi:

Estri Heni

WA:  0817 028 4743

Atau isi form untuk permintaan ilustrasi, KLIK DISINI

 

 

 

Iklan

2 thoughts on “Punya Asuransi Unitlink: Pilih Proteksi atau Investasi?

  1. Ping-balik: Tujuan Jangka Panjang Polis Unitlink Untuk Manfaat Maksimal | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Allianz Syariah

  2. Ping-balik: Agen Asuransi Hindari Lakukan Ini | Asuransi Jiwa dan Kesehatan Allianz Syariah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s