Agen Asuransi Hindari Lakukan Ini

 

Pagi ini saya mengantar ibunda tercinta ke Bank.  Sambil menunggu beliau “berurusan”, saya duduk manis di kursi tunggu.  Sambil mengamati beberapa orang yang bolak balik datang ke meja mbak2 FA asuransi nya.  Saya dengar pertanyaan nasabahnya sama:  “Saya sudah setor (premi) sekian, kok dana saya cuman jadi sekian…”

Saya cuma senyum2 sendiri…

Tidak lama kemudian, ada seorang FA mendatangi dan bermaksud menawarkan produk asuransinya.  Baiklah, saya akan mendengarkan sebagai pembelajaran fitur produk yang ditawarkan.

FA:  Ibu, untuk anaknya sudah punya asuransi pendidikan?

E:  Sudah

FA:  Dimana, bu?

E:  Disini (7 tahun lalu saya belum paham asuransi)

FA:  Untuk asuransi kesehatannya bu.  Ada produk yang preminya kembali 100% jika tidak ada klaim selama 5 tahun.  Lumayan bu, hitung-hitung untuk tabungan anaknya.

E:  Ooo… kalo tujuannya nabung, saya gak pake asuransi, mas.  Saya nabung biasa aja di bank sini.  Kalo askes, saya ada dari kantor suami.

FA:  Mungkin bisa ditambah askes  pribadi bu.  Lumayan bisa klaim di kantor dan klaim disini.  Jadi premi yang kembali itu anggap saja sebagai tabungan dan ada proteksinya bu kalau sakit.

E:  (saya jawab dengan  senyumin aja deh… karena tujuan saya punya askes bukan “biar untung” bisa klaim sana dan klaim sini…)  Terimakasih infonya mas.  Untuk askes, saya sudah ada dari kantor.  Karena dana saya terbatas, jadi saya belum bisa punya dobel askes.  Askes yang ada saja saya pakai kalau perlu perawatan di RS.  Untuk proteksi, saya sudah punya asuransi jiwa di Allianz.  Untuk investasi, saya bagi-bagi tempat di deposito, reksadana dan LM

FA: (melanjutkan infonya)  Disini asuransi jiwa nya murah bu.  Premi cuma 300ribu, UP jiwa 150 juta cover sampai usia 100 tahun.  Cover 33 sakit kritis, saat terdeteksi sudah bisa klaim.

E:  Usia berapa tuh mas?

FA:  Usia <40 tahun bu…  Ibu punya asuransi di Allianz klaimnya susah gak bu?

E:  (waahh.. menarik nih pertanyaannya.  Jadi penasaran, mau dibawa kemana nih infonya..)  Mmmm… Memangnya apa sih mas, yang bikin klaim asuransi itu susah?

FA:  Karena jauh, bu…

E:  ???!!!@@@%$@???  Maksudnya gimana ya?  Klaim asuransi jadi susah karena jauh?

FA:  Iya bu, kalau ibu punya asuransi disini, kalau ada klaim, ibu bisa bawa berkasnya kesini.  Nanti kita bantu urus klaimnya ke pusat.  Kita ada fasilitas ibu bisa foto dokumennya, ibu kirim via WA ke kita atau langsung ke pusat.  Bila klaim pagi, sore dananya sudah bisa masuk.  Bila klaim sore, maksimal esok hari dana sudah masuk…

E:  OOOOooo… (manggut-manggut…  Mungkin yang dimaksud mas FA ini adalah klaim reimburse asuransi kesehatan….) baiklah…

FA:  Kalau ibu mau investasi, disini juga bisa bu.  Minimal 15 juta.  Sekali setor saja, nanti nilainya berkembang.

E:  Waaahh… saya belum ada tuh mas, dana nganggur senilai itu.  Saya kalau mau investasi masih yang recehan aja.  Mulai dari 100 ribu, saya sudah bisa punya reksadana tuhh…

FA:  Ya, bu. Tidak apa.  Mungkin minggu depan ibu ada rejeki 15 juta, bisa diinvestasikan disini.

E:  Aamiin… Terimakasih doanya mas…

FA:  Terimakasih waktunya bu.  Ini brosurnya.

E:  Oke, sama-sama..

 

Well, percakapan singkat, tapi saya banyak belajar dari mas FA:

  1.  Cara approach nasabah… Cukup baik.  Caranya sopan, santun, dan tidak memaksa.  Saya sebagai orang yang diprospek, tidak merasa terganggu.
  2.   Tidak ada fokus produk.  Belum selesai kenalkan 1 produk, sudah pindah ke produk lain.
  3.   Produk knowlegde bagus, tapi masih harus banyak belajar.  Si Mas FA tau tentang produknya, tapi akan lebih memuaskan kalo ada pengetahuan produk kompetitor.  Saya sebagai prospek yang nanya standar, jawabannya kurang memuaskan buat saya.
  4.   Handle objection.  Disini saya memposisikan sebagai orang yang tau produk saya (Asuransi jiwa Allianz Syariah).  Saya terima penjelasannya dari sisi fitur produknya dia.
  5.  Hal yang ada di mas FA dan belum saya miliki, akan saya jadikan pembelajaran sebagai upaya pengembangan diri saya agar lebih baik memberikan pelayanan kepada nasabah saya.

 

1468335226248

 

Beberapa hal yang menjadi perhatian saya dan ingin saya luruskan agar nasabah mendapatkan pemahaman yang benar dan informasi yang berimbang:

 

FITUR PRODUK

Fitur produk asuransi jiwa Allianz Syariah:  usia 35th, premi 300ribu perbulan:  UP jiwa 235 juta (usia 100th), kecelakaan 100 juta, cacat tetap total 100 juta, 49 sakit kritis  235 juta, dan fitur bebas premi.  Ini sebagai perbandingan fitur saja.  Ternyata masih lebih maksimal proteksi yang saya punya.

Jika Anda ingin tau proteksi asuransi jiwa yang didapat sesuai profil Anda, silahkan isi form disini:   ILUSTRASI ASURANSI JIWA

 

FASILITAS KLAIM ASURANSI KESEHATAN

Di Allianz ada aplikasi eAZy Claim yang memudahkan nasabah untuk memantau klaim asuransi kesehatannya.  Jadi, melalui aplikasi eAZy Claim ini malah tidak perlu repot-repot datang ke bank (walaupun lokasi bank nya hanya di sebelah rumah) atau ke kantor pusat.  Langsung bisa dilakukan dalam genggaman Anda melalui smartphone.  Lengkapnya baca disini:  APLIKASI eAZy CLAIM

 

KLAIM ASURANSI SUSAH

Ini sering ditanyakan nasabah saya:  “Allianz itu klaimnya susah gak?”.  Jawaban saya singkat saja:  ” Bila suatu resiko terjadi, dan kondisinya seperti pada keterangan dalam polis, lalu berkas yang diperlukan memang lengkap, dan belum melewati batas pengajuan klaim, tidak ada alasan bagi Allianz untuk menolak klaim.”  Saya tunjukkan bukti artis Julia Perez yang klaimnya dibayarkan Allianz  walau mungkin nominalnya hanya “recehan” bagi seorang artis (infonya klik DISINI) , hingga bukti klaim Miliaran dari nasabah lain yang juga dibayarkan oleh Allianz (infonya klik DISINI).

Jadi jawaban klaim asuransi susah disebabkan karena lokasinya yang jauh (seperti info dari mas FA tadi) itu kurang tepat, ya bu Ibu dan pak Bapak.  Bila alasannya karena jauh…. coba kita buka mata sedikit saja.  Saat ini jasa pengiriman sudah bertebaran sampai pelosok, dulu kita cuma kenal Pos Indonesia.  Sekarang ada JNE, TIKI, Sicepat, J&T, Pandu Logistik, Wahana, dll.  Bila masih dalam kota, kita bisa gunakan jasa Ojek Online untuk bantu kita kirim dokumen..  Mahal?  Bagi saya, waktu saya lebih mahal dari sekedar bayar jasa kirim…

 

TAGLINE “PREMI KEMBALI 100% di tahun ke5”

Sekilas promosi seperti ini sangat menarik ya.  Adanya tabungan dari “premi kembali 100% bila dalam 5 tahun tidak ada klaim”.  Misal premi pertahun 3.6 juta dikali 5 tahun = 18 juta.  Banyak? Ya, bila untuk saat ini.  Bagaimana pada masa 5 tahun mendatang?  Jangan lupa inflasi.  18 juta 5 tahun mendatang nilai ekonomisnya akan menurun.  Lalu bagaimana?  Akan beda hasilnya bila 3.6 juta tersebut diletakkan pada “keranjang” investasi.  Akan terjadi perkembangan dana, sehingga dalam 5 tahun kedepan nilainya akan meningkat.

Jadi, bila ingin punya manfaat kesehatan Rumah Sakit, ambilah asuransi kesehatan murni.  Tidak perlu ada penawaran “premi kembali 100% dalam 5 tahun”.  Pada asuransi kesehatan murni, detil manfaatnya lebih maksimal.  Dibandingkan “embel-embel” asuransi kesehatan manfaat Rumah Sakit yang menawarkan “premi kembali 100% jika 5 tahun tidak ada klaim”.  Untuk yang ini, biasanya manfaatnya hanya 2-4 item fitur saja, seperti: penggantian biaya rawat inap, visit dokter+obat, biaya rumah tangga selama rawat inap, biaya rawat jalan pasca rawat inap.  Itupun limitnya minim sekali.  Kadang juga ada fitur yang diganti menjadi biaya ongkos taksi ke Rumah Sakit perkejadian, atau fitur lain yang kurang bermakna.  Maksudnya kurang bermakna:  biaya ongkos taksi paling mahal berapa?  Apakah masih bisa bayar sendiri?  Jadi tidak perlu asuransi kan?  Asuransi adalah proteksi terhadap kejadian yang dampak keuangannya tidak dapat kita tanggung.

 

JANGAN TERKECOH IMING-IMING HASIL INVESTASI DI PRODUK ASURANSI

Sering sekali saya mendengar petugas FA di bank tersebut yang menawarkan nasabahnya untuk berinvestasi di asuransi.  “Bapak/Ibu cukup setor 1x senilai 100 juta, maka tahun ke sekian akan tersedia dana sekian” adalah kalimat yang menjadi biasa saya dengar.  Dan saya yakin, banyak nasabah yang menjadi berminat untuk buka polis disana.  Rasanya saya ingin menambahkan informasi berimbang kepada nasabahnya, tentang biaya akuisisi, tentang nilai investasi yang tidak dijamin (ini hampir tidak pernah diinfokan oleh petugas FA), bahkan tentang manfaat UP dasarnya saja jarang diinfokan.  Bagaimana ini???

Kadang saya berpikir:  apakah karena target penjualan yang tinggi, maka seorang Financial Advisor di bank saja sampai harus edukasi ke calon nasabahnya untuk berinvestasi di produk asuransi.  Padahal yang namanya asuransi itu kan fokusnya di proteksi.  Info seperti inilah, yang akhirnya membuat banyak nasabah bank yang pindah ke Allianz.  Salah satu nasabah saya berkata “saya kecewa ikut asuransi anu, saya invest 1 Miliar, di tahun ke3 uang saya malah cuma jadi 700 juta”.

Baca juga:  Punya asuransi unitlink, pilih proteksi atau asuransi?

Akibat edukasi yang tidak tepat, maka agen Allianz yang kebagian meluruskan infonya.  Cerita lagi dari awal,  asuransi itu apa, bagaimana..

Tidak mengapa… Memang beginilah salah satu tugas agen asuransi.  Sharing the right thing.  Nasabah harus tau informasi yang berimbang, agar tau bagaimana faktanya.

Sehingga nasabah juga tau agen asuransi yang tepat, klik infonya disini MEMILIH AGEN ASURANSI

 

Agen Asuransi adalah kawan yang mendampingi proteksi asuransi jiwa Anda.  Pastikan Anda buka polis pada agen yang tepat, yaitu yang memberikan informasi berimbang sehingga Anda yang memutuskan proteksi pilihan Anda, bukan agen yang memaksa Anda demi sekedar komisi.

Saya yakin, jika nasabah puas dengan agennya karena pelayanannya baik, informasinya jelas dan berimbang, maka nasabah juga tidak ragu untuk merekomendasikan si agen kepada teman-temannya untuk buka polis dengannya.

Win-win solution kan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s