3 Manfaat Asuransi Syariah

Ir.  Adiwarman Azwar Karim, SE, MBA, MAEP

Wakil Ketua Dewan Syariah Nasional MUI

Asuransi Syariah itu mudah.  Ibaratnya adalah sebagai berikut:  Memasukkan uang beramai-ramai ke celengan (Atau bahasa asuransinya:  bayar premi).  Uang yang terkumpul gunanya buat apa?  Yaitu kalau dapat musibah, ambil uang di celengan, bayar/berikan kepada orang yang kena musibah.  Selesai.

Asuransi Syariah BUKAN berarti kita mengasuransikan diri kita kepada perusahaan asuransi.  BUKAN berarti kita TIDAK tawakkal sama Allah SWT.  Anda punya asuransi, Anda tidak punya asuransi, kalau sakit ya pasti sakit, kalau harus meninggal ya pasti meninggal.  Betul atau tidak?

Ada 3 hal:  “Sungguh urusan jodoh, rejeki, ajal, ditentukan oleh Allah SWT”.  Musibah ibarat rejeki juga.  Kita tidak tahu kapan terjadinya, musibah bisa terjadi kapan saja.

Anda pakai asuransi,ataupun Anda tidak pakai asuransi, kalau terjadi musibah ya terjadilah.  BEDAnya:  Kalau Anda dapat musibah, Anda tidak punya asuransi, maka tidak ada yang membantu, karena tidak memasukkan uang ke celengan.  Tapi jika Anda dapat musibah, Anda punya asuransi, ada banyak yang membantu.  Kenapa?  Karena akan diambil uang di celengan, Anda dibantu.

Asuransi Syariah ada 3 manfaat:

  1.  Proteksi bagi diri sendiri, pasangan, anak, anggota keluarga kita.
  2.  Memberikan manfaat bagi orang lain
  3.   Sebagai amal jariyah kita.

 

img_20161208_113328

 

Penjelasan 1.  Asuransi Syariah sebagai proteksi bagi diri sendiri, pasangan, anak (keluarga kita).

Pertanyaan:  dari 2 kondisi berikut, Anda pilih mana?

A.  Suami meninggal,  Anda sedih.  Dalam kesedihan, ternyata Anda masih harus keluar biaya banyak untuk Rumah Sakit.  Lalu Anda juga harus melunasi hutang-hutangnya, karena ternyata suami banyak tinggalkan hutang.

B.  Musibah ya musibah, sakit ya sakit, meninggal ya meninggal.  Tapi ternyata suami atau orangtua kita meninggalkan warisan yang jumlahnya fantastis.

Anda pilih kondisi yang mana?

Kalau memang musibah ya musibah, sakit ya sakit, meninggal ya meninggal.  Mau punya asuransi ataupun tidak, tetap saja terjadi musibah, terjadi sakit, terjadi meninggal.

Pertanyaan:  dari 2 kondisi berikut, Anda pilih mana?

A.  Jika saat sakit, kerabat datang menjenguk bawa: buah, kue, sejumlah uang, membacakan doa.

B.  Jika saat sakit, kerabat datang menjenguk bawa: buah, kue, sejumlah uang, membacakan doa, dan seseorang berkata:  “Tenang pak.  Semua biaya perawatan Bapak selama di Rumah Sakit sudah LUNAS dibayarin oleh Allianz”

Anda pilih kondisi yang mana?

“dan tidak ada satupun musibah menimpa kalian kecuali atas ijin Allah SWT”

Ikut asuransi, tidak ikut asuransi, kalau memang musibahnya meninggal, ya meninggal.

Ikut asuransi, tidak ikut asuransi, kalau memang musibahnya sakit, ya sakit.

BEDAnya:

Kalau tidak ikut asuransi: ketika meninggal ya meninggal.  Lalu kita sholat, keluarga memohon dimaafkan segala kesalahan almarhum.

Kalau ikut asuransi: keluarga yang ditinggalkan bersedih, mendoakan, bingung ini nanti bagaimana anak-anak sekolahnya.  Lalu tiba-tiba ada seorang agen asuransi menemui dan berkata “Sungguh beliau almarhum adalah seorang yang baik semasa hidupnya di dunia.  Beliau juga seorang yang baik setelah meninggalnya.  Karena beliau meninggalkan warisan sebesar 5 Miliar”

Itulah manfaat Asuransi Syariah yang pertama:  proteksi bagi diri sendiri, pasangan, anak (keluarga kita sendiri).

Bukan soal Anda meng-asuransi-kan jiwa Anda kepada Allah SWT.

Ikut asuransi, tidak ikut asuransi, kalau memang musibahnya meninggal, ya meninggal.

Ikut asuransi, tidak ikut asuransi, kalau memang musibahnya sakit, ya sakit.

BEDAnya:

Kalau pakai asuransi, maka ada orang yang meringankan musibah yang kita terima.

Masa sih, saat masih hidup membebani orang, saat meninggal pun masih membebani orang?  Saat sehat membebani orang, saat sakit pun membebani orang?

 

Penjelasan 2.  Bermanfaat bagi orang lain.

Di lingkungan kita, jika ada tetangga kena musibah, kita biasanya menyumbang dana pribadi berapa rupiah? 50 ribu? 100 ribu? 500 ribu?  Kalau kita beramai-ramai satu kampung mengumpulkan uang, paling banyak bisa dapat berapa?  5 juta? 10 juta?  Uang 5-10 juta, dipakai hidup, bisa sampai berapa lama? Mungkin hanya bisa untuk beberapa hari.  Betul tidak?

Kalau ikut asuransi, bukan sekedar 50 ribu yang bisa kita bantu.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi manusia lain”

Asuransi Syariah itu seperti itu.  Bukan saja agar kita tidak menjadi beban bagi keluarga kita, tapi kita juga bisa membantu orang lain, kita bisa bermanfaat bagi orang lain yang tertimpa musibah.

Kalau kita sendiri yang menyumbang uang, mungkin hanya bisa memberi 50ribu, 20ribu, 10ribu.  Tapi kalau pakai asuransi syariah, kita bisa bantu orang sampai 5 Miliar, 2 Miliar, 1 Miliar.  Uangnya dari mana?  Dari uang yang kita masukkan sama-sama ke celengan.

 

Penjelasan 3.  Bisa menjadi amal jariyah untuk kita.

Bagaimana caranya?  Wakaf.

Anda bisa mewakafkan hasil asuransi (yang disebut Uang Pertanggungan dan hasil investasinya).  Contoh:  dapat UP 5 Miliar: 2.5 Miliar untuk keluarga yang ditinggalkan, 2.5 Miliar lagi untuk diwakafkan.

Rasul bersabda:  “Semua anak cucu Adam adalah pendosa.  Sebaik=baik pendosa adalah yang paling cepat tobatnya”

Kondisi yang paling enak:  walaupun kita sudah meninggal, tapi masih dapat terus kiriman amal baik kita semasa kita hidup, dengan cara wakaf.

Apakah Anda mampu wakaf 2.5 Miliar?

Bagaimana bisa wakaf 2.5 Miliar, untuk hidup saja uangnya pas-pasan…

Tapi kalau Anda ikut asuransi Syariah:

Ketika Anda meninggal dapat 5 miliar, sebagian uangnya diwakafkan.  Maka ketika nanti di alam kubur datang seorang mahluk dengan wajah cemerlang membawa baki yang berisi emas perhiasan.

Lalu ada pertanyaan:  Siapakah Engkau?

Maka mahluk itu menjawab:  Aku adalah amal jariyahmu dari wakaf yang Engkau lakukan melalui Asuransi Syariah…

sumber

 

Mari berasuransi Syariah.

Hubungi:

Estri Heni,  SMS/WA:  0817 028 4743

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s