Cari Asuransi Kesehatan? Beli Asuransi Kesehatan Lewat Agen Asuransi Berlisensi

Saat Anda mencari asuransi kesehatan, ada 14 hal yang harus diperhatikan dan dipertimbangkan:

  1.  Jenis asuransi kesehatan.  Ada 2 jenis:  Asuransi kesehatan Murni dan asuransi kesehatan tambahan.
  2. Manfaat yang akan dibeli.  Pada Askes Tambahan umumnya hanya menyediakan manfaat rawat inap saja.  Sedangkan pada Asuransi Kesehatan Murni, selain manfaat utama Rawat Inap, juga tersedia manfaat rawat jalan, kehamilan, gigi, dll.  Sesuaikan kebutuhan Anda.  Perhatikan juga detil fasilitas manfaat rawat inapnya, apakah  itu semua sudah termasuk biaya kamar ICU, biaya perawatan dan biaya daignosa dokter karena biaya rawat inap adalah biaya yang paling besar.
  3. Pengecualian.  Tanyakan pada agen asuransi, hal-hal apa saja yang termasuk pengecualian.  Adakah penyakit tertentu dan kondisi tertentu yang tidak ditanggung oleh perusahaan asuransi.  Baca juga:  Pengecualian pada Asuransi Kesehatan Allianz
  4. Jaringan RS rekanan.  Bila suatu perusahaan asuransi memiliki jaringan RS yang banyak, bahkan mencakup RS di luar negeri, Anda bisa memilih Asuransi Kesehatan tersebut.  Baca juga:  Jaringan RS Rekanan Allianz
  5. Masa berlaku dan masa tunggu.  Penting mengetahui masa berlaku proteksi asuransi kesehatan yang Anda minati.  Apakah manfaatnya sudah bisa digunakan sejak pengajuan disetujui, atau harus menunggu beberapa hari baru bisa digunakan.  Adakah suatu kondisi penyakit yang memiliki masa tunggu.
  6. Usia masuk.  Usia masuk lebih muda maka premi akan lebih murah.
  7. Plan yang dipilih.  Banyak juga calon nasabah yang minta ilustrasi asuransi kesehatan dengan plan rawat inap terendah, agar preminya murah.  Allianz punya plan 100 di produk Asuransi Kesehatan “Allisya Care”.  Plan 100, artinya harga kamar perawatan = 100 ribu perhari.  Mungkin setara dengan kamar kelas 3 di RS tertentu.  Jika memang dana Anda tersedia, minimal pilihlah plan yang sedang, yaitu plan 500, artinya harga kamar perawatan = 500 ribu perhari, atau setara kamar kelas 1 di RS tertentu.
  8. Inflasi.  Kontrak asuransi kesehatan adalah 1 tahun.  Setelahnya, saat akan perpanjangan polis, Anda bisa mereview kembali polis Anda.  Apakah manfaat plan yang dipilih masih sesuai dengan kebutuhan proteksi Anda.
  9. Premi.  Usia masuk, jenis kelamin, plan yang dipilih, manfaat yang dibeli, mempengaruhi besarnya premi.  Semakin lengkap, maka premi akan semakin mahal.
  10. Cara bayar premi.  Ada beberapa cara bayar premi yang disediakan: tahunan (umumnya), semesteran, kuartalan, dan bulanan.
  11. Cara Klaim.  Manfaat rawat inap dan maternity umumnya klaim secara cashless (pakai kartu).  Manfaat lainnya klaim secara reimburse.
  12. Koordinasi manfaat (bukan dobel klaim).  Kebanyakan asuransi kesehatan sekarang sudah bisa koordinasi manfaat dengan perusahaan asuransi lain.
  13. Sesuaikan dengan budget Anda.  Pertimbangkan proteksi terbaik sesuai kebutuhan Anda dan kemampuan finansial Anda.
  14. Hubungi agen asuransi berlisensi.  Baca juga:  Cara memilih agen asuransi

Saat Anda membandingkan dengan asuransi kesehatan lainnya, silahkan dibandingkan detil manfaat/fasilitasnya apa saja, dan berapa limitnya (untuk askes yang ada limit).

 

 

Hati-hati dengan penawaran yang datang pada Anda melalui telepon (telemarketing asuransi).

Dibandingkan dengan Agen Asuransi Berlisensi, ternyata cara penawaran asuransi kesehatan melalui telemarketing ini memiliki beberapa kekurangan:

Pertama, Sales yang menawarkan hanya bertujuan untuk mendapat klosingan pada saat itu juga.  Seringkali terlalu bersemangat sehingga terkesan “ngotot” supaya nasabah segera “SETUJU” untuk buka polis SAAT ITU JUGA.  Sekarang ini, kalimat yang digunakan jadi lebih halus “apakah ibu bersedia kami bantu untuk dikirimkan dokumennya”.  Itu artinya, jika nasabah setuju, maka polis langsung aktif, dan akan ada debet rekening ataupun debet kartu kredit secara OTOMATIS yang ditagihkan ke nasabah.

Kedua, Sales yang menawarkan akan berbeda dengan sales yang kelak akan mendampingi proses klaim nasabah.  Nasabah hanya akan langsung berhubungan dengan Customer Care nya via telepon juga.

Ketiga, Tidak ada kedekatan emosional antara sales yang menawarkan dengan nasabah.  Nasabah tertentu bisa merasa “kurang adanya support” dari salesnya.  Bila ada hal kecil yang ingin ditanyakan, harus kontak Customer Care-nya yang juga berganti-ganti orangnya saat dihubungi.

Keempat, Nasabah tidak tau dan tidak kenal siapa salesnya, seperti apa “penampakannya”, hanya tau nama saat perkenalan via telepon saja.  Tidak juga ada blog pribadi  atau blog bisnis ataupun web resmi perusahaan yang disana bisa dilihat foto diri sales.  Walau tidak kenal secara pribadi, tapi kalau tau orangnya, tentu “feel”nya akan berbeda toh?  Lebih nyaman, pastinya.  Berbeda jika Anda sampai di blog saya http://ProteksiKita.com, ada foto diri saya, ada foto lisensi keagenan aktif saya, ada data kontak pribadi juga.

Kelima, Menggunakan bahasa verbal yang hanya bisa mudah dipahami oleh orang yang memiliki kemampuan menyimak yang sangat baik.  Pada orang yang kemampuan visualnya jauh lebih baik, masih harus dibantu dengan menulis ulang manfaat yang disampaikan sales.

Keenam, Menawarkan produk secara tergesa-gesa, sehingga bisa ada informasi yang terlewat ataupun kurang detil menyampaikan manfaat produk.

Ketujuh, Menggunakan bahasa “per-asuransi-an” yang terdengar kurang familiar dan agak sulit dimengerti bagi nasabah yang baru kenal “asuransi”, apalagi via telepon yang hanya mengandalkan indera pendengar saja.  Padahal secara psikologi, suatu informasi akan lebih mudah dipahami secara visual sekitar 80%.

Kedelapan, Umumnya mengutamakan penawaran premi yang murah.  Jika demikian, saran saya jangan langsung tergiur premi murah.  Anda harus mendengarkan secara seksama, manfaat apa saja yang Anda bisa dapat dari premi murah tersebut.

 

Berikut saya sekedar berbagi informasi penawaran produk kesehatan yang datang ke saya via telepon baru-baru ini.  Produk dari ****A Family E**iC***.  Setelah berbasa-basi dan perkenalan, sales sampaikan beberapa poin sebagai nilai jual produknya:

“Ibu Estri usia XX, suami usia XX, dengan 3 anak usia X, X, X.

Manfaat yang didapat:  untuk rawat inap 200 juta/tahun utk 5 orang, dengan rincian sbb: kamar 600rb perhari, ICU 1.2 juta perhari, operasi maksimal 12 juta pertindakan operasi, rawat jalan pasca rawat inap max 1.2 juta/orang perkejadian reimburse,

Premi = 500 ribuan perbulan, sudah cover untuk 5 orang”

Apa yang ada di benak Anda, setelah mendengar informasi tersebut dalam  1x penjelasan tanpa interupsi?  “WOW… murah banget, 500 ribu perbulan untuk 5 orang, manfaatnya segitu”…  Benar ya?  Kalau saya, memang itu yang tertanam di benak saya setelah salesnya sampaikan secara tuntas semua informasi tanpa saya potong.  Setelah itu, baru saya tanya2 lagi secara rinci.

Di akhir2 penjelasannya (itupun setelah saya tanya berkali-kali untuk mendapat informasi yang lebih detil, karena agen asuransi pun mudah tertarik dengan yang berjudul “murah”  🙂 ), barulah disampaikan oleh salesnya bahwa “Betul ibu, ini bukan asuransi kesehatan, melainkan santunan saja yang melengkapi asuransi kesehatan yang sudah ibu miliki”..

Naahh looo…  Kenapa bukan disampaikan dari awal, jadi otak saya lebih mudah mengikuti penjelasan si sales.

Ini strategi marketing yang efektif untuk sales bisa cepat menjaring nasabah, tapi merupakan trik berbahaya bagi nasabah yang minim pengetahuan tentang asuransi.  Dan informasi seperti ini sangat tidak adil bagi nasabah.  Mendengar istilah “kamar 600rb perhari”, pemahaman saat pertama kali mendengarnya adalah kamar perawatan seharga 600rb perhari, alias setara kamar kelas 1 di RS tertentu.  Padahal ini adalah 2 hal yang berbeda. Ternyata terakhir baru sadar bahwa yang ditawarkan adalah SANTUNAN kesehatan, BUKAN asuransi kesehatan.

Santunan kesehatan = memberi sejumlah uang sesuai perjanjian polis terhadap suatu kondisi/tindakan.  Contoh di atas, berarti:  hanya memberi uang sejumlah 600 ribu dikali lamanya hari di rawat inap, yaitu 600 ribu X 10 hari = 6 juta.  Jadi, misal saya  dirawat di kamar perawatan saja tanpa ada tindakan operasi, pulang dari RS saya klaim ke asuransi tersebut, maka saya akan terima uang = 6 juta. ITU SAJA.

Asuransi kesehatan = mengganti biaya perawatan/pengobatan selama berurusan dengan Rumah Sakit.  Saat di rawat di kamar perawatan kelas 1, misal harga kamar 600rb/hari.  Jangan lupa bahwa selama di rawat, saya pasti diberi obat, ada visit dokter spesialis/umum, mungkin juga ada pemeriksaan diagnostik spt ambil darah/rontgen dll.  Ternyata banyak hal yang harus saya bayar saat perawatan di RS.  Disinilah fungsi Asuransi Kesehatan.  Asuransi Kesehatan mengganti semua biaya perawatan selama berada di RS.  Sedangkan santunan kesehatan tidak sedetil ini.

Pengalaman ini menarik untuk saya bagi kepada pembaca blog saya yang budiman.  Agar Anda lebih waspada dan mengetahui secara jelas dan detil, produk apa yang Anda butuhkan.  Asuransi kesehatan jenis apa yang Anda cari.  Manfaat apa saja yang ingin Anda dapatkan dari sebuah produk Asuransi Kesehatan.  Pilihannya ada pada Anda.  Jangan sampai keliru atau dibuat keliru dalam memilih, yang disebabkan karena tergiur dengan premi murah namun belum paham detil manfaat yang didapat.  Ingat bahwa: Yang mengganti semua biaya perawatan selama di RS adalah Asuransi Kesehatan.

Jadi, mau beli Asuransi Kesehatan lewat telemarketing asuransi atau lewat Agen Asuransi Berlisensi?

Mencari Asuransi Kesehatan cashless yang klaimnya sesuai tagihan?  Klik Smartmed Premier.

Mencari Asuransi Kesehatan cashless yang sesuai limit dan Syariah?  Klik Allisya Care

Mau tanya-tanya dan diskusi GRATIS?  Hubungi Agen Asuransi Berlisensi  WA:  0817 028 4743

 

95% nasabah tidak memahami isi polisnya. 

Hubungi Estri Heni untuk membantu membedah polis asuransi yang sudah Anda miliki.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s