Tidak Punya Asuransi? Saya Bisa Hidup Kok!

 

Hidup tanpa asuransi? Bisa. 

Lihatlah kakek nenek kita.  Mereka saat itu belum kenal asuransi, tapi tetap bisa hidup aman sampai tua.  Begitu juga dengan saudara, kerabat, sahabat dan teman2 kita.  Mereka dapat hidup aman hingga saat ini.  Kecuali mereka yang mendapat musibah.

Berdasarkan pengalaman kakek nenek kita, maka muncul pertanyaan: hidup seperti apa yang ingin dijalani? Dalam menjalani hidup, tentu kita akan berupaya mencari rezeki untuk mempunyai penghasilan. Karena pasangan hidup kita dan anak-anak kita adalah amanah. Titipan yang harus dijaga, disejahterakan penghidupannya sesuai “standar hidup” masing-masing keluarga.  Yang semua kebutuhan hidup tersebut dibiayai oleh Penghasilan kita.

 

Jika terbukti bisa hidup tanpa asuransi, kenapa harus punya asuransi?

Asuransi bukan untuk menghindari takdir, bukan juga sebagai cara untuk terhindar dari musibah.  Asuransi adalah salah satu strategi merencanakan keuangan agar tetap dapat hidup layak, jika terjadi resiko buruk dalam hidup.

 

Hidup tanpa penghasilan?

Silahkan dicoba berhenti bekerja selama satu bulan saja. Atau kembalikan seluruh gaji anda ke bos anda. Tentunya anda akan bingung dari mana uang untuk membiayai beragam kebutuhan hidup, seperti makanan, pakaian, bayar listrik, beli pulsa, cicil KPR, utang kendaraan, bayar SPP sekolah anak, dan lain-lain.

Bisakah kebutuhan-kebutuhan hidup itu berhenti?  Tidak.

Kita butuh makan dan minum setiap hari. Kita butuh pulsa, listrik, bensin setiap hari. Utang, jika telah dibuat, harus dibayar apa pun yang terjadi. Semua itu dibayar dengan penghasilan.

Tapi, bisakah penghasilan kita berhenti?  Bisa.

Jika kita tidak bekerja, penghasilan kita pun akan tak ada. Kecuali kita telah memiliki aset besar yang memberikan kita passive income dalam jumlah yang cukup untuk membiayai gaya hidup kita.

 

Apa saja yang membuat kita tidak memiliki penghasilan?

Ada beberapa hal:

1. PHK/bangkrut => Penghasilan berhenti.

2. Sakit kritis => Butuh biaya besar, bisa menyedot penghasilan dan menghabiskan aset/tabungan; tidak mampu bekerja, penghasilan berhenti atau berkurang signifikan.

3. Cacat tetap => Tidak mampu bekerja, penghasilan berhenti atau berkurang signifikan.

4. Meninggal dunia => Tidak bekerja lagi, penghasilan berhenti.

 

Apa solusi untuk semua penyebab tersebut, jika sudah telanjur terjadi?

  • Dipecat/PHK:  ➡ solusinya cari pekerjaan atau bisnis lain.
  • Sakit berat: ➡❌ tidak ada solusi jika terlanjur kejadian.
  • Cacat tetap: ➡❌ tidak ada solusi jika terlanjur kejadian.
  • Meninggal dunia: ➡ ❌ tidak ada solusi jika terlanjur kejadian.

Untuk kejadian sakit berat, cacat tetap, dan meninggal dunia, solusinya hanya bisa dilakukan/disiapkan  saat peristiwa belum terjadi.

Apa solusi untuk sakit berat, cacat tetap, dan meninggal dunia, jika belum terjadi?  Solusinya adalah ikut asuransi.

  • Sakit berat: ✅ ikut asuransi penyakit kritis
  • Cacat tetap:✅ ikut asuransi kecelakaan dan cacat tetap total
  • Meninggal dunia: ✅ ikut asuransi jiwa

 

Tapi tidak perlu membeli tiga produk untuk memiliki tiga jenis asuransi tersebut. Cukup satu produk, karena ketiganya tersedia dalam produk unitlink Tapro Allisya Protection Plus.

Tapro Allisya memberikan manfaat dasar proteksi jiwa (meninggal dunia), ditambah rider proteksi penyakit kritis (CI+, CI100), proteksi cacat tetap akibat kecelakaan (ADDB), dan cacat tetap total akibat sakit maupun kecelakaan (TPD). Manfaat dilengkapi fitur pembebasan premi jika terkena CI+ atau TPD.

Ilustrasinya bisa dilihat di bawah ini:

Dengan menyetor 1,7 juta per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun akan memperoleh manfaat perlindungan yang luar biasa, dengan total manfaat lebih dari 4 miliar, yaitu:

1. Jika mengalami 1 dari 100 penyakit kritis sebelum usia 100 tahun, akan mendapatkan uang pertanggungan sebesar 1 miliar. Uang ini bisa digunakan untuk biaya pengobatan penyakit kritis, atau menggantikan penghasilan yang hilang jika tidak bisa bekerja lagi akibat sakit kritis tersebut.

2. Jika mengalami kecelakaan yang berakibat cacat atau meninggal dunia sebelum usia 65 tahun, akan mendapatkan uang pertanggungan sebesar 1 miliar. Khusus kejadian meninggal dunia karena kecelakaan, manfaat akan ditambahkan dengan uang pertanggungan meninggal dunia (nomor 4), sehingga diberikan uang 2 miliar untuk ahli warisnya, plus nilai investasi yang ada pada saat itu.

3. Jika mengalami cacat tetap total karena sakit atau kecelakaan sebelum usia 65 tahun, akan mendapatkan uang pertanggungan sebesar 1 miliar. Khusus jika mengalami cacat tetap total karena kecelakaan, manfaat akan ditambahkan dengan uang pertanggungan cacat karena kecelakaan (nomor 2), sehingga diperoleh uang 2 miliar. Uang ini tentunya akan bermanfaat untuk menggantikan penghasilan karena tidak bisa bekerja akibat cacat.

4. Jika meninggal dunia, ahli warisnya akan mendapatkan uang pertanggungan sebesar 1 miliar + nilai investasinya. Uang ini akan bermanfaat bagi ahli waris untuk melanjutkan kehidupan mereka.

5. Jika mengalami sakit kritis atau cacat tetap total, akan dibebaskan dari pembayaran premi dan setoran preminya diteruskan oleh Tapro.

 

Dengan memiliki uang 1 miliar ketika terkena risiko tertentu, maka untuk biaya perawatan dan biaya hidup akan terbantu, setidaknya untuk jangka waktu tertentu.

Sehingga anda tidak perlu:

  1. Kuras tabungan, yang sudah susah payah disiapkan sejak Anda belum menikah
  2. Pinjam uang atau berutang, yang tentunya tidak mudah karena menyangkut kepercayaan orang terhadap Anda
  3. Jual aset, yang tidak bisa langsung dapat diuangkan (butuh waktu) untuk mendapatkan harga senilai uang yang Anda butuhkan
  4. Minta sumbangan, selain butuh waktu juga harus dengan mengorbankan harga diri dan menghilangkan rasa malu

 

Mari siapkan kesejahteraan Anda dan keluarga tercinta secara mandiri. Hindari menjadikan orangtua Anda sebagai “dana darurat Anda”.  Hindari menjadikan anak-anak Anda sebagai “dana pensiun Anda”.  Gunakanlah asuransi.  Karena Asuransi adalah salah satu strategi yang tepat dalam mengelola dan merencanakan keuangan keluarga, jika terjadi resiko hidup yang berdampak buruk terhadap penghasilan Anda.

 

Masih resah? Pilih asuransi Syariah.  Karena Syariah menentramkan.

Dapatkan konsultasi GRATIS mengenai strategi merencanakan proteksi terbaik dan berinvestasi secara syariah, kontak saya:

ESTRI HENI        |        WA:  0817 028 4743

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s