Tentang Estri Heni

Bussiness Executive Asuransi Allianz Syariah | WA/SMS: 0817 028 4743 | Email: ProteksiKita@gmail.com | Blog bisnis: www.ProteksiKita.com | Blog pribadi: www.EstriHeni.wordpress.com | Tinggal di Jakarta Timur

Promo Registrasi Allianz Eazy Connect

 

 

Allianz Eazy Connect adalah portal daring untuk nasabah Allianz Life Indonesia, baik peserta produk asuransi jiwa unitlink Tapro maupun produk kesehatan murni (Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier).

Eazy Connect berfungsi memantau polis antara lain:

  1. Histori pembayaran
  2. Nilai investasi
  3. Riwayat klaim
  4. Unduh dokumen (pernyataan transaksi dan laporan tahunan)

Selengkapnya mengenai Eazy Connect dan cara daftarnya bisa dipelajari di SINI.

Dalam periode promo dari tanggal 1 Februari sd 31 Mei 2018 ini, Allianz menyediakan hadiah berupa voucher Alfamart senilai 50 ribu.

Yuk, dimanfaatkan promonya…

 

 

 

 

 

 

Iklan

Allianz Eazy Connect

 

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada para nasabah, Allianz meluncurkan portal online yang diberi nama Allianz Eazy Connect.

Eazy Connect merupakan penyempurnaan dari portal nasabah sebelumnya, Customer Online Portal.

Eazy Connect bisa diakses di https://services.allianz.co.id/eazyconnect/#/login.

Portal Eazy Connect berisi informasi yang penting untuk pemegang polis, meliputi:

  1. Informasi pengajuan polis baru, jika nasabah mengajukan polis baru di Allianz
  2. Detail polis: informasi pemegang polis, informasi tertanggung, informasi penerima maslahat, informasi pembayaran, agen, riwayat polis, dan informasi maslahat tambahan
  3. Informasi keuangan: fund yang dipilih nasabah dan saldo terakhir
  4. Transaksi fund
  5. Riwayat klaim
  6. Dokumen: Pernyataan transaksi, Laporan transaksi tahunan, Billing dan reminder
  7. Saldo Smart Point
  8. Tabel manfaat untuk asuransi kesehatan pemegang polis

Cara Daftar Allianz eAZy Connect

  1. Buka https://services.allianz.co.id/eazyconnect/#/login
  2. Cari tombol registrasi, klik untuk pendaftaran baru.
  3. Isi data seperti tampak pada form di bawah, klik saya bukan robot, telah membaca syarat dan ketentuan, dan lanjut.

    Jika pendaftaran sukses, akan tampil seperti ini:
  4. Cek email anda. Buka email aktivasi dari Allianz dan segera aktivasi dengan mengklik link yang disediakan.
  5. Setelah melakukan aktivasi, anda bisa masuk ke portal Allianz eAZy Connect.

    Tampilan dasbor portal eazy connect

     

Ada beberapa masalah yang mungkin timbul saat melakukan registrasi, antara lain nomor polis yang salah dan email yang tidak terdaftar di Allianz. Segera hubungi agen anda untuk sinkronisasi email dan nomor polis.

Satu akun Allianz eAZy Connect dapat menampung beberapa polis yang terdaftar dengan email yang sama. Jika anda punya beberapa polis di Allianz, baik atas nama anda sendiri ataupun anggota keluarga anda, maka semua polis akan muncul di akun Eazy Connect anda, dengan catatan alamat emailnya sama.

 

Agen Asuransi Allianz Syariah:

Estri Heni  |  WA:  0817 028 4743

Ibu Melati: Wanita, Harta dan Sengketa (Sebuah Kisah Nyata)

Contoh ini selalu saya sampaikan dalam setiap kelas “Asuransi sebagai Solusi Persoalan Waris dan Pajak” yang saya bawakan. Sebuah kisah nyata yang mungkin terjadi di sekitar anda.

Ibu Melati (katakan begitu namanya, karena kalau pakai nama Mawar banyak yang protes) adalah seorang ibu yang tangguh, wanita gigih pekerja keras. Sejak suami bu Melati diberhentikan dari pabrik tempatnya bekerja, praktis beliaulah yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga.

Suaminya diberhentikan ketika pabrik tempatnya bekerja dililit hutang dan akhirnya tutup. Nyaris tanpa pesangon yang berarti. Coba usaha ini gagal, usaha itu gagal sementara usia makin tak memungkinkannya diterima bekerja kembali. Pabrik-pabrik lebih suka mempekerjakan anak-anak muda lulusan baru yang mau digaji murah. Akhirnya pekerjaannya hanya di rumah, mengurus peliharaan (burung dan ayam), mantengin medsos dan nonton tivi seharian.

Bu Melati memulai usahanya -sepuluh tahun lalu- ikut meringankan beban keluarga dengan berkeliling kampung menjajakan daster dan kain batik, hingga kemudian usahanya berkembang seiring makin banyaknya kantor yang membutuhkan seragam batik.

Usahanya makin maju sehingga tak hanya meringankan beban keluarga, tapi menjadi penopang utama. Barang di rumah yang dulu habis tergadai, mulai terbeli lagi dan bertambah. Perabotan, motor dan mobil.

Hingga untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Bu Melati divonis menderita kanker payudara yang tak butuh waktu lama, karena telat diketahui, didiagnosa dan diobati, enam bulan kemudian beliau meningal dunia.

Masalah muncul ketika pembagian harta waris. Keluarga almarhum bu Melati menuntut pembagian atas harta waris yang adil. Mereka menganggap bahwa suaminya -yang hanya di rumah tak ada peran apapun dalam bisnis dan hasil usaha almarhum – tidak berhak menerima 1/2 dari harta tersebut.

Sengketa itu belum beres sampai hari ini, dan anak-anak almarhumahlah yang menjadi “korban dari sengketa” ini. Mengapa? Karena harta bawaan almarhum, harta bersama ayah ibu mereka masih berstatus “status quo” mengingat belum diserahkan ke pemilik baru (para ahli waris) melalui pembagian berdasar Hukum Waris.

Mengapa sengketa ini bisa terjadi ?

Terdapat perbedaan penafsiran soal HARTA dalam perkawinan menurut Hukum Islam dan Kompilasi Hukum Islam. Menurut Hukum Islam tidak ada percampuran harta benda dan kekayaan dalam perkawinan, karena Hukum Islam telah mewajibkan nafkah yang cukup diluar belanja harian bagi seorang istri.

Istri bisa memiliki kekayaan pribadi dengan mengumpulkan nafkah itu untuk kemudian menjadi kekayaan yang diwariskan kepada ahli warisnya saat ia meninggal dunia, dan tidak menganut kesepakatan bernama Harta Bersama sebagai UU Perkawinan kita.

Tetapi menurut Kompilasi Hukum Islam pasal 171 Huruf e disebutkan bahwa Harta Waris adalah harta bawaan (harta yang dibawa sebelum menikah) ditambah bagian dari Harta Bersama (sebagaimana UU no 1 tahun 1974 tentang Perkawinan) setelah digunakan untuk keperluan pewaris sejak sakit hingga meninggalnya, biaya penyelenggaraan jenazah, pelunasan Hutang dan Pajak serta pemberian untuk kerabat.

Itu baru perbedaan penafsiran di Hukum Waris Islam. Kabar baiknya di Indonesia berlaku TIGA Hukum Waris yang berlakunya tidak ada yang dominan satu diantara yang lainnya. Sehingga persoalan seperti bu Melati banyak terjadi yang bisa menjadi berkepanjangan.

Siapa yang menjadi korban utama? Umumnya anak. Karena merekalah yang paling membutuhkan harta waris ini untuk keberlangsungan hidup mereka.

Belajar dari kasus ibu Melati dan banyak kasus lain di luar sana : Saya tak bosan menyampaikan “ SIAPKAN Harta Waris yang sifatnya PENUNJUKAN LANGSUNG”.

Pakai Surat Wasiat? Bisa. Tapi ingat, Hukum Waris Islam (Faraidh) menggariskan bahwa harta yang dicakup dalam surat wasiat itu tak boleh lebih dari 1/3 harta waris.

Maka memiliki Program Asuransi -sejauh ini – adalah Solusi paling tepat untuk memastikan Harta Waris itu jatuh : TEPAT JUMLAH, TEPAT SASARAN dan BEBAS SENGKETA.

Meninggalkan generasi penerus yang kuat, adalah lebih baik daripada meninggalkan mereka dalam kondisi lemah.

Itu saja.  (SUMBER)

Catat! Asuransi Itu BUKAN Menabung

 

Menabung adalah menyisihkan sebagian penghasilan dengan tujuan menyimpan dana untuk kemudian digunakan lagi.  Contoh: menyimpan uang di bank, di celengan ayam, atau di bawah kasur. Dalam menabung, Anda tidak bisa mengharapkan uang Anda berkembang.  Anda hanya akan mendapati uang Anda akan bertambah jumlahnya, dengan catatan: uang yang disimpan harus ditambah terus jumlahnya dan tidak diambil dulu.  Contoh: menabung 1000 menjadi 10.000 menjadi 20.000 menjadi 30.000 menjadi 40.000 menjadi 50.000 dan seterusnya.

Menabung biasanya mempunyai tujuan jangka pendek.  Menyimpan uang untuk digunakan kembali, sebagai biaya hidup harian, keperluan bulanan, dan seterusnya.

Investasi adalah menyisihkan sebagian penghasilan dengan tujuan mengembangkan dana.  Dulu, untuk berinvestasi kita harus siapkan modal besar, seperti investasi tanah, investasi properti, investasi saham, dll.  Saat ini, berinvestasi bisa lebih mudah dan ringan.  Contoh: investasi reksadana yang bisa dimulai dengan uang 100 ribu rupiah, atau investasi logam mulia yang bisa dimulai dengan 0.5 gram.

Asuransi adalah proteksi.  Fungsi asuransi adalah: melindungi penghasilan Anda dari dampak keuangan yang buruk. Yaitu menjaga agar penghasilan Anda tidak terganggu dan impian masa depan yang indah dan sejahtera tetap bisa terwujud, apabila terjadi musibah pada diri Anda. Penghasilan Anda aman/utuh, keluarga Anda tidak terganggu, tetap bisa hidup layak walau musibah sakit kritis menimpa Anda.

+  Loh, kan ada tuh asuransi yang ada tabungannya?

++  Benar, ada jenis asuransi yang karakteristiknya gabungan antara proteksi + investasi, yaitu asuransi jenis unitlink.

+  Nah, ada investasi berarti ada uang yang berkembang, berarti bisa diambil dong.

++  Fungsi investasi di asuransi jenis unitlink adalah:

1. Membayar biaya-biaya asuransi

Ini adalah fungsi dasar dari unsur investasi pada unit link. Biaya-biaya asuransi unit link meliputi biaya akuisisi (dikenakan di 5 tahun pertama), administrasi, tabarru atau cost of insurance, dan biaya pengelolaan investasi.

2. Membuat premi menjadi flat

Pada unit link, pada awalnya kita membayar premi lebih besar dari biaya-biaya asuransinya. Tapi hal ini akan meringankan kita di masa depan, karena nilai investasi yang terbentuk akan membayari biaya-biaya asuransi sehingga premi menjadi flat (tetap, tidak naik) sampai akhir masa kontrak. (Contoh penggunaan fungsi ini bisa dilihat di 355 Ribu Per Bulan Dapat UP 1 M, Mau?)

3. Memperpendek masa pembayaran premi

Dengan adanya unsur investasi yang berfungsi membayari biaya-biaya asuransi, maka masa pembayaran pun bisa menjadi lebih pendek. Dengan pengaturan premi dasar dan top up yang tepat, masa bayar unit link bisa direncanakan agar cukup 10 tahun. Seterusnya proteksi akan terus berjalan bersamaan dengan berkembangnya nilai investasi.

4. Mengembangkan dana

Selayaknya investasi lainnya, investasi pada unit link pun merupakan satu bentuk pengembangan dana agar tumbuh berlipat ganda dari modal awal. Jika unit link ditujukan untuk mengembangkan dana, maka alokasi premi top up harus diperbesar.

 

Jika Anda membayar premi asuransi dengan tujuan ada dana tertentu yang bisa diambil, contoh: premi 1 juta sudah bayar 10 kali, maka tersedia dana 10 juta dan bisa diambil 10 juta atau separohnya ==> ini pemahaman yang kurang tepat.  Idealnya, nilai investasi di asuransi bukan ditujukan seperti menabung yang bisa diambil kapan saja, berapa saja.  Boleh diambil dana yang terbentuk, namun hendaklah sebagian saja.  Dan saat Anda sudah ada rejeki lebih, disarankan untuk melakukan topup kembali sejumlah nilai tunai yang Anda ambil sebelumnya.  Tujuannya apa?  Kembali pada 4 fungsi investasi di asuransi unitlink di atas.

 

Asuransi BUKAN menabung.  Anda setor premi 1 juta perbulan.  Dalam 2 tahun hitungan Anda adalah 1 juta x 24 bulan = 24 juta.  Dalam 5 tahun, harapan Anda tersedia dana 60 juta.  Mohon maaf, Anda akan KECEWA.  karena dalam asuransi unitlink, tidak berlaku matematika demikian.

Dalam asuransi unitlink, ada yang namanya biaya akuisisi, dan ini berlangsung dalam 5 tahun pertama.  Pada produk Tapro Syariah, begini detilnya:

Biaya akuisisi dan pemeliharaan (dipotong dari premi berkala dasar; top up tidak dihitung). Tahun 1: 75%

Tahun 2: 40%

Tahun 3: 15%

Tahun 4: 7,5%

Tahun 5: 7,5%

Tahun 6 dst: 0%

Total: 145%

 

 

Sedangkan untuk investasinya, begini detilnya:

Alokasi investasi (dihitung dari premi berkala dasar) Tahun 1: 25%

Tahun 2: 60%

Tahun 3: 85%

Tahun 4: 92,5%

Tahun 5: 92,5%

Tahun 6 dst: 105,26%

 

 

Jadi, jika Anda berharap investasi yang terbentuk bisa setara dengan jumlah premi yang disetorkan, belum tentu.  Hal ini juga tergantung pada manfaat proteksi apa saja yang Anda ambil, berapa besarnya Uang Pertanggungan (UP) yang ingin Anda siapkan, dan disesuaikan juga dengan kemampuan finansial Anda untuk membayar premi asuransi.  Hal ini bisa didiskusikan dengan agen Anda di awal pada saat Anda meminta proposal/ilustrasi.  Pastikan agen Anda sudah bersertifikasi, sudah berpengalaman, masih aktif, mengerti kebutuhan proteksi Anda dan kemampuan finansial Anda, memahami produk dengan baik.

Klik artikel iniTips Memilih Agen Asuransi Online

Ketika Anda ingin berasuransi, kembalikan pada tujuan asuransi yaitu:  Proteksi.  Silahkan diskusi dengan agen Anda bahwa Anda membutuhkan proteksi maksimal dengan premi yang terjangkau.

Nilai investasi yang terbentuk di asuransi, janganlah dijadikan tujuan utama Anda berasuransi.  Anggap saja nilai investasi tersebut sebagai bonus Anda kelak, sebagai tambahan dana saat ahli waris melakukan klaim warisan (Uang Pertanggungan jiwa).

Ketika Anda menginginkan pengembangan dana, asuransi BUKAN tempat yang tepat.  Silahkan berinvestasi di instrumen investasi yang Anda pahami, agar hasil investasi bisa sesuai dengan kebutuhan finansial Anda.

Ketika Anda membutuhkan dana likuid, silahkan simpan uang Anda sebagai tabungan.

 

 

 

Konsultasi GRATIS tentang asuransi Allianz Syariah, hubungi:

ESTRI HENI  |  WA:  0817 028 4743