Arsip

Jangan Pelit Sama Diri Sendiri (Julia Perez)

Masih dalam suasana duka kepergian artis Julia Perez.  Saya teringat tahun 2015 Jupe menerima pembayaran dari Allianz atas klaim sakit kritis yang di deritanya.  Kala itu, yang menjadi perhatian kami, para agen asuransi Allianz untuk berbagi kepada para calon nasabah asuransi adalah saran beliau untuk TIDAK PELIT SAMA DIRI SENDIRI.

Ya, quote yang pernah disampaikan artis Julia Perez itu benar-benar mewakili kondisi seseorang yang mengalami sakit kritis.  Ternyata memang benar dan fakta bahwa sakit kritis itu butuh biaya besar.  Akan berbeda maknanya, apabila seseorang yang mengalami sakit kritis itu:

  1. Tidak punya asuransi
  2. Punya asuransi seadanya
  3. Punya asuransi dengan santunan besar/maksimal.

 

Sebelum membahas lebih dalam, mari kita samakan dulu pemahaman bahwa asuransi merupakan salah satu ikhtiar dalam upaya merencanakan keuangan keluarga.  Jadi asuransi adalah salah satu pos “pengeluaran” keuangan keluarga yang bertujuan melindungi penghasilan dari resiko hidup yang dampak keuangannya tidak dapat kita tanggung.

 

TIDAK PUNYA ASURANSI

Bila Anda belum memiliki pos pengeluaran keuangan keluarga untuk berasuransi, mungkin Anda menyetor dana di tabungan di bank.  Dengan harapan, dana akan berkembang dan bila resiko hidup terjadi maka dananya tersedia di bank.

Ralat 1:  jika tujuan Anda adalah mengembangkan dana di bank, jangan simpan di tabungan.  Silahkan sisihkan dana Anda di instrumen investasi.  Mengenai ini, silahkan googling sendiri ya.  Jika produknya adalah tabungan, berarti dana Anda hanya untuk disimpan saja.

Ralat 2:  ubah tujuan Anda menabung.  Tujuan menabung lebih tepatnya adalah untuk menyimpan dana likuid.  Dana yang Anda gunakan sehari-hari, cashflow rutin bulanan Anda saja.  JANGAN: gunakan dana di tabungan sebagai dana cadangan untuk menutup kebutuhan hidup bila terjadi resiko hidup yang dampak keuangannya tidak dapat kita tanggung.

Jika tidak punya suransi, maka ketika terjadi sakit kritis, solusinya adalah:  kuras tabungan, bongkar investasi, jual aset, pinjam teman/keluarga.

Masalah:  Bagaimana Jika:

  • tabungan Anda masih sedikit?
  • investasi Anda tidak cukup?
  • aset Anda tidak langsung terjual dengan cepat sementara kondisi sakit kritisnya tidak bisa menunggu alias perlu tindakan segera?
  • merasa malu untuk pinjam uang pada keluarga dan bingung nanti bagaimana cara mengembalikan hutangnya karena jumlahnya yang begitu besar? (awas, hindari riba hutang!)

Pertanyaan:

Apakah Anda rela: selama bertahun-tahun sudah bekerja keras banting tulang, pergi gelap pulang gelap sampai tidak sempat mengikuti tumbuh kembang anak, kumpulkan sedikit demi sedikit uang receh demi masa depan lebih baik, namun ternyata uang tersebut harus terpakai untuk biaya sakit kritis???

Belum lagi adanya biaya hidup, biaya cicilan, biaya tagihan yang tetap datang saat Anda sudah tidak bisa bekerja lagi akibat terkena sakit kritis, mau dibayar pakai apa???

Detilnya klik ini:  Rencana keuangan tanpa asuransi atau dengan asuransi,  Ini bedanya!

 

PUNYA ASURANSI SEADANYA

Sering saya ketemu calon nasabah dengan penghasilan 50 juta perbulan, namun meminta proteksi asuransi dengan premi termurah di Allianz.  Padahal, Pakar Perencana Keuangan menyarankan bahwa sebaiknya ada alokasi dana untuk asuransi adalah minimal 10% dari gaji, atau sesuai kebutuhan.  Kenapa?  Orang dengan penghasilan 50 juta perbulan, tentunya memiliki gaya hidup yang berbeda dengan orang yang berpenghasilan 5 juta perbulan. Artinya: Gaya hidup yang lebih tinggi itu, tentu menuntut pengeluaran yang lebih tinggi juga.

Sebaiknya dalam memiliki proteksi asuransi, bila dananya memang ada, belilah proteksi yang Uang Pertanggungannya sesuai pengeluaran rutin bulanan Anda dan cukup untuk memenuhi kebutuhan rutin bulanan Anda.  Uang Pertanggungan diberikan oleh perusahaan asuransi dalam bentuk UANG TUNAI yang jumlahnya bisa sangat besar (contoh miliar-an).

Bila gaya hidup Anda tinggi, artinya pengeluaran Anda juga tinggi, tapi proteksi asuransi yang dimiliki hanya dengan santunan/UP seadanya, lalu bagaimana jika resiko sakit kritis terjadi????

Anda masih harus nombok banyak loh untuk bisa menjalani proses pengobatan dan perawatan sakit kritisnya.  Malah bisa jadi, Anda yang sudah kepayahan dengan sakit kritis yang dialami, ternyata masih harus berpikir bagaimana mendapatkan tambahan dananya???

 

PUNYA ASURANSI DENGAN MANFAAT/SANTUNAN YANG MAKSIMAL

Kegunaan UP (Uang Pertanggungan) pada asuransi sakit kritis adalah:

1. Membiayai pengobatan penyakit kritis.
2. Membiayai perawatan setelah pengobatan penyakit kritis
3. Mengganti penghasilan yang hilang selama atau karena tidak bisa bekerja
4. Mencegah kehilangan aset dan jeratan utang.
5. Memelihara kepercayaan diri.

Bagaimana mengetahui Uang Pertanggungan yang sesuai dan cukup untuk kebutuhan rutin bulanan?  Jawabannya ada DISINI.  Setelah Anda mengetahui UP yang sesuai dan cukup, kita bisa diskusikan berapa besarnya premi yang  Anda bayarkan untuk mendapatkan UP senilai tersebut, sesuai dengan profil Anda.

Memiliki produk asuransi yang tepat, didampingi oleh agen yang tepat (memahami kebutuhan Anda dan memberikan solusi yang sesuai), dengan manfaat santunan yang maksimal, akan:

  • memantapkan Anda dalam keseharian Anda bekerja mencari nafkah demi keluarga yang Anda cintai.
  • menenangkan Anda jika resiko sakit kritis terjadi.  Anda bisa fokus menjalani tahapan terapi dan pengobatan yang mesti dijalani tanpa harus kebanyakan pertimbangan ini itu masalah biaya.
  • keluarga Anda juga tenang.  Kerabat Anda juga tidak perlu kuatir akan didatangi oleh istri Anda yang bersedih-sedih memohon bantuan doa dan dana untuk menambah biaya pengobatan Anda.

 

 

Jadi, apakah Anda masih:

  • lebih mementingkan kesenangan dan gaya hidup berlebih?
  • merasa berat untuk menunda kesenangan agar bisa menyisihkan dana untuk berasuransi?
  • bahkan pelit sama diri sendiri?

 

Bijaklah dengan uang Anda.  Mari berasuransi.  Pilih asuransi syariah.  Asuransi syariah menentramkan.

Konsultasi GRATIS, kontak saya:  Estri Heni, WA:  0817 028 4743

 

Iklan

Allianz Family of Stadium: Turin 2017

 

 

Allianz SE
Munich, Milan, 01 Jun 2017

Allianz Italia telah menandatangani kesepakatan rebranding untuk stadion Juventus dengan Juventus Football Club yang terkenal dan Lagardère Sports Group, yang saat ini memegang hak penamaan untuk stadion Turin yang dimiliki oleh Juventus.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, stadion di ibukota Piedmont akan diganti namanya menjadi ‘Allianz Stadium’ mulai 1 Juli 2017 sampai 30 Juni 2023, yang mencakup lebih dari enam musim sepak bola.

Sergio Balbinot, Anggota Dewan Manajemen Allianz SE, mengatakan: “Seperti Allianz, kami sangat puas dengan pengaturan ini, karena stadion unik ini adalah salah satu pusat mapan di dunia sepak bola. Di tempat ini, Juventus, sebuah tim yang telah membukukan serangkaian sukses yang luar biasa, bermain melawan semua tim besar Italia dan asing, yang memiliki banyak pengikut di seluruh dunia. Allianz, di sisi lain, adalah salah satu perusahaan asuransi dan pengelola aset terbesar di seluruh dunia, yang melayani lebih dari 86 juta klien. Stadion Allianz di Turin, oleh karena itu, merupakan titik temu alami antara tempat keunggulan seperti itu dan merek seperti Allianz. ”

Keluarga Allianz di Stadion

Stadion seluas 355.000 meter persegi di Turin, yang terkenal dengan desain Italia dan standar kualitas terbaiknya, bergabung dengan keluarga stadion bergengsi Allianz global.

The Allianz Stadium of Turin menambah jajaran anggota keluarga Allianz Stadium menjadi 7 stadion, yaitu:

  1. Munich’s Allianz Arena (markas Bayern Munchen dan TSV 1860 Munchen)
  2. Sydney’s Allianz Stadium (markas Sydney FC dan beberapa klub rugby)
  3. Allianz Park in London (markas Saracens Rugby Club dan pertandingan olahraga lain)
  4. Nice’s Allianz Riviera (markas OGC Nice)
  5. Allianz Parque di Sao Paulo (markas SE Palmeiras)
  6. Allianz Stadion di Vienna (markas SK Rapid Wien)
  7. The Allianz Stadium of Turin (markas Juventus)

“Dengan senang hati kami menyambut Allianz ke keluarga mitra kami untuk sesuatu yang sangat istimewa – penamaan rumah kami,” kata Giorgio Ricci, Kepala Kemitraan Global dan Pendapatan Korporasi di Juventus. “Kedatangan raksasa asuransi global Allianz menggarisbawahi dimensi internasional dan peringkat teratas Juventus.

Sejak diresmikan pada tahun 2011, stadion kami telah memainkan peran penting dalam sejarah penulisan, dengan enam judul Scudetto dirayakan di dalam dindingnya. Ambisi kami adalah bekerja bahu membahu dengan Allianz untuk kepentingan pendukung kami, seperti rekan-rekan lain yang telah membantu mengubah stadion menjadi teater di mana setiap pertandingan adalah pertunjukan dan tempat yang ramah bagi keluarga. ”

Juventus Football Club

Olahraga adalah bahasa universal yang menyatukan orang-orang dari semua lapisan masyarakat dan lintas wilayah. Ini mewujudkan prinsip-prinsip inti Allianz tidak hanya persaingan dan keunggulan yang sehat, namun juga keragaman dan inklusi sosial.

Jean-Marc Pailhol, Kepala Manajemen dan Distribusi Pasar Grup di Allianz SE, mengatakan: “Stadion Allianz akan segera menjadi perwujudan kuat brand kami dan merupakan unsur kebanggaan bagi para pemangku kepentingan kami. Kami terus menjalin kemitraan yang sukses dengan olahraga. Organisasi yang berbagi nilai-nilai kita dan memungkinkan kita untuk menangkap semangat emosional bisnis kita dan menginspirasi jutaan orang secara global dengan cerita manusia yang luar biasa melalui olahraga dan inovasi. ”

Stadion Turin diresmikan oleh Juventus Football Club pada tahun 2011. Ia memiliki kapasitas lebih dari 41.500 kursi, dengan 4.000 kursi premium, 62 kotak langit dan 8 area bisnis. Area sekitar stadion lebih dari 110.000 meter persegi, dan termasuk area perbelanjaan dan hiburan, Museum Juventus, 31 bar, dua tempat bermain anak-anak, 10 toko di Juventus dan 4.000 tempat parkir mobil yang menawarkan pengalaman yang lengkap bagi para pengunjung. Sejak dibuka, stadion ini telah menampung lebih dari 6 juta pengunjung.

Tentang Allianz

Grup Allianz adalah salah satu perusahaan asuransi dan aset terkemuka di dunia dengan lebih dari 86 juta pelanggan ritel dan korporasi. Pelanggan Allianz mendapatkan keuntungan dari berbagai layanan asuransi pribadi dan perusahaan, mulai dari asuransi properti, asuransi jiwa dan kesehatan hingga layanan bantuan hingga asuransi kredit dan asuransi bisnis global. Allianz adalah salah satu investor terbesar di dunia, mengelola lebih dari 650 miliar euro atas nama pelanggan asuransinya sementara manajer aset Allianz Global Investors dan PIMCO mengelola 1,3 triliun euro aset pihak ketiga. Berkat integrasi kriteria ekologis dan sosial kami yang sistematis dalam proses bisnis dan keputusan investasi kami, kami memegang posisi terdepan di Dow Jones Sustainability Index. Pada 2016, lebih dari 140.000 karyawan di lebih dari 70 negara mencapai total pendapatan sebesar 122 miliar euro dan laba usaha sebesar 11 miliar euro untuk grup tersebut.
Di Italia, pasar asuransi terbesar kedua Grup, Allianz melayani 7,2 juta pelanggan.

Sumber : Allianz

 

 

Apakah Anda ingin menjadi bagian dari perusahaan asuransi sebesar Allianz?

Untuk menjadi nasabah, klik ini:  Permintaan Ilustrasi

Untuk konsultasi GRATIS, tanya saya:  Estri Heni,   WA:  0817 028 4743

 

CPC Recognisi, Crown Plaza Hotel Jakarta, 22 Mei 2017

Acara siang kemarin merupakan ajang penghargaan dari manajemen Allianz kepada para agen yang berhasil mencapai target CPC kuartal.  CPC adalah singkatan dari Consistent Producer Club, merupakan suatu strategi mudah bagi agen asuransi Allianz dalam upaya mencapai target besarnya.

Acara CPC Recognisi kemarin memberikan penghargaan bagi agen BP, yaitu Top 1st BP Winner CPC Bpk. Kris Purba, Top 2nd BP Winner CPC Bpk. Asep Sopyan (Leader saya yang sederhana, pendiam, tapi bisa sukses luarbiasa), Top 3rd BP Winner CPC Ibu Tia.

Kemudian ada testimonial dari CPC Winner yaitu Ibu Fajar Andi (mantan karyawan), Ibu Tia (ibu rumah tangga), Bpk Edison (MDiT *2).

Ibu Fajar Andi bercerita bahwa beliau anak pertama yang harus membiayai hidup orangtua, dirinya dan adik-adik.  Merelakan untuk putus kuliah agar adiknya bisa masuk SMP.  Join menjadi agen asuransi Allianz karena faktor kepepet dan butuh uang.  Tidak paham sistem bisnis, tidak pakai protes, tidak membantah saran Leader, hanya mengikuti arahan Leader agar sukses. Titik balik dirinya adalah ketika trip ke Australia, dia masih galau mau ngapain sepulang dari trip. Dapat sentilan dari seorang Leader untuk fokus menjalankan bisnis ini, membuatnya semakin berkomitmen akan mimpi-mimpi yang ingin diraihnya demi kehidupan keluarganya yang lebih baik.

Ibu Tia bercerita awal mula join agen asuransi Allianz karena pertanyaan Leadernya:  “kamu mau bisa jalan-jalan ke mal dan belanja-belanja tanpa pusing punya duit berapa?” Menekuni bisnis ini karena fokus pada mimpinya sendiri.  Titik balik dirinya adalah ketika seorang agen di timnya bertanya:  “ibu, kami ini mau dibawa kemana?” membuatnya jadi mengubah tujuan kerjanya.  Bukan lagi untuk dirinya sendiri bisa menjadi bintang, tapi bagaimana dia bisa membawa dan menjadikan agen2 di timnya juga menjadi bintang.

Pak Edison bercerita awal ketertarikannya join agen asuransi Allianz karena ingin kehidupan yang lebih baik.  Tersadar akan kekurangan dirinya yang tidak bisa berbahasa Inggris, tidak bisa bahasa asing lain, tidak sekolah tinggi, tapi ingin punya penghasilan besar.  Beliau bercermin pada diri atasannya di kantor yang:  lulusan S2, pandai banyak bahasa asing, punya skil, posisi direktur, wajar jika berpenghasilan 40 juta perbulan (ketika itu).  Sementara dirinya wajarlah jika berpenghasilan hanya 4 juta perbulan.  Tapi Pak Edison sangat ingin mengubah hidup.  Titik baliknya adalah ketika Beliau bertemu dengan Leader Allianz yang kira-kira kemampuannya sama seperti dirinya:  orang biasa, tidak sekolah tinggi, tidak pandai bahasa asing, tapi penghasilannya besar.  Beliau jadi semakin percaya bahwa beliau bisa mengubah hidup lebih baik jika menekuni bisnis ini.  Satu kelebihan yang dimiliki Pak Edison hanyalah:  saya bisa rajin!  Kalau disuruh rajin, saya mau.  Menekuni bisnis ini hanya bermodalkan kelebihan yang dimiliki, fokus pada kemampuannya, dan konsisten melakukannya, membawa beliau sampai pada posisi MDiT *2.

Ada lagi sharing yang sangat menarik dari Bapak Edwin Marshall.  Beliau memulai bisnis ini saat masih kuliah.  Awal join Desember 2009.  Mengerjakan bisnis hanya di bulan Januari 2010, klosing 2 case saja, yaitu premi 500rb dan 350rb perbulan.  Namanya masih kuliah, masih belum berani berkomitmen mau bisnis apa.  Semua hal dicoba dan dilakukannya:  menjadi guru privat, guru kumon, bisnis franchise es pisang ijo.  Perhatiannya adalah ketika bulan Juni 2010.  Bulan Juni-Juli adalah bulan libur bagi anak sekolah.  Otomatis tidak ada yang les bimbel, les kumon juga muridnya pada cuti, skripsinya selesai bulan Juni, menjalankan bisnis franchise jualan es pisang ijo juga ternyata tidak semudah bayangannya.  Sebagai franchisee, dirinya harus punya karyawan.  Masalah muncul jika tidak punya karyawan tapi butuh omset, maka harus jualan es pisang ijo.  Jadi beliau melakukan semua hal sendiri:  buka gerai, siapkan bahan, terima order, siapkan pesanan, cuci mangkok, kasir, sampai tutup gerai.  Malam hari capek, sementara pagi harinya harus urusan kampus.  Akhirnya diputuskan take over franchise.  Sehingga  beliau benar-benar zonk.  Tidak punya penghasilan.  Titik baliknya adalah ketika beliau pergi ke bank untuk printout buku rekening.  Dilihatnya, sejak Januari-Juli, selalu ada transferan masuk dari Allianz sebesar 150 ribu, rutin, setiap bulan!  Beliau berfikir: “Saya hanya kerja Januari dapet 2 case.  Februari-Juli saya tidak sentuh bisnis Allianz, tapi transferan tetap masuk.  Lalu, kenapa saya tidak fokus kesini saja?  Bila ditekuni, ini pasti bisa menghasilkan income yang besar”.  Akhirnya dengan minta bimbingan Leader, fokus Juli-Desember, klosing 100 juta ALP.  Semakin yakin akan bisnisnya, semakin bersemangat untuk bisa mencapai reward-reward yang disiapkan Allianz bagi agen yang berprestasi.   Fokus untuk berkomitmen, persisten dan konsisten membawanya sampai pada level kesuksesan seperti sekarang:  kebebasan waktu dan finansial.

Selain testimoni juga ada sharing berbagai kegiatan yang dilakukan Allianz seperti sponsor berbagai acara olahraga, mengadakan perlombaan olahraga, pengumpulan 150.000 kilometer lari yang akan diberikan dalam bentuk donasi senilai Rp. 500 juta untuk komunitas Difabel binaan Allianz di Indonesia agar bisa memajukan bisnis yang ditekuninya.

Sharing yang sangat bermanfaat dan menginspirasi…

 

 

 

 

 

Mau Tutup Polis Asuransi Unitlink Yang Dimiliki? Pertimbangkan Dulu Hal Ini!

 

Beberapa hal yang sebaiknya menjadi pertimbangan bagi Anda nasabah Asuransi Allianz Syariah yang terhormat, apabila Anda berencana untuk menutup polis asuransi yang Anda miliki saat ini, yaitu:

KENAPA Anda Berencana Menutup Polis

Berikut mungkin salah satu alasan Anda berencana untuk tutup polis asuransi:

 

Tidak ada uang lagi untuk membayar polis.

Apakah Anda yakin, tidak bisa lagi sisihkan dana 1 juta perbulan?  Anda yakin, hal itu bukan karena Anda lebih mementingkan gaya hidup Anda? Sehingga dana 1 juta perbulan yang semula bisa Anda sisihkan untuk asuransi, menjadi hilang karena harus dialokasikan ke hal lain demi gaya hidup Anda? Apakah Anda lebih suka 1 juta perbulan Anda gunakan untuk ngopi-ngopi ketimbang beli asuransi?

Cek lagi kemampuan finansial yang Anda miliki.  Apakah Anda sudah siap dana “nganggur” di tabungan Anda sebesar minimal 1 Miliar jika terjadi sakit kritis menimpa Anda?  Apakah Anda sudah siap asset yang banyak senilai minimal 1 Miliar jika terjadi resiko sakit kritis?  Baiklah Anda punya asset/harta begitu banyak yang sangat besar nominalnya, apakah Anda rela jika harus dijual satu persatu atau bahkan semuanya untuk membiayai pengobatan sakit kritis?  Apakah itu cara yang efektif untuk mengantisipasi biaya tak terduga semacam biaya sakit kritis?

Mana yang lebih mudah bagi Anda untuk siapkan dana tunai 1 Miliar jika terjadi resiko sakit kritis:  cicil 1 juta perbulan atau tiba-tiba harus setor 1 Miliar untuk pengobatannya?

 

Masih Ada Kebutuhan Lain, seperti:  biaya sekolah anak, cicilan rumah, cicilan mobil

Kondisi ini memang penting untuk dipikirkan dan selalu dilakukan pembayarannya.  Namun, apakah solusinya dengan mengambil kembali atau bahkan menghilangkan anggaran dana premi asuransi yang “hanya” 1 juta perbulan?

Selagi Anda sehat dan mampu bekerja, tentu Anda masih dapat berpenghasilan yang dapat digunakan untuk semua pengeluaran rutin Anda.

Masalahnya:  bagaimana bila Anda sakit?  Baiklah, hanya sakit ringan-sedang bisa manfaatkan asuransi kesehatan dari kantor.  Bagaimana bila musibah yang terjadi adalah sakit berat/sakit kritis (jantung, kanker, stroke, gagal ginjal)???  Bila sakit berat terjadi, bisa-bisa tabungan anak yang sedianya adalah untuk dana pendidikan, malah terpaksa diambil untuk membantu biaya pengobatan sakit kritis.  Hasilnya:  orangtua sakit, harta orangtua terjual, tabungan anak ludes, ujung-ujungnya:  anak tertunda sekolah tinggi atau bahkan gagal meneruskan pendidikannya.  Belum lagi ditambah adanya tagihan cicilan rumah, tagihan cicilan mobil yang terganggu karena dananya sudah dipakai untuk pengobatan sakit kritis…  😦

 

Masih Muda Dan Sehat, Rasanya Rugi Punya Asuransi Karena Tidak Terpakai Juga

Alhamdulillah kita semua senantiasa diberi nikmat sehat oleh Allah Subhanahu Wata’ala.  Kesehatan adalah karunia yang paling mahal.  Maka hendaklah kita selalu menjaganya, menerapkan pola hidup sehat, pola makan sehat.

Masih muda dan sehat?  Wajar.  Sudah tua dan banyak keluhan kesehatan?  Juga wajar, lawong sudah tua.  Nah, yang tidak wajar itu jika masih muda, tapi sakit.  Kok bisa, padahal kan pola hidup sehat, pola makan sehat???  Nah, jangan lupa bahwa kita hidup kan tidak sendirian.  Bisa jadi, diri kita sudah berupaya sehat, tapi orang disekitar kita tidak?  Sehingga bisa saja kan, kitanya sehat, tapi tertular tetangga, misalnya.  Kita bisa kontrol diri kita, tapi kita tidak bisa kontrol tetangga kita.

Keadaan sehat dan sakit adalah takdir Tuhan.  Kita sudah berupaya sehat, tapi kalau Tuhan mentakdirkan kita sakit berat pada hari H tanggal T jam J, kita bisa apa?  Begitupun asuransi.  Asuransi bukan untuk mencegah takdir.  Asuransi adalah salah satu upaya/cara merencanakan keuangan agar bisa bermanfaat di waktu yang tepat, jika resiko hidup yang buruk terjadi.  Mungkin saat ini kita masih muda dan sehat, pasti belum perlu asuransi.  Sayangnya, yang namanya musibah (bahkan yang namanya hadiah) itu tidak pernah “pengumuman” dulu sebelumnya bahwa akan datang kepada seseorang.  Jadi, siapa yang akan tau, jika beberapa waktu kemudian mengalami musibah buruk?  Jika Anda punya asuransi:  tabungan Anda akan aman, tidak akan terpakai untuk biaya pengobatan sakit kritis.  Anda juga tidak perlu silaturahim ke kerabat dengan tujuan lain yaitu mau pinjam uang untuk berobat.  Anda pinjam 10-50 juta, kerabat bisa berikan.  Anda butuh 100 juta-200 juta, orangtua masih bisa berupaya.  Anda butuh 600 juta – 1 Miliar, apakah kerabat dan orangtua masih bisa kasih??

 

Agen Asuransi Hilang Kontak dan Tidak Bisa Dihubungi Lagi

Nah, kalau hal ini, menyangkut masalah personality.  Agen tipenya bermacam-macam.  Begitupun dengan nasabah.  Bila nasabah butuh Agen untuk hal urgent sehubungan dengan klaim, namun agen sulit dihubungi, nasabah bisa hubungi Leadernya.  Masih sulit juga?  Hubungi kantor Agency-nya.  Masih sulit juga?  Hubungi kantor Pusat Allianz di nomor 021-29269999, atau di nomor khusus Allianz Syariah 1500-139.

Agen sulit dihubungi, bisa jadi karena kondisi belum memungkinkan untuk menerima telepon.  Mungkin sedang di jalan setir mobil, setir motor, berdesakan di busway atau kereta, bonceng ojek, janji temu dengan calon nasabah, training fullday di kantor Allianz, atau bahkan mungkin sedang tidur…. Hehehe…  Agen Asuransi kan manusia juga, butuh istirahat di sela-sela waktu melayani nasabah.  Jika demikian kondisinya, silahkan tinggalkan pesan dengan menyampaikan maksud dan kebutuhan Anda.  Agar Agen tau mana yang bisa didahulukan.

Jika Agen sudah tidak aktif lagi, dan Anda bermaksud menutup polis Anda karena itu, saya rasa Anda yang akan rugi.  Agen Anda sudah tidak aktif lagi, bukan berarti manfaat polis Anda berakhir juga toh?  Bila status polis Anda masih aktif, semua manfaat di dalamnya masih berlaku dan bisa dilakukan klaim jika resiko sesuai polis terjadi.  Tugas Agen adalah membantu nasabah.  Jika tidak ada agen yang membantu Anda, jangan manja.  Masih ada call center Allianz yang bisa Anda hubungi.  Call Canter akan membantu Anda.  Apa saja yang harus Anda lakukan, dokumen apa saja yang harus disiapkan.  Call Center akan menginformasikannya untuk Anda.  Nasabah juga harus mandiri, jangan terlalu bergantung pada agen.  Jangan kecewa terhadapnya, karena Anda sendiri yang saat itu memilih dia untuk mendampingi proteksi Anda.

Mau tutup polis asuransi karena agen tidak perhatian.  Agen hanya hubungi nasabah sekedar untuk ingatkan bayar premi supaya agen dapet komisi.  Nah, pemahaman seperti ini yang harus diluruskan.  Seorang agen asuransi mengingatkan nasabah tentang jatuh temponya dan mengingatkan untuk membayar premi, sebenarnya adalah bentuk perhatian agen terhadap nasabah.  Tujuannya tentu semata-mata untuk nasabah juga.  Yaitu agar polis Anda tetap aktif, dan manfaat dalam polis tetap berlaku bagi Anda.  Sehingga jika kelak mungkin musibah terjadi, nasabah tetap bisa klaim dan Uang Pertanggungan cair.  Mengenai komisi yang didapat agen, itu adalah efek samping dari tugasnya.  Dan adalah wajar jika agen dapat komisi, karena agen bertanggungjawab mendampingi nasabahnya seumur hidup.  Seumur hidup, loh.  Bukan sesaat setelah terjadi penjualan saja.

Bagi Anda pembaca yang belum punya polis asuransi, belum berani buka polis asuransi karena kuatir agennya kurang kompeten?  Tips berikut bisa menjadi pertimbangan, klik:  Memilih Agen Asuransi

 

Masih Ada Keraguan Di Hati:  Apakah Kelak Jika Ada Klaim, Allianz Akan Membayarnya?

Jika hal ini yang menjadi pertimbangan Anda, saya tidak akan bicara banyak hal.  Silahkan Anda buktikan saja testimoni nasabah Allianz dengan cara KLIK DISINI.

Allianz akan membayar klaim nasabah, dengan syarat:

  1. Kondisi nasabah sesuai ketentuan dalam polis
  2. Status polis masih aktif saat musibah terjadi
  3. Dokumen yang diserahkan ke Allianz sudah lengkap
  4. Sesuai dengan rentang waktu pengajuan klaim yang ditetapkan Allianz

 

Alternatif Selain Menutup Polis Asuransi

Asuransi terutama asuransi jiwa memiliki prioritas yang sangat tinggi dibanding banyak kebutuhan lainnya. Hanya sedikit kebutuhan yang prioritasnya di atas asuransi jiwa, yaitu: utang (KPR, kartu kredit, dan utang-utang lain yang telah terlanjur dibuat), kebutuhan makan-minum, operasional rumah tangga, operasional pekerjaan, sedekah wajib (zakat), dan biaya sekolah anak (jika sudah punya anak yang sekolah). Di luar itu, prioritasnya berada di bawah asuransi jiwa.

Oleh karena itu, jika anda mengalami suatu kesulitan keuangan, atau peningkatan kebutuhan hidup sementara penghasilan tetap, inilah beberapa alternatif yang bisa anda lakukan selain menutup polis.

  • Mengurangi pengeluaran yang sifatnya untuk gaya hidup (life style), seperti makan di restoran, ngopi di mall, merokok, naik taksi, pakai mobil pribadi, penyaluran hobi, liburan, beli baju baru, dll.
  • Mengurangi anggaran untuk tabungan atau investasi. Asuransi memiliki prioritas yang lebih utama dibandingkan menabung atau berinvestasi. Investasi tak akan banyak berguna jika seseorang mengalami musibah dalam waktu dekat, karena investasi itu butuh waktu untuk tumbuh besar.
  • Mengurangi anggaran untuk pengembangan diri, seperti beli buku dan ikut seminar. Pengembangan diri itu ibarat investasi, prioritasnya berada di bawah asuransi.
  • Menurunkan premi polis hingga preminya sesuai dengan angggaran anda, mungkin dikurangi seperempatnya, setengahnya, atau ambil premi minimal.
  • Jika anda memiliki beberapa polis untuk sekeluarga, dan mayoritas didominasi asuransi kesehatan, boleh dikurangi untuk manfaat kesehatannya, atau ditutup dan dialihkan ke JKN-BPJS. Tapi pastikan pencari nafkah terlindungi oleh asuransi jiwa dengan UP (Uang Pertanggungan) yang memadai.
  • Bersedekahlah. Janji Allah “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” (QS At Thalak: 7). Rasulullah Saw pun mengingatkan kita untuk jangan segan bersedekah, meski hanya dengan sebutir kurma. “Jauhkanlah dirimu dari api neraka walaupun dengan (bersedekah) sebutir kurma.” (HR Muttafaq alaih).

Jika hal-hal di atas tidak dapat dilakukan, berarti kesulitan keuangan yang anda alami memang lumayan gawat. Baiklah anda boleh menutup polis anda atau membiarkannya tidak dibayar.

 

Ada Produk Unitlink Lain Yang Ditawarkan Oleh Perusahaan Asuransi Sebelah

Nah, jika hal ini yang menjadi pertimbangan Anda, saya masih bisa mendukung Anda.  Karena itu artinya bahwa Anda sangat memahami apa itu asuransi jiwa.  Anda menyadari bahwa Anda butuh asuransi jiwa sebagai salah satu upaya melakukan perencanaan keuangan yang baik.  Dan saat ini sedang menimbang dan membandingkan produk asuransi jiwa unitlink yang sekarang dimiliki dengan produk sejenis dari “toko” sebelah

Saya sarankan beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan dalam membandingkan produk unitlink:

  • Besaran Premi dan Manfaat Asuransi
  • Proyeksi Nilai Investasi
  • Biaya-biaya Polis
  • Fitur Manfaat Asuransi Secara Detil  (manfaat dasar, rider penyakit kritis, rider kecelakaan, rider cacat tetap total, rider bebas premi, rider rawat inap)

Detil informasinya silahkan klik dan baca artikel “Cara Membandingkan produk Unitlink”

 

Jadi, apakah Anda masih berniat tutup polis Asuransi Jiwa Unitlink?  Seharusnya sih tidak, kecuali memang kesulitan keuangan yang anda alami sudah lumayan gawat…

 

 

 

Layanan Menyeluruh Dari Asuransi Kesehatan Allianz Syariah

Nasabah Yang Terhormat,

 

 

 

4 Fitur dari Asuransi Kesehatan Allianz Syariah ini tentunya sangat membantu nasabah lebih mudah mendapatkan pelayanan maksimal, untuk bisa lebih fokus pada pengobatan dan penyembuhan.

Tagihan Rumah Sakit?  Biar Allianz yang urus.

 

Tertarik untuk buka polis Asuransi Kesehatan Allianz Syariah?

Untuk meminta penawaran ilustrasinya, silahkan KLIK DISINI

 

Tujuan Jangka Panjang Polis Unitlink Untuk Manfaat Maksimal

 

 

Silahkan klik Artikel terkait berikut ini:

Asuransi = jangka pendek, investasi = jangka penjang

Punya asuransi unitlink, pilih proteksi atau investasi?

Ini pemahaman yang benar tentang asuransi pendidikan anak

Bagaimana komposisi asuransi yang ideal untuk 1 keluarga?

Dana Terbatas, asuransi apa yang harus diambil lebih dulu?

Layanan Digital Allianz Bagi Nasabah

 

PT Asuransi Allianz Life Indonesia terus berinovasi tanpa henti untuk semakin mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada para nasabah. Untuk itu Allianz menghadirkan sejumlah layanan digital yang berhak dimanfaatkan oleh nasabah asuransi Allianz.

1. E-Statement

Jika anda telah mengisikan email saat mengisi SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa) dan setuju untuk menerima pemberitahuan lewat email, anda tidak perlu melakukan apa-apa karena secara otomatis Allianz akan mengirimkan e-statement ke email anda setiap kali telah membayar premi. E-statement berisi informasi mengenai premi yang anda setorkan, potongan biaya yang dikenakan, dan jumlah unit atau saldo investasi polis anda.

Jika setelah satu bulan jadi nasabah anda belum menerima e-statement dari Allianz, silakan menghubungi Customer Service Allianz di nomor 021-29269999, atau email contactus@allianz.co.id, atau menghubungi agen asuransi anda.

2. Customer Online Portal

Melalui Customer Online Portal, anda dapat memantau status polis secara daring (online). Di portal ini anda bisa melihat data polis, histori pembayaran premi, hingga jumlah unit dan nilai investasi.

Customer Online Portal bisa dibuka di https://www.allianzlife.co.id/CustomerOnlinePortal/Individual/. Untuk pemakaian pertama, klik pendaftaran. Selanjutnya tinggal login dengan memasukkan user id dan password yang telah anda buat.

Petunjuk penggunaan Customer Online Portal bisa dibaca di SINI.

3. Allianz Smart Point

Anda mau hadiah dari Allianz? Aktifkan aplikasi AlaCards di ponsel android atau iOS anda. Di aplikasi ini ada program Allianz Smart Point yang akan memberikan hadiah kepada anda dalam bentuk poin. Poin-poin yang terkumpul bisa ditukarkan dengan aneka hadiah sesuai yang ditawarkan, seperti voucher belanja, potongan harga, hingga nonton film gratis di merchant-merchant yang bekerja sama.

Untuk mengikuti program loyalitas ini ada kriterianya, yaitu premi minimal 625 ribu per bulan atau 7,5 juta setahun. Poin diberikan berdasarkan transaksi-transaksi yang telah ditentukan dan di waktu-waktu tertentu ada promo campaign.

Petunjuk penggunaan Allianz Smart Point bisa dibaca di SINI.

4. Allianz eAzy Payment

Khusus untuk anda yang memilih cara pembayaran melalui transfer (bukan autodebet tabungan atau kartu kredit), ada satu cara pembayaran premi yang mudah untuk anda, bisa dilakukan tanpa harus keluar rumah, yaitu Allianz eAzy Payment. Syaratnya anda memiliki kartu kredit atau kartu debit yang telah diotorisasi oleh bank penerbit untuk melakukan transaksi daring.

Caranya, anda masuk ke web allianz di https://services.allianz.co.id/allianz-eazy-pay/#/renewal, lalu ikuti petunjuk-petunjuk yang diberikan.

Atau baca di SINI.

5. Allianz eAzy Claim

Khusus bagi anda yang memiliki produk asuransi kesehatan (Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier, Rider HSC+, dan Rider Flexicare Family, serta asuransi kesehatan kumpulan), anda dapat memanfaatkan fasilitas Allianz eAzy Claim untuk melakukan klaim secara reimburse. Tidak perlu fotokopi berkas, cukup difoto lalu kirim lewat aplikasi. Dalam hitungan detik, berkas klaim anda sampai di Allianz pusat.

Aplikasi Allianz eAzy Claim bisa diaktifkan di ponsel atau tablet berbasis android dan iOS.

Petunjuk penggunaan Allianz eAzy Claim bisa dibaca di SINI.

6. Allianz eAzy Med

Allianz eAzy Med adalah cara mudah untuk memesan dan membeli obat setelah nasabah pulang dari rumah sakit. Anda bisa mendapatkan obat dengan resep tanpa harus mengantre dan menunggu lama di apotek. Program ini dikhususkan bagi nasabah yang memiliki produk asuransi kesehatan cashless (Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier, Rider HSC+, dan asuransi kesehatan kumpulan).

Petunjuk penggunaan program Allianz eAzy Med bisa dibaca di SINI. []

Untuk konsultasi lebih lanjut, hubungi:

Estri Heni

WA:  0817 028 4743