Pengalaman Bersama “Allianz Hospital Assistant” (AHA)

Pengalaman nasabah dari Pak Asep Sopyan
SBP Allianz

 

 

AHA (Allianz Hospital Assistant) sangat membantu nasabah.  Infonya DISINI.

Kemarin (18 Oktober 2017) satu nasabah saya melakukan operasi amandel.   Nasabah memanfaatkan kartu cashless dari produk Smartmed Premier di RS Harapan Bunda Jaktim. Klaim operasi sudah dijamin oleh Allianz.   Tapi RS menyarankan tambahan tes diagnostik untuk mengukur keganasan dari penyakit nasabah, dan RS membutuhkan biaya 1,4 juta.

Nasabah menghubungi saya apakah dia harus bayar 1,4 juta?

Lalu saya menelepon Allianz Care di 1500136 untuk menanyakan soal ini. CS berkata bahwa petugas AHA (Allianz Hospital Assistant) akan menghubungi saya setelah dia berkomunikasi dengan AdMedika.
Tak berapa lama, saya mendapat telepon dari petugas AHA, yang memberikan kabar baik bahwa tes diagnostik 1,4 juta sudah dijamin oleh Allianz.


Alhamdulillah.
Lalu saya infokan ke nasabah bahwa dia tidak perlu membayar 1,4 juta itu.
Dan tak lama kemudian, nasabah pun memberitahukan bahwa dia sudah ditelepon petugas AHA yang menginformasikan mengenai penjaminan tes diagnostik.


Alhamdulillah, beres. Nasabah nyaman, agen pun tenang.
Terima kasih Allianz.

 

 

 

Iklan

3. Kanker, Jenis Sakit Kritis Yang Paling Sering Diklaim ke Allianz. Ini Karakteristiknya!

5 sakit kritis paling sering diklaim ke Allianz:

  1. jantung,
  2. stroke,
  3. kanker,
  4. gagal ginjal,
  5. tumor otak jinak.

Saya akan bahas satu persatu kriteria sakit kritis yang paling sering diklaim ke Allianz.

 

KANKER

#  Pada rider CI+ (49 sakit kritis), kriteria kanker yang bisa diajukan klaim adalah sebagai berikut:

KANKER

Penyakit yang ditandai adanya tumor ganas akibat pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan menyebarnya sel tumor ganas serta invasi ke jaringan.  Diagnosa harus ditegakkan berdasarkan pemeriksaan jaringan dan didiagnosa oleh Oncologist atau Phatologist.

Penyakit-penyakit yang dikecualikan:

  1. Carsinoma in situ dan tumor yang secara histologi menggambarkan prekanker atau tidak invasif, termasuk dalam hal ini adalah carsinoma in situ payudara, Cervical dysplasia CIN 1, CIN 2, CIN 3.
  2. Hyperkeratoses, basal cell and squamous skin cancer, dan melanoma dengan ketebalan yang kurang dari 1.5mm Breslow, atau kurang dari Clark Level 3 kecuali ada bukti yang menunjukkan adanya penyebaran.
  3. Kanker kelenjar prostat yang berdasarkan pemeriksaan jaringan demikian juga dengan TNM klasifikasi T1a atau T1b atau kanker kelenjar prostat berdasarkan klasifikasi yang sama atau klasifikasi Lesser, T1N0M0 Pappilary microcarcinoma kantung kemih, dan Chronic Lymphocytic Leukimia kurang dari RAI stage 3, dan
  4. Semua tumor yang disebabkan karena infeksi HIV
  5. Termasuk adalah leukimia (selain lymphotic leukimia), tumor ganas semua orga tubuh kecuali semua tumor kulit (selain melanoma malignum) dan tumor jinak dan kanker stadium insitu tidak diasuransikan dalam ta’awuni ini.

 

#  Pada rider CI100 (100 kondisi kritis), kriteria kanker yang bisa diajukan klaim adalah sebagai berikut:

EARLY CI

KARSINOMA IN SITU

Karsinoma in situ pada organ tertentu

Karsinoma in situ yang ditanggung adalah yang terjadi pada organ berikut:  payudara, rahim, tuba falopi, vulva, vagina, leher rahim, usus besar (colon), rektum, penis, testis, paru-paru, perut, nasofaring atau kandung kemih.

Karsinoma in situ berarti pertumbuhan baru yang bersifat focal autonomous dari sel-sel carcinomatous yang terbatas pada sel dimana sel tersebut berasal dan belum mengakibatkan invasi dan/atau kerusakan jaringan di sekitarnya.  Invasi berarti infiltrasi dan/atau pengrusakan aktif jaringan normal yang melewati membran dasar.

Diagnosis karsinoma in situ harus dibbuktikan dengan laporan histopatologi.  Selain itu, diagnosa karsinoma in situ harus berdasarkan pemeriksaan mikroskopik pada sediaan jaringan, dan harus dibuktikan dengan hasil biopsi.  Diagnosis klinis saja tidak memenuhi kriteria yang dapat dibayarkan.

Diagnosis klinis atau klasifikasi Cervical Intraephitelial Neoplasia (CIN) dengan laporan CIN I, CIN II, CIN III (displasia hebat tanpa carcinoma in situ) tidak memenuhi persyaratan klaim dan dikecualikan.  Karsinoma in situ dari sistem saluran empedu juga dikecualikan.

Kanker Prostat tahap awal

Kanker Prostat yang secara histologis dijelaskan menggunakan klasifikasi TNM sebagai T1a atau T1b atau kanker prostat yang menggunakan klasifikasi lain yang setara.

Kanker tiroid tahap Awal

Kanker Tiroid yang secara histologis dijelaskan menngunakan klasifikasi TNM sebagai T1N0M0 mikrokarsinoma papilari tiroid yang diameternya kurang dari 1 cm.

Kanker Kandung Kemih Tahap Awal

Mikrokarsinoma papilari pada kandung kemih (Ta)

Leukimia Limfositik Kronis Tahap Awal

Leukimia Limfositik Kronis (Crhonic Lymphotic leukaemia (CLL)) RAI stadium 1 atau 2.  CLL RAI stadium 0 atau lebih rendah dikecualikan.

Melanoma Tahap Awal

Melanoma invasive dengan ketebalan Breslow kurang dari 1.5mm, atau kurang dari Clastk Level 3.  Melanoma invasive yang secara histologis dideskripsikan sebagai  “in-situ” dikecualikan.

INTERMEDIATE CRITICAL ILLNESS

KARSINOMA IN SITU DAN KANKER TAHAP AWAL PADA ORGAN TERTENTU YANG DILAKUKAN PEMBEDAHAN RADIKAL

Dilakukan pembedahan radikal untuk meminimalisir penyebaran keganasan di organ tertentu tersebut yang dinyatakan sebagai kondisi yang diperlukan secara medis.  “Pembedahan Radikal” disini didefenisikan (kecuali ditentukan lain) sebagai pembuangan menyeluruh dan tuntas dari salah satu organ berikut: payudara (mastectomy), prostat (prostectomy), rahim (hysterectomy), indung telur (oopherectomy), tuba falopi (salpingectomy), usus besar (colectomy sebagian dengan end to end anastomosis) atau lambung (gasterectomy sebgaian dengan end to end anastomosis).

Diagnosa karsinoma in situ harus selalu ditegakkan berdasarkan pemeriksaan mikroskopik pada sediaan jaringan dan didukung oleh hasil biopsi dari organ yang diangkat.  Diagonsis klinis saja tidak memenuhi standar ini.

Kanker prostat tahap awal yang secara histologik digambarkan sebagai T1a atau T1b dengan penggolongan TNM atau yang digolongkan dengan klasifikasi lain yang setara jika sudah dilakukan prostatectomy radikal.  Semua tingkat cervical intraephitelial neoplasia (CIN) dan prostatic intraephitelial neoplasia (PIN) secara khusu dikecualikan.

Karsinoma in situ berarti pertumbuhan baru yang bersifat focal autonomous dari sel-sel carcinomatous yang terbatas pada sel dimana sel tersebut berasal dan belum mengakibatkan invasi dan/atau kerusakan jaringan di sekitarnya.  Invasi berarti infiltrasi dan/atau pengrusakan aktif jaringan normal yang melewati membran dasar.

Diagnosis karsinoma in situ harus dibbuktikan dengan laporan histopatologi.  Selain itu, diagnosa karsinoma in situ harus berdasarkan pemeriksaan mikroskopik pada sediaan jaringan, dan harus dibuktikan dengan hasil biopsi.  Diagnosis klinis saja tidak memenuhi kriteria yang dapat dibayarkan.

ADVANCED CRITICAL ILLNESS

KANKER  (kondisi seperti pada rider 49 sakit kritis)

CATASTROPHIC CI

KANKER DENGAN METASTASIS

Semua tumor ganas dengan metastasis/penyebaran jauh sesuai stadium IV AJCC dan tumor otak glioma stadium III/IV WHO.  Penyebaran yang hanya ke kelenjar getah bening dikecualikan.  Diagnosis keganasan harus dikonfirmasi oleh bukti histologis.  Semua tumor yang berhubungan dengan/disebabkan infeksi HIV dikecualikan.

 

 

MENGENAL STADIUM KANKER DAN KANKER SERVIKS

Artikel ini masih berhubungan dengan 2 artikel sebelumnya.  Sekali-sekali seorang agen asuransi membahas topik kesehatan dari sisi medisnya, boleh ya?  Tujuannya agar semakin banyak informasi yang didapat, dalam hubungannya dengan pertanyaan “kenapa sih agen asuransi selalu cerita yang seram-seram?” atau “Kenapa sih agen asuransi ngomonginnya tentang sakit kritis melulu?”  Semata-mata agar calon nasabah atau pembaca yang belum punya asuransi semakin terbuka pemahamannya bahwa tagline “biaya sakit kritis itu mahal”, bukan hanya disampaikan oleh agen asuransi saja, tapi ahli medis pun mengatakan hal yang sama.berkaitan.

Agen asuransi membantu menyampaikan pesan tersebut, sekaligus memberikan penawaran solusi dalam perencanaan keuangan Anda.  Yaitu bagaimana strateginya secara finansial, agar jika (amit-amit semoga kita semua diberi nikmat sehat dan selalu dalam lindunganNya) resiko buruk terjadi, tidak akan berdampak buruk pada keuangan Anda.  Sehingga, Anda bisa fokus pada pengobatan, tidak perlu pusing rencana mau pinjam uang siapa hari ini.

Artikel ini saya ambil dari laman fanpage seorang Dokter Spesialis Kandungan,  DISINI.


 

 

Kanker adalah sel yang berkembang liar di berbagai organ tubuh.

Sebabnya adalah kombinasi genetik (bawaan gen masing-masing) dan lingkungan sebagai pencetus (misal HPV, rokok, hormon dll)

Orang yang tidak memiliki gen kanker ya tidak kena kanker.

Orang yang memiliki gen kanker tapi tidak kena lingkungan pencetus, juga tidak kena.

STADIUM KANKER SECARA UMUM

STADIUM 1 – di stadium 1 kanker baru mengenai organ asal saja. Belum menyebar kemana-mana. Masih kecil. 5-year survival rate 80-90% kebanyakan.

STADIUM 2 – di stadium 2 kanker masih di organ asal. Tetapi sudah melebar hampir mengenai organ sebelahnya. 5-year survival rate 60-80% biasanya.

STADIUM 3 – di stadium 3 kanker sudah menyebar ke organ disekitarnya. 5-year survival rate 40-60% biasanya

STADIUM 4 – di stadium 4 kanker menyebar jauh. Sampai ke organ jauh. Lewat pembuluh darah atau getah bening. 5-year survival year biasanya 30% saja.

 

APA SIH 5-YEAR SURVIVAL RATE?

Penderita kanker tidak pernah dinyatakan sembuh. Tapi dinyatakan bersih. Setelah bersih harus terus kontrol. Untuk mendeteksi dan memastikan tidak kambuh lagi.

5-year survival rate adalah kemungkinan untuk MASIH HIDUP di 5 tahun yang akan datang.

Contoh: 90% 5-year survival rate artinya 90% penderitanya, 5 tahun lagi masih hidup. Jika melakukan terapi lengkap. Semisal operasi, radiasi dan kemoterapi.

Tidak semua kanker 5-year survival rate nya sama. Data diatas hanya gambaran umum.

 

KANKER SERVIKS

sumber

Disebut juga kanker leher rahim.  Suatu penyakit yang sebenarnya MUDAH DICEGAH.  Tapi di Indonesia banyak terjadi.  Kalau sudah kanker: lebih sulit diobati, lama, biaya mahal, antri.

GEJALA:

Jika sudah menjadi KANKER.  Gejalanya keputihan tidak sembuh2.  Berbau.

Kadang juga perdarahan/flek sehabis hubungan seks.

DIAGNOSIS:

Mudah diketahui.  Ada benjolan rapuh mudah berdarah di leher rahim.  Lewat pemeriksaan dokter.  Dilakukan Biopsi.

TERAPI:

Dilakukan di RS kanker atau RS tipe A. Bisa sampai 1 tahun terapinya. Operasi, kemo dan radiasi.

Nah sekarang yang paling penting.

PENCEGAHAN:

1. Kanker leher rahim disebabkan 90-100% oleh virus HPV.  Yang menular lewat hub sex.  Jadi kalau bisa jangan ganti pasangan atau gunakan kondom.

2. Vaksin HPV pada yang belum pernah hub seks. Bisa dimulai sejak anak 10 tahun.

3. Jika belum pernah vaksin, sudah terlanjur hub seks lakukan PAPSMEAR.


 

Semoga bermanfaat bagi Anda pembaca wanita agar lebih peduli dengan diri sendiri, dan juga pembaca pria agar juga menjaga kesehatan pribadi dan mensupport pasangannya untuk peduli dirinya.

2. Stroke, Jenis Sakit Kritis Yang Paling Sering Diklaim ke Allianz. Ini Karakteristiknya!

5 sakit kritis paling sering diklaim ke Allianz:

  1. jantung,
  2. stroke,
  3. kanker,
  4. gagal ginjal,
  5. tumor otak jinak.

 

Saya akan bahas satu persatu untuk menambah informasi asuransi tentang karakteristik tiap jenis sakit kritis tersebut.

STROKE

#  Pada rider CI+ (49 sakit kritis), berikut kondisi STROKE  yang bisa diajukan klaim:

STROKE  (kondisi no.2)

Serangan serebrovaskuler apapun, yang mengakibatkan gejala neurologis yang permanen yang berlangsung lebih dari 24 jam, termasuk infark jaringan otak, pendarahan otak, trombosis atau embolisasi.  Diagnosis ini harus didukung oleh beberapa kondisi tersebut seperti di bawah ini:

  1. Bukti defisit neurologis permanen harus ditegakkan oleh dokter ahli syaraf dan gejala berlangsung paling sedikit selama 6 minggu setelah serangan.
  2. Penemuan dari pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging, Computerised Tomography, atau pemeriksaan teknik imaging lain yang sesuai dengan diagnosa dari stroke yang baru.

Penyakit yang dikecualikan:

  • Transient Ischaemic Attack
  • Kerusakan Otak yang disebabkan oleh kecelakaan atau luka, infeksi, vasculitis, dan penyakit radang
  • Penyakit pembuluh darah yang mempengaruhi mata dan syaraf mata
  • Gangguan ischaemic dari vestibular system

 

STROKE YANG MEMERLUKAN OPERASI ARTERI CAROTID  (kondisi no.41)

Operasi Arteri Carotid (Carotid Endarterectomy) oleh dokter ahli bedah syaraf yang diperlukan untuk membuang timbunan plak di arteri carotid pada stroke yang telah berlangsung lebih dari 6 bulan.  Operasi ini harus ada indikasi dibutuhkan secara medis oleh dokter ahli syaraf untuk mencegah berulangnya serangan ischemic cerebrovascular.

 

 

 

#  Pada rider CI100 (100 kondisi kritis), berikut kondisi STROKE  yang bisa diajukan klaim:

EARLY CI

PEMASANGAN CEREBRAL SHUNT  (kondisi no.2)

Pembedahan untuk pemasangan shunt dari ventrikel otak untuk mengurangi peningkatan tekanan dalam cairan cerebrospinal.  Kebutuhan pemasangan shunt harus dinyatakan oleh dakter spesialis sebagai pembedaha yang diperlukan secara medis.

ADVANCED CI

STROKE  (seperti pada rider CI+)

Serangan serebrovaskuler apapun, yang mengakibatkan gejala neurologis yang permanen yang berlangsung lebih dari 24 jam, termasuk infark jaringan otak, pendarahan otak, trombosis atau embolisasi.  Diagnosis ini harus didukung oleh beberapa kondisi tersebut seperti di bawah ini:

  1. Bukti defisit neurologis permanen harus ditegakkan oleh dokter ahli syaraf dan gejala berlangsung paling sedikit selama 6 minggu setelah serangan.
  2. Penemuan dari pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging, Computerised Tomography, atau pemeriksaan teknik imaging lain yang sesuai dengan diagnosa dari stroke yang baru.

CATASTROPHIC CI

STROKE BERAT

Insiden serebrovaskular meliputi infark jaringan otak, pendarahan serebral dan subarachnoid, emboli serebral dan trombosis serebral yang menyebabkan Peserta dalam kondisi terbaring di tempat tidur dan memerlukan pengawasan terus menerus untuk penyediaan semua kebutuhan sehari-hari minimal 3 bulan sejak kejadian.

Diagnosis ini harus ditegakkan oleh dokter spesialis syaraf dan didukung oleh temuan pada Magnetic REsonance Imaging, Computerised Tomography,atau teknik imaging lainyang dapat diandalkan secara konsisten dengan diagnosa stroke baru.