Proteksi 1 Miliar, Berapa Preminya?

Apakah Anda masih membandingkan produk asuransi jiwa termlife dengan produk asuransi jiwa unitlink?  Saya menawarkan produk Asuransi Jiwa SYARIAH jenis unitlink, namun dengan skema memaksimalkan Rider termlife.

Tapro Allisya bisa memberikan uang pertanggungan jiwa 1 Milliar dengan premi 380 ribu per bulan, untuk pria usia 30 tahun, kerja dalam ruangan, dan sehat. 

780B1830-BC70-4C35-A642-3654DE900E26

ASIS iPad ver 5.9.0 380_upd340_TL75 660

Keunggulan produk ini antara lain:

1. Bisa Bayar Bulanan

Tapro Allisya bisa memberikan UP 1 Miliar dengan premi hanya 380 ribu per bulan untuk pria 30 tahun. Di term life tertentu, anda mungkin akan mendapat premi yang lebih murah, tapi pada umumnya hanya bisa bayar secara tahunan atau semesteran.

Apa perbedaannya?

Pertama, tidak semua orang punya persediaan uang kas yang cukup besar untuk bayar secara tahunan. Seperti halnya terhadap barang-barang lain, bayar secara mencicil memungkinkan dia punya asuransi jiwa dengan lebih cepat.

Kedua, kalaupun punya, cara bayar bulanan memungkinkan peserta memanfaatkan selisih uang yang ada untuk keperluan lain yang juga penting, atau dijadikan modal usaha, atau diinvestasikan. Jika dijadikan modal usaha atau investasi, siapa tahu untungnya cukup untuk membayar premi bulan berikutnya. Bukankah konon orang memilih term life dengan tujuan agar bisa berinvestasi sendiri lebih maksimal? Bagaimana bisa maksimal kalau belum apa-apa uangnya sudah diambil banyak untuk asuransi.

Ketiga, kebanyakan orang mengatur keuangannya secara bulanan, karena gajinya juga bulanan. Membayar asuransi secara bulanan cocok untuk orang-orang seperti ini. Anda dapat mengalokasikan cicilan asuransi bersama tagihan-tagihan rutin lain seperti listrik, telepon, iuran sampah dan keamanan, KPR/sewa kontrakan, kredit mobil/motor, langganan koran, langganan TV kabel, dan lain-lain.

Keempat, membayar tagihan dengan cara dicicil terasa lebih ringan daripada bayar sekaligus.

Kelima, jika kurang disiplin menyisihkan penghasilan sejak awal, terkadang kedatangan tagihan yang besar bisa bikin kaget. Misalnya anda bayar asuransi per tahun 10 juta. Setelah bayar premi tahun pertama, anda tenang-tenang saja toh tahun depan masih lama. Tiba-tiba, tahu-tahu, sekonyong-konyong, tanpa anda sadari (mungkin karena hidup anda terlalu bahagia), tahun depan sudah di depan mata, dan anda sama sekali belum menyiapkan uang 10 juta.

2. Masa Bayar Lebih Pendek, Masa Proteksi Lebih Panjang

Di term life, masa pembayaran premi sama dengan masa berlaku asuransi. Jika kontrak 10 tahun, masa pembayaran pun 10 tahun dan masa proteksi pun 10 tahun.

Tapi di unit link Tapro Allisya, masa pembayaran premi bisa lebih pendek untuk masa berlaku yang lebih panjang. Jika hasil investasinya bagus, bayar 10, atau 15, atau 20 tahun pun cukup untuk masa proteksi hingga 70 tahun. Tapi jika hasil investasi ternyata tidak sesuai harapan, anda bisa memperlakukan unit link ini sama seperti term life: membayar selama ingin mendapat proteksi.

3. Premi Flat Sampai Seterusnya

Di term life, jika kontrak anda 10 tahun, maka saat anda mau perpanjang asuransi di tahun ke-11 sampai ke-20, anda akan dikenakan premi yang lebih tinggi, bisa dua kali lipat premi saat ini. Jika kontrak anda 20 tahun, maka saat perpanjangan di tahun ke-21 sampai ke-40, kenaikan preminya bisa lima kali lipat bahkan lebih.

Tapi di Tapro Allisya, premi 380 ribu per bulan itu tetap flat sampai kapan pun anda ingin mendapatkan perlindungan, dengan catatan setoran premi lancar tidak ada bolongnya, tidak pernah melakukan penarikan dana, dan kinerja investasi rata-rata tergolong cukup baik (sedang, pertengahan), tidak buruk terus selama puluhan tahun. Di tahun kesebelas (usia 40), premi tetap 380 ribu per bulan. Di tahun ke-21 (usia 50), premi juga masih 380 ribu per bulan. Bahkan seperti dikatakan sebelumnya, jika hasil investasi sesuai dengan asumsi tertinggi atau lebih tinggi lagi, anda boleh berhenti membayar setelah tahun ke-10 atau 15, dan proteksi jiwa 1 miliar anda tetap berlangsung sampai usia 75 tahun.

Cobalah berpikir jangka panjang. Haruskah anda berkorban uang lebih banyak di 10-20 tahun mendatang hanya untuk bayar lebih murah saat ini, di mana selisihnya pun tak seberapa, dan itu pun harus bayar sekaligus per tahun?

4. Premi Tidak Seluruhnya Hangus, Malah Bisa Lebih Besar dari Total Setoran

Karena Tapro Allisya ini unit link, maka ada sebagian premi yang diinvestasikan, selain yang dipakai untuk membayar biaya-biaya seperti biaya akuisisi, administrasi, tabarru (biaya asuransi), dan pengelolaan investasi. Biaya-biaya memang hangus, tapi premi yang diinvestasikan adalah hak anda.

Jika di tengah jalan anda ingin berhenti, anda tinggal ambil seluruh nilai investasi yang ada. Beres. Dalam jangka pendek mungkin belum balik modal, tapi bagaimana pun itulah biaya proteksi anda.

Dalam jangka panjang, sebagian premi yang diinvestasikan ini bisa berkembang melebih total dana yang disetorkan. Silakan lihat ilustrasi di bagian bawah untuk melihat proyeksinya.

5. Tidak Perlu Medical Check

Di Allianz, UP 2.5 Miliar ke bawah untuk usia di bawah 45 tahun tidak memerlukan tes kesehatan /medical check up (klik tabel Medis DISINI). Jika anda sehat, maka anda akan langsung diterima sebagai peserta Tapro Allisya. Perusahaan lain mungkin memberlakukan batasan tes medis yang berbeda.

6. Tidak Usah Memikirkan Garansi Perpanjangan. Masa Berlaku hingga 75 Tahun.

Di term life, jika anda melakukan perpanjangan selepas masa kontrak, sebagian perusahaan asuransi akan mewajibkan anda menjalani tes kesehatan lagi. Jika kesehatan anda dianggap buruk, perpanjangan asuransi bisa jadi ditolak. Oleh karena itu, jika anda memutuskan mengambil term life, pastikan polis anda memiliki garansi perpanjangan (renewal guarantee).

Tapi di Tapro Allisya, anda sama sekali tidak perlu memikirkan masalah perpanjangan. Sejak awal, dalam kontrak polis dinyatakan bahwa masa berlaku UP 1 Miliar anda adalah sampai usia 75 tahun.

7. Maslahat Meninggal, pada Akhirnya, akan Lebih dari 1 Miliar

Ya. Meski UP jiwa anda 1 miliar, yang akan diterima ahli waris anda pada akhirnya akan lebih dari 1 miliar. Kenapa? Karena ada hasil investasi. Besarnya tergantung waktu dan hasil investasi pada saat itu. Dengan ini, UP jiwa anda kemungkinan tidak perlu diupgrade, kecuali anda mengalami peningkatan gaya hidup yang signifikan.

8. Masih Ada Sisa UP Jika Umur Anda Melewati 75 Tahun

Jika anda diberi umur panjang sampai lewat usia 75 tahun, jangan khawatir, UP jiwa anda masih ada. Bukan 1 miliar, tapi 340 juta plus hasil investasi. Pada saat ini, hasil investasinya bisa jadi lebih besar dari UP-nya. UP 340 juta ini berlaku sampai usia 100 tahun. Karena sangat jarang orang mencapai usia 100 tahun, maka uang 340 juta ini sangat besar kepastiannya bisa diwariskan. Okelah, mungkin anak-anak dan cucu-cucu anda sudah kaya dan tidak butuh warisan dari anda. Tapi jika anda bisa memakai uang sendiri setidaknya untuk membayar kain kafan, upah petugas pemakaman, biaya tahlilan, dan bersedekah kepada fakir-miskin-yatim untuk terakhir kalinya, bukankah itu lebih menyenangkan?

9. Memiliki Rider yang Bagus dan Murah

Tapro Allisya memiliki rider (asuransi tambahan) yaitu:

  1. ADDB (Accident Death and Disability Benefit), menanggung cacat sebagian maupun total dan meninggal akibat kecelakaan. Masa berlaku sampai usia 65 tahun.
  2. CI+ (Critical Illness Plus), menanggung 49 penyakit kritis. Masa berlaku sampai usia 45-85 tahun (bisa pilih). Klaim rider ini tidak mengurangi UP jiwa.
  3. TPD (Total Permanent Disability), menanggung cacat tetap total akibat kecelakaan ataupun sakit kritis. Masa berlaku sampai usia 45-70 tahun (bisa pilih).
  4. CI 100, menanggung 100 kondisi kritis. Masa berlaku 45-100 tahun (bisa pilih). Klaim Rider ini tidak mengurangi UP Jiwa.
  5. Payor benefit, yaitu bebas premi jika terkena CI+ atau TPD, bisa untuk peserta ataupun pasangan dari peserta. Masa berlaku sampai usia 65 tahun.

Jika anda menambahkan riders di atas, tentunya preminya tidak lagi 380 ribu per bulan, tapi ada tambahannya.

Di term life juga ada ridernya. Tapi belum tentu preminya murah juga.

10. Rider Payor Benefit Lebih Menguntungkan daripada Waiver of Premium

Di term life, ada rider yang disebut pembebasan premi atau waiver of premium. Rider ini membebaskan nasabah dari membayar premi jika terkena cacat total, ada pula yang cacat total plus sakit kritis. Kebanyakan agen term life menambahkan rider ini sebagai prioritas setelah proteksi dasar (jiwa).

Mari kita timbang tindakan ini:

Pertama, jika orang terkena cacat total atau sakit kritis, yang lebih dia butuhkan pertama kali bukanlah pembebasan premi, tapi biaya berobat dan solusi dari kebingungan karena tidak bisa bekerja. Jadi, mestinya rider kecelakaan dan sakit kritis didahulukan daripada rider pembebasan premi.

Kedua, karena sifat term life adalah berjangka, maka rider waiver of premium juga berjangka. Jika kontraknya 10 tahun, bebas preminya juga maksimal 10 tahun. Misalnya, pada tahun kedelapan nasabah terkena cacat total, maka bebas preminya tinggal dua tahun lagi. Ketika masa kontrak habis, berhentilah masa bebas preminya. Kalau rider ini mau ditambahkan saat perpanjangan, maka harus bayar lagi.

Hal ini berbeda dengan payor benefit di unit link Tapro Allianz, yang masa berlakunya ditetapkan sejak awal sampai usia 65 tahun. Jika waiver of premiumhanya membebaskan nasabah dari pembayaran premi, maka payor benefit memberikan tabungan ekstra sejumlah premi yang disetorkan nasabah. Dengan demikian, nasabah yang kehilangan sumber penghasilannya karena tidak bisa bekerja, setidaknya mendapatkan sejumlah uang secara rutin walaupun sangat kecil dibanding gaji dia sebelumnya.

Saya sebagai agen asuransi yang menjual unit link, menempatkan rider payor benefit di urutan terakhir setelah proteksi yang lain terpenuhi.

11. Sesuai Syariah

Bagi anda yang peduli dengan nilai-nilai kesyariahan dari suatu produk atau aktivitas ekonomi, akan sulit bagi anda menemukan produk term life yang murah sekaligus sesuai syariah. Kecuali yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi murni syariah, semua produk term life adalah nonsyariah. Akadnya bersifat transfer risiko antara tertanggung dengan perusahaan asuransi, dan anda pun tidak perlu tahu uang anda diputar di mana.

Tapi Tapro Allisya, sesuai namanya, adalah produk asuransi yang memenuhi kriteria syariah. Akadnya berbagi risiko (risk sharing) dan tolong-menolong (ta’awuni) antara sesama peserta. Dengan ikut program ini, berarti anda meniatkan uang anda dipakai untuk menolong orang lain yang membutuhkan. Itu saja insya Allah sudah bernilai ibadah. Pada saatnya, siapa tahu anda sendirilah atau keluarga andalah yang membutuhkan pertolongan itu.

Selain itu, investasi anda pun disalurkan ke instrumen-instrumen yang sesuai kriteria syariah, baik di saham, sukuk, maupun deposito. Jadi, akadnya baik, investasinya pun halal.

12. Kelebihan Lain

Adanya unsur investasi pada Tapro Alisya memungkinkan anda memiliki sejumlah keleluasaan yang tidak mungkin diperoleh di term life.

Pertama, jika suatu waktu selewat tahun kedua anda nunggak bayar (misalnya karena sedang tidak punya uang), anda tidak dikenakan denda dan proteksi masih berjalan selama dana investasi masih mencukupi untuk membayar biaya asuransi.

Kedua, uang yang anda setorkan bisa kembali kepada anda dengan jumlah yang lebih besar.

Ketiga, jika anda benar-benar butuh uang, hasil investasi Tapro bisa diambil sesuai keperluan asalkan ada saldo 2 juta rupiah. Dana unit link memiliki likuiditas yang tinggi, artinya bisa dicairkan kapan saja sesuai keperluan, dengan proses pencairan maksimal 7 hari kerja.

Keempat, ahli waris anda akan menerima lebih dari 1 miliar, karena ditambah dengan hasil investasi yang ada pada saat itu.

Memang investasi unit link ini ada risikonya, tapi itulah sifat investasi. Di mana pun anda berinvestasi, risiko itu ada. Tapi dengan pengalaman Allianz sebagai perusahaan asuransi dan jasa keuangan terbesar dunia selama lebih dari 120 tahun, kiranya risiko investasi bisa diminimalkan melalui pemilihan portofolio secara tepat, pembayaran premi secara berkala, dan komitmen investasi jangka panjang.

 

UP 1 Miliar untuk profil peserta pria usia 35 tahun, tidak merokok, kerja dalam ruangan:

7F3B92D8-DC23-43F7-8CBF-D3C535AF1690

430+100_upd340_TL75 660 (asis iPad ver 5.9.0)

 

 

UP 1 Miliar, untuk profil peserta pria usia 40 tahun, kerja dalam ruangan, tidak merokok:

44D6E30D-6B12-4606-93CB-4F56B97A6FCA

580+100_upd340_TL75 660 (ASIS iPad ver 5.9.0)

 

Iklan

Asuransi Apa Yang Anda Cari? Ini Solusinya!

 

horatio2

 

Apakah anda sedang mencari asuransi?

Jika ya, asuransi apa yang anda cari?

Semoga informasi berikut ini dapat menjadi solusi atas kebutuhan asuransi anda.

 

 

 

 

 

Klik pada nama produk untuk keterangan lebih lengkap, dan anda pun dapat membaca penjelasannya di bagian bawah. 

No Asuransi yang Dicari Produk atau Cara yang Disarankan
1 Asuransi Jiwa Tapro Allisya Protection Plus
2 Asuransi Kesehatan Rawat Inap Cashless 1. Rider HSC+ pada Tapro Allisya Protection Plus

2. Allisya Care

3. Maxi Violet

4. Smartmed Premier

3 Asuransi Penyakit Kritis 1. Rider CI+ pada Tapro Allisya Protection Plus

2. Rider CI100 pada Tapro Allisya Protection Plus

4 Asuransi Kecelakaan dan Cacat Tetap 1. Rider ADDB pada Tapro Allisya Protection Plus

2. Rider TPD pada Tapro Allisya Protection Plus

3. Personal Care

5 Santunan Harian Rawat Inap Rider Flexicare Family pada Tapro Allisya Protection Plus
6 Asuransi yang lengkap: Asuransi jiwa, rawat inap cashless, penyakit kritis, kecelakaan dan cacat tetap, santunan harian, dan bebas premi Tapro Allisya Protection Plus, tambahkan rider:

1. HSC+

2. CI+ atau CI100

3. ADDB

4. TPD

5. Flexicare Family

6. Payor benefit

7 Asuransi Kesehatan Kumpulan Blue Sapphire
8 Asuransi Rawat Jalan JKN-BPJS, atau siapkan dana darurat, atau rider Rawat Jalan pada produk Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier.
9 Asuransi Rawat Gigi JKN-BPJS, atau siapkan dana darurat, atau rider Rawat Gigi pada produk Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier.
10 Asuransi Melahirkan JK-BPJS , menabung, atau rider Melahirkan pada produk Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier.
11 Asuransi Pendidikan Bukan ranah asuransi. Sebaiknya investasi saja. Pada saat yang sama, ortu punya asuransi jiwa.
12 Asuransi Pensiun Bukan ranah asuransi. Sebaiknya investasi saja.

 

Jika anda berminat dengan salah satu produk asuransi di atas, silakan mengisi formulir berikut:

 

Cara Menarik Dana Investasi Unitlink

 

Polis unit-link tidak seperti tabungan di bank yang memiliki fasilitas ATM sehingga bisa ditarik kapan saja. Untuk menarik dana unit-link, dalam hal ini unit-link Tapro dari Allianz, anda harus mengisi Form Penarikan dan Penebusan Polis Unit Link (klik untuk mengunduh). Setelah diprint, diisi, dan ditandatangani, form dikirim ke kantor pusat Allianz, atau dititip lewat agen, dengan lampiran fotokopi KTP pemegang polis.

Cara Pengisian Form Penarikan Dana

Pada Form Penarikan dan Penebusan Polis Unit Link, ada dua hal yang bisa dilakukan, yaitu penarikan sebagian dana (withdrawal) dan penarikan seluruh dana (surrender). Penarikan seluruh dana berarti polisnya ditutup atau ditebus atau diserahkan kembali ke Allianz. Sedangkan penarikan sebagian dana, polis masih aktif.

Yang akan dibahas kali ini adalah penarikan sebagian dana (withdrawal).

Form Penarikan 1.PNG

Hal. 1: Data pokok diisi, lampiran dicentang no 2, bagian A diisi dengan nominal atau jumlah unit, lalu alasan penarikan dana.

Setelah data pokok diisi, lampiran dicentang di nomor 2 (Fotokopi kartu identitas pemegang polis), selanjutnya yang diisi adalah bagian A: Penarikan Dana Investasi (Withdrawal). Pilih jenis dana yang akan diambil dan tulis nominalnya atau jumlah unit (salah satu saja). Lalu tulis pula alasan penarikan.

form-penarikan-2

Hal 2 berisi ketentuan penarikan dan penebusan polis.

form-penarikan-3

Diisi bagian C dan dicentang kotak pertama (Transfer melalui Rekening)

Selanjutnya menuju bagian C: Pembayaran atas Penarikan Dana/Penebusan Polis. Di sini ada tiga pilihan:

  1. Transfer melalui rekening.
  2. Digunakan untuk pembayaran premi dasar.
  3. Digunakan untuk pembayaran premi Top Up Tunggal.

Jika sekadar ingin menarik uang, cukup diisi di opsi pertama.

Form Penarikan 4.PNG

Tanda tangan di kolom pemegang polis. Data agen boleh dikosongkan.

Selanjutnya mengisi bagian D: Data FATCA – Individu. Centang tidak jika anda tidak memiliki kaitan dengan Amerika Serikat.

Selanjutnya, bagian E: Pernyataan Pemegang Polis. Isi tempat dan tanggal, lalu tanda tangan di kolom Tanda Tangan Pemegang Polis disertai nama jelas.

Data agen boleh dikosongkan.

Setelah form diisi lengkap, disertai lampiran fotokopi KTP, form dikirim ke kantor pusat Allianz, atau ke kantor agensi, atau dititip lewat agen.

Alamat Kantor Pusat Allianz

PT Asuransi Allianz Life Indonesia

Allianz Tower

Jl. HR Rasuna Said

Kawasan Kuningan Persada Super Blok 2

Jakarta Selatan 12980

Telp: 021-2926-8888

 

Tanya Jawab

T: Mulai kapan dana unitlink bisa diambil?

J: Kapan saja bisa selama memenuhi syarat minimum penarikan dan minimum saldo.

T: Berapa minimum penarikan dan berapa minimum saldo?

J: Di unitlink Tapro, minimum penarikan 1 juta, dan minimum saldo 2 juta. Artinya, jika saldo unit-link anda 3 juta, anda bisa menarik dana 1 juta dan sisanya 2 juta. Jika saldo unit-link anda 100 juta, anda boleh menarik dana hingga 98 juta. Tapi jika saldo unit-link anda masih di bawah 3 juta, anda belum bisa ambil sama sekali.

T: Apakah di tahun pertama bisa tarik dana?

J: Bisa jika saldonya sudah 3 juta atau lebih.

T: Apa akibatnya jika saldo unit-link diambil?

J: Yang pasti saldo unit-link anda berkurang sejumlah nilai yang diambil. Misalnya, saldo unit-link anda ada 50 juta, lalu anda ambil 30 juta, maka secara garis besar saldo unit-link anda tinggal 20 juta. Kemudian karena nilai investasinya berkurang, otomatis hasil investasinya juga tidak akan sebesar jika dana tidak ditarik. Dalam jangka panjang, hal ini mungkin membuat polis lebih cepat lapse karena terus dipotong untuk membayar biaya-biaya polis (meliputi biaya asuransi dan administrasi).

 

Untuk konsultasi lebih lanjut, silakan menghubungi saya:

Estri Heni

WA:  0817 028 4743

Punya Asuransi Unitlink: Pilih Proteksi atau Investasi?

 

Karakteristik produk Asuransi jenis Unitlink

Unit-link adalah asuransi jiwa yang ditautkan (linked) dengan investasi. Asuransi jiwanya berbentuk YRT (Yearly Renewable Term, asuransi jiwa berjangka tahunan yang memiliki garansi perpanjangan), sedangkan investasinya berbentuk reksadana (kumpulan dana dari masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi).

Manfaat asuransi unit-link terdiri dari manfaat dasar dan manfaat tambahan (rider). Manfaat dasarnya memberikan sejumlah uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia dalam masa perlindungan, biasanya hingga seumur hidup (usia 99-100 tahun). Ridernya bermacam-macam, antara lain meliputi perlindungan dari cacat tetap (akibat sakit ataupun kecelakaan, cacat sebagian hingga cacat total), penyakit kritis, rawat inap, dan pembebasan premi.

Investasi unit-link disalurkan ke dalam instrumen investasi berbentuk reksadana. Reksadana adalah kumpulan dana dari masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi. Dana pada reksadana dikelompokkan berdasarkan tingkat risiko dan potensi keuntungannya.

Baca juga:  Perbedaan Unitlink dengan Asuransi Tradisional

Karena Unitlink merupakan perpaduan proteksi dan investasi, maka calon nasabah bisa memilih komposisi asuransi yang dibutuhkan sesuai dengan kemampuan finansial / dana yang dianggarkan.  Bisa dalam bentuk komposisi sebagai berikut:

  • proteksi maksimal dan nilai investasi minimal, ATAU
  • proteksinya sedang dan nilai investasi juga sedang, ATAU
  • proteksi minimal dan nilai investasi maksimal.

 

businessman cover his money with umbrella

 

 

Sebelum menentukan pilihan, sebaiknya pertimbangkan beberapa hal berikut:

Pengertian asuransi:

Asuransi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis dimana perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, di mana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut.[1]

Istilah “diasuransikan” biasanya merujuk pada segala sesuatu yang mendapatkan perlindungan.[1]

(WIKIPEDIA)

 

Tujuan utama berasuransi unitlink, proteksi atau investasi?

Banyak agen asuransi menawarkan produk unit-link dengan iming-iming investasi. Tahun kesekian dapat uang sekian, uangnya bisa dipakai untuk pendidikan anak, bisa dipakai pensiun, bisa untuk jalan-jalan, dsb.

Benarkah demikian? Belum tentu. Belum tentu berarti: bisa jadi ya, bisa jadi tidak. Kenyataannya akan tergantung banyak hal. Dengan kata lain, investasi itu tidak dijamin.

Dan terkait dengan pekerjaan sebagai agen asuransi, menjual sesuatu yang tidak dijamin itu akan tidak menenangkan. Padahal asuransi itu sendiri sesuai pengertian harfiahnya adalah proteksi, perlindungan, atau jaminan. Jadi, agen asuransi mestinya menjual sesuatu yang bisa memberikan perlindungan bagi nasabahnya.

Begitu pula bagi nasabah, mengambil produk asuransi dengan tujuan investasi itu bisa bikin khawatir, karena mungkin saja dana pendidikan atau dana pensiun yang direncanakan tidak bisa diambil sesuai nilai yang diharapkan.

Baca juga:  Ambil Unitlink untuk berinvestasi

Proteksi (manfaat dan Uang pertanggungan)  di asuransi itu nilainya (jumlahnya) PASTI.  Sedangkan investasi itu nilainya (jumlahnya) TIDAK PASTI.

Penjelasan Proteksi.  Misal Anda beli rider sakit kritis dengan UP = 1 Miliar.  Lalu terjadilah sakit kritis di tahun ke5, maka cairlah UP sakit kritis senilai 1 Miliar.  Walaupun premi yang sudah Anda bayarkan selama 5 tahun tersebut totalnya belum mencapai 1 Miliar.  UP tetap diklaim dan nilainya seperti pada polis (PASTI senilai 1 Miliar).

Penjelasan Investasi.  Misal di ilustrasi yang ditawarkan agen asuransi tertulis nilai investasi di tahun ke5 adalah 100 juta, kenyataannya investasi yang terbentuk itu bisa saja lebih kecil nilainya, atau sama nilainya, atau bahkan lebih besar nilainya dibandingkan dengan yang tertera di ilustrasi.  Banyak faktor yang mempengaruhi, diantaranya oleh  sebab kinerja Manager Investasi (yang mengelola dana investasi), atau kondisi ekonomi yang terjadi saat itu.  Itulah sebabnya disebutkan bahwa nilai investasi itu tidak pasti.

Lamanya Masa Dibutuhkan

Banyak orang beranggapan bahwa asuransi itu program jangka panjang. Anggapan ini tidak sepenuhnya tepat. Sebetulnya asuransi itu bukan program jangka panjang, tapi program jangka pendek atau paling jauh jangka menengah.

Jika anda mengambil asuransi jiwa (unitlink ataupun bukan) dengan manfaat UP jiwa 1 miliar, maka uang 1 miliar itu mungkin terasa besar di saat sekarang, tapi akan semakin menurun nilainya di masa yang akan datang. Untuk saat ini, uang 1 miliar bisa dipakai membeli rumah mewah, tapi 10 tahun kemudian mungkin hanya rumah menengah saja. Dan 20 tahun kemudian, mungkin rumah sangat sederhana pun tak dapat.  Jangan abaikan inflasi.

Sedangkan investasi adalah betul program jangka panjang, karena manfaat investasi baru akan terasa di masa-masa yang akan datang. Investasi berguna untuk memenuhi keperluan kita di masa depan, misalnya kuliah anak, perjalanan ibadah, dan dana pensiun. Jika kita rutin berinvestasi di reksadana misalnya 1 juta tiap bulan, nilainya masih terasa kecil di tahun-tahun awal. Barulah setelah 5 tahun, atau 10 tahun, nilainya lebih terasa, dan jika konsisten dalam 20 tahun nilainya akan sangat mengejutkan.

Jadi, jika anda mengambil asuransi, niatkanlah untuk jangka pendek saja, 5 atau paling lama 10 tahun. Setelah itu anda harus meningkatkan manfaat polis asuransi anda, entah dengan cara mengupgrade polis yang ada ataupun menambah polis baru.  Just in case,  sebagai antisipasi jika resiko hidup (cacat tetap, sakit berat/kritis, meninggal) terjadi dalam jangka pendek, manfaat UPnya masih terasa besar sehingga masih sesuai dengan biaya hidup Anda.  Dimana pada masa jangka pendek itu, nilai investasi yang terbentuk belum maksimal.  Sehingga pada saat nilai investasi yang terbentuk belum maksimal dan belum bisa dijadikan “pegangan” sebagai pengganti penghasilan yang hilang, ada dana tunai yang besar (Uang Pertanggungan) yang pasti bisa bermanfaat dan menggantikan penghasilan yang hilang akibat resiko hidup yang terjadi.

Baca juga:  Asuransi=jangka pendek, Investasi=jangka panjang

Apakah Tidak Boleh Berinvestasi di Asuransi?

Ini bukan masalah boleh atau tidak.  Jika tujuannya untuk investasi, ada banyak instrumen lain yang bisa memberikan keuntungan lebih besar dengan biaya yang lebih murah. Misalnya obligasi, reksadana, dan saham. Jika tidak mengerti tentang obligasi, reksadana, dan saham, atau tidak punya waktu untuk mempelajarinya, anda bisa berinvestasi di instrumen tradisional yang lebih sederhana dan mudah dipahami, seperti deposito, emas, dan properti.

Perbedaan Asuransi VS Investasi

Berikut adalah perbedaannya:

  • Asuransi tujuannya melindungi uang supaya tidak habis, investasi tujuannya mengembangkan uang supaya tambah banyak
  • Asuransi itu jaga-jaga dari hal-hal tidak diinginkan yang bisa terjadi kapan saja, investasi itu persiapan untuk hal-hal yang diinginkan di masa depan
  • Asuransi itu jangka pendek, investasi itu jangka panjang.
  • Asuransi itu tidak butuh waktu untuk menjadi besar, investasi itu butuh waktu untuk menjadi besar.
  • Asuransi itu kekuatan bersama, investasi itu kekuatan sendiri.
  • Asuransi itu biaya dan biaya itu hangus, investasi itu cara mengembangkan dana agar tumbuh lebih besar.

Baca juga:  Salahkan berinvestasi di asuransi?

Saran profesional saya adalah:  pilihlah PROTEKSI sebagai tujuan Anda berasuransi (utamanya jenis unitlink) untuk menggantikan penghasilan Anda yang hilang, jika resiko hidup (cacat tetap, sakit berat/sakit kritis, atau meninggal dunia) terjadi pada jangka pendek.

Jika dananya ada, belilah manfaat (Uang Pertanggungan) yang maksimal.  Ingat:  persiapkan dana tunai jumlah besar untuk resiko yang terjadi pada jangka pendek.

Saya terbuka untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai strategi siapkan proteksi maksimal dan terbaik untuk melindungi penghasilan Anda.

Hubungi Agen Asuransi Bersertifikasi:

Estri Heni

WA:  0817 028 4743

Atau isi form untuk permintaan ilustrasi, KLIK DISINI

 

 

 

250 juta atau 500 juta? (Tentang Memilih Ilustrasi Asuransi Unitlink)

 

Jika anda ditawari dua ilustrasi unit-link dengan kondisi seperti di bawah ini, mana yang akan anda pilih?

Tabel Ilustrasi A dan BCatatan:

  1. UP jiwa (warisan) adalah manfaat yg diberikan kepada ahli waris jika tertanggung meninggal dunia sd usia 100 tahun.
  2. CI100 (Critical Illness 100) adalah proteksi dari 100 kondisi kritis sejak tahap awal penyakit hingga usia 100 tahun. 
  3. ADDB (Accident Death and Disability Benefit) adalah proteksi cacat tetap atau meninggal dunia karena kecelakaan sd usia 65 tahun. 
  4. TPD (Total Permanent Disability) adalah proteksi cacat tetap total, baik karena sakit ataupun kecelakaan, sd usia 65 tahun. 
  5. Payor Benefit adalah pembebasan premi jika pemegang polis mengalami cacat tetap total atau penyakit kritis sd usia 65 tahun. 

Di antara dua alternatif, ilustrasi A dan ilustrasi B, mana yang anda pilih?

Untuk membantu anda menentukan pilihan, saya akan pandu dengan dua pertanyaan:

  1. Jika anda mengalami suatu musibah, berapakah anda ingin dibantu: 250 juta atau 500 juta?
  2. Jika anda ingin memberikan warisan kepada anak-anak anda, berapa yang ingin anda wariskan: 250 juta atau 500 juta?

Jika dua pertanyaan itu diajukan kepada saya, jelas saya akan pilih mendapat bantuan 500 juta daripada 250 juta, dan memberikan warisan 500 juta ketimbang 250 juta.

Bagaimana dengan anda?

Mungkin ada yang bertanya, bagaimana dengan investasinya? Ilustrasi A lebih besar nilai investasinya daripada ilustrasi B. Ilustrasi A nilai investasinya terus berkembang meskipun setop bayar setelah 10 tahun, sedangkan ilustrasi B nilai investasinya habis meskipun bayar terus.

Betul, tapi saya tetap pilih ilustrasi B. Mengapa?

  1. Nilai investasi tidak dijamin, sedangkan saya butuh proteksi yang dijamin. Belum tentu ada nilai 31 juta di 5 tahun mendatang, belum tentu ada uang 889 juta di 40 tahun mendatang. Sedangkan nilai 500 juta adalah dijamin.
  2. Investasi butuh waktu, sedangkan yang namanya risiko bisa datang kapan saja. Bisa dilihat di tabel di atas, nilai 31 juta baru diperoleh setelah 5 tahun, dan nilai 889 juta baru diperoleh setelah 40 tahun, itu pun jika asumsi investasinya terpenuhi. Sedangkan nilai uang 500 juta, tidak perlu waktu lama, segera siaga begitu polis disetujui. Khusus manfaat penyakit kritis, ada masa tunggu 90 hari dari tanggal polis disetujui, tapi ini pun bukan waktu yang lama.
  3. Asuransi itu proteksi (perlindungan kekayaan), bukan investasi (pengembangan kekayaan). Meskipun produk ini berjenis unit-link yang ada investasinya, tetap saja tujuannya asuransi. Jadi saya pilih maksimalkan manfaat asuransinya. Jika saya ingin investasi, saya akan melakukannya di instrumen lain yang murni untuk investasi, bukan melalui produk asuransi.

Mungkin ada yang khawatir dengan polis lapse karena di ilustrasi B nilai investasinya akan habis selewat tahun ke-30, meskipun premi bayar terus. Bagaimana kalau itu terjadi?

Saya tetap pilih ilustrasi B. Mengapa?

  1. Waktu 30 tahun lagi itu masih lama, padahal saya butuh proteksi sebesar mungkin sejak sekarang dengan kemampuan yang ada saat ini.
  2. Asuransi itu biaya. Kalaupun preminya hangus, saya tak keberatan.
  3. Seiring waktu, penghasilan saya pun mestinya telah meningkat. Jadi saya tak akan kesulitan melakukan top up supaya polis tetap berlanjut.
  4. Seiring waktu, kebutuhan proteksi saya pun pasti telah bertambah, bukan lagi 500 juta. Mungkin dalam 5 atau 10 tahun kemudian, saya butuh menambah nilai proteksi polis.
  5. Nilai investasi habis bisa dicegah dengan melakukan top up tunggal, atau dibiarkan saja pun tak apa-apa. Sepanjang saya membayar biaya asuransinya (tabarru), saya tetap mendapatkan proteksi.

Demikian.

Semakin Banyak Membantu, Semakin Banyak Dibantu

Ilustrasi A dan ilustrasi B preminya sama-sama 700 ribu per bulan. Tapi orang yang memilih ilustrasi B akan mendapat bantuan 500 juta seandainya mengalami penyakit kritis, kecelakaan, atau cacat total, dan ahli warisnya akan memperoleh 500 juta seandainya dia dipanggil Tuhan. Sedangkan orang yang memilih ilustrasi A, bantuan yang diterimanya dan warisan yang diberikannya lebih kecil yaitu 250 juta.

Mengapa orang yang memilih ilustrasi B bisa mendapat bantuan yang lebih besar? Jawabannya tidak lain karena dia pun membantu lebih besar.

Asuransi dibangun dengan prinsip saling membantu di antara sesama peserta. Orang yang membantu lebih besar untuk para peserta lainnya, dia berhak memperoleh bantuan yang lebih besar pula.

Perhatikan tabel berikut:

Tabel iuran tabarru per bulan

Ilustrasi A dengan total manfaat > 1 miliar, total iuran tabarru-nya adalah 158.903 per bulan di tahun pertama kepesertaan. Sedangkan ilustrasi B dengan total manfaat > 2 miliar, total iuran tabarru-nya 297.820 per bulan. Tabarru adalah derma atau sedekah yang diberikan oleh peserta untuk membantu para peserta lain yang mengalami suatu musibah yang ditanggung. Iuran tabarru tiap peserta ini dikumpulkan dalam satu rekening dana bersama, di mana dari rekening dana bersama inilah uang klaim asuransi akan dicairkan untuk diberikan kepada siapa yang membutuhkan.

Iuran tabarru dipotong dari premi. Ilustrasi A dan ilustrasi B preminya sama-sama 700 ribu per bulan. Tapi dana yang dialokasikan untuk tabarru (sedekah) pada ilustrasi B lebih besar dibanding pada ilustrasi A. Itulah makanya UP atau bantuan yang akan diterima pemilik ilustrasi B pun lebih besar.

Dengan kata lain, semakin besar kita membantu orang lain, semakin besar pula kita akan mendapat bantuan.

Selisih premi dikurang tabarru digunakan untuk biaya lain dan sisanya masuk ke investasi. Ilustrasi A, karena alokasi untuk sedekahnya lebih kecil, maka nilai investasinya jadi lebih besar. Nilai investasi ini adalah murni uang milik sendiri, itulah sebabnya untuk mencapai jumlah yang besar butuh waktu yang lama. Sedangkan dana yang diikhlaskan sebagai sedekah (tabarru), dalam waktu singkat segera berubah menjadi uang yang besar, karena digabung dengan iuran tabarru dari para peserta lain.

Asuransi adalah tentang meringankan beban sesama manusia. Setiap orang yang meringankan beban sesamanya, maka bebannya pun akan diringankan. Semakin besar dia meringankan beban orang lain, semakin besar pula keringanan yang akan dia terima.

Betapa mulianya cara kerja dan prinsip asuransi, saya pun teringat sebuah ayat dalam kitab suci yang menyatakan bahwa harta yang disedekahkan itu akan dibalas hingga 700 kali lipat bahkan lebih (al-Baqarah [2]: 261).

Sekarang, jika anda punya uang 1 juta dan diberikan kesempatan untuk menyumbang 200 ribu atau 400 ribu, berapakah yang akan anda sumbangkan?

 

SUMBER