Hati-hati Terjebak Bahasa Marketing “Asuransi Kesehatan”

 

Nasabah saya yang sering berdiskusi dengan saya, tiba-tiba menghubungi saya dengan pertanyaan: “Estri, kenapa asuransi kesehatan yang kamu infokan ke saya, preminya mahal ya? Premi 6 jutaan pertahun (setara 500 ribu perbulan) untuk cover saya saja, belum termasuk keluarga. Sementara di luar ada tuh yang nelpon saya nawarin premi 600 ribu perbulan sudah Cover 5 orang anggota keluarga loh…”

Nah… Saya senang sekali mendapat protes seperti ini.  Artinya, nasabah saya mau belajar mengenal asuransi lebih dalam lagi.

Yuk, sama-sama belajar, kenapa asuransi kesehatan Allianz “lebih mahal” daripada penawaran asuransi lain via telepon.

  1.  Asuransi kesehatan murni dari Allianz, produk “Smartmed Premier”

Kita lihat dulu profil nasabah saya tersebut:

Bapak Bijaksana, usia 38 tahun, tidak merokok, kerja dalam ruangan.  Produk asuransi kesehatan murni dari Allianz: Smartmed Premier.  Detil info tentang Smartmed Premier bisa di-klik tautan ini:  Smartmed Premier 

Berikut Ilustrasinya:

Smartmed Premier, rawat inap Plan C (Plan 1000)

Premi = 6.225.300 PERTAHUN

Smartmed Premier dengan sistem klaim = cashless (gesek kartu), dan klaim ditanggung oleh Allianz sesuai tagihan rawat inap Rumah Sakit.  Syarat:  menempati kamar sesuai plan.

Dengan premi 6 jutaan pertahun, fasilitas apa saja yang ditanggung oleh Allianz?  Tabel berikut ini detilnya:

Smartmed Premier. Rincian fasilitas rawat inap plan 1000 yang ditanggung oleh Allianz.

Pada contoh ini, premi = 6 jutaan Pertahun, fasilitas manfaat rawat inap (penggantian biaya rawat inap) yang ditanggung oleh Allianz adalah:

  • Kamar harga 1juta perhari (setara dengan kamar kelas 1 atau VIP di RS tertentu),
  • Kamar ICU,
  • Visit dokter yang merawat,
  • Visit dokter spesialis,
  • Pembedahan,
  • Biaya lain-lain rawat inap (obat, alat kesehatan, pemeriksaan diagnostik/rontgen/laboratorium/USG/dll, administrasi rawat inap RS, dll biaya yang timbul selama rawat inap RS),
  • Konsultasi sebelum dan sesudah rawat inap,
  • ambulan,
  • rawat jalan darurat karena kecelakaan,
  • rawat gigi darurat karena kecelakaan, perawatan pribadi di rumah (jika diperlukan perawat).
  • Ditambah manfaat khusus: kemoterapi, cuci darah, evakuasi medis dan pemulangan darurat, manfaat luar negeri (Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja),
  • manfaat pemakaman,
  • manfaat HIV/AIDS.
  • Wilayah cakupan: seluruh dunia.
  • Batas tahunan: 6 miliar.

 

Perhatikan hal berikut sebagai pertimbangan Anda menilai premi dari produk Askes murni Allianz adalah mahal:

  1. bahwa pada produk Askes murni Allianz ini “Smartmed Premier”, Manfaat rawat inap nya ditanggung selama 365 hari, artinya ditanggung selama 1 tahun penuh rawat inap di RS.  Bandingkan dengan Askes murni dari perusahaan asuransi lainnya, yang hanya menanggung rawat inap di RS selama 90 hari, 120 hari, atau 140 hari dalam setahun.  Jika rawat inap lebih dari ketentuan hari tersebut, ya pastinya harus rogoh kocek sendiri untuk biaya rawat inapnya.
  2. Sedangkan produk Askes murni dari Allianz yaitu “Smartmed Premier”, kalau sakitnya terus2an selama setahun dan harus dirawat inap terus selama setahun, ya masih ditanggung terus oleh Allianz.
  3. Jika saat awal rawat inap didiagnosis dokter bhw penyakitnya termasuk kategori “sakit sedang”, lalu ternyata dalam perjalanannya penyakit tsb berkembang menjadi “sakit berat” yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dan ternyata biaya pemeriksaan diagnostiknya sangat mahal, maka pasien dan keluarga tidak perlu kuatir dan pusing dengan biaya.  Keluarga pasien bisa langsung setuju dan tanda tangan izin pemeriksaan diagnostik tersebut, karena biayanya ditanggung oleh Allianz.  Sehingga penyakit bisa lebih cepat terdeteksi, pengobatan bisa dilakukan lebih awal dan lebih cepat, perawatan bisa dilakukan dengan baik, pasien nyaman menjalani perawatan, keluarga tenang karena biaya rawat inap ditanggung oleh Allianz SESUAI TAGIHAN.

 

2.  Iklan produk asuransi kesehatan lainnya, yang ditawarkan secara telemarketing ataupun iklan di internet.

Berikut saya sekedar berbagi informasi penawaran produk kesehatan yang datang ke saya via telepon beberapa waktu lalu. Produk dari ****A Family E**iC***. Setelah berbasa-basi dan perkenalan, sales sampaikan beberapa poin sebagai nilai jual produknya:

“Ibu Estri usia XX, suami usia XX, dengan 3 anak usia X, X, X.

Manfaat yang didapat: untuk rawat inap 200 juta/tahun utk 5 orang, dengan rincian sbb: kamar 600rb perhari, ICU 1.2 juta perhari, operasi maksimal 12 juta pertindakan operasi, rawat jalan pasca rawat inap max 1.2 juta/orang perkejadian reimburse,

Premi = 500 ribuan perbulan, sudah cover untuk 5 orang”

Apa yang ada di benak Anda, setelah mendengar informasi tersebut dalam 1x penjelasan tanpa interupsi? “WOW… murah banget, 500 ribu perbulan untuk 5 orang, manfaatnya segitu”… Benar ya? Kalau saya, memang itu yang tertanam di benak saya setelah salesnya sampaikan secara tuntas semua informasi tanpa saya potong. Setelah itu, baru saya tanya2 lagi secara rinci.

Di akhir2 penjelasannya (itupun setelah saya tanya berkali-kali untuk mendapat informasi yang lebih detil, karena agen asuransi pun mudah tertarik dengan yang berjudul “murah” 🙂 ), barulah disampaikan oleh salesnya bahwa “Betul ibu, ini bukan asuransi kesehatan, melainkan santunan kesehatan yang sangat bermanfaat bagi Ibu dan keluarga.  Fungsinya bukan untuk menggantikan asuransi kesehatan yang sudah Ibu dan keluarga miliki, namun untuk melengkapi asuransi kesehatan yang sudah ibu miliki”..

Naahh looo… Kenapa bukan disampaikan dari awal, jadi otak saya lebih mudah mengikuti penjelasan si sales.

Ini strategi marketing yang efektif untuk sales bisa cepat menjaring nasabah, tapi merupakan trik berbahaya bagi nasabah yang minim pengetahuan tentang asuransi. Dan informasi seperti ini sangat tidak adil bagi nasabah. Mendengar istilah “kamar 600rb perhari”, pemahaman saat pertama kali mendengarnya adalah kamar perawatan seharga 600rb perhari, alias setara kamar kelas 1 di RS tertentu. Padahal ini adalah 2 hal yang berbeda. Ternyata terakhir baru sadar bahwa yang ditawarkan adalah SANTUNAN kesehatan, BUKAN asuransi kesehatan.

Santunan kesehatan = memberi sejumlah uang sesuai perjanjian polis terhadap suatu kondisi/tindakan. Contoh di atas, berarti: hanya memberi uang sejumlah 600 ribu dikali lamanya hari di rawat inap, yaitu 600 ribu X 10 hari = 6 juta. Jadi, misal Anda dirawat di kamar perawatan saja tanpa ada tindakan operasi, pulang dari RS saya klaim ke asuransi tersebut, maka Anda akan terima uang = 6 juta. ITU SAJA.

Asuransi kesehatan = mengganti biaya perawatan/pengobatan selama berurusan dengan Rumah Sakit. Saat di rawat di kamar perawatan kelas 1, misal harga kamar 600rb/hari. Jangan lupa bahwa selama di rawat, Anda pasti diberi obat, ada visit dokter spesialis/umum, mungkin juga ada pemeriksaan diagnostik spt ambil darah/rontgen dll. Ternyata banyak hal yang harus Anda bayar saat perawatan di RS. Disinilah fungsi Asuransi Kesehatan. Asuransi Kesehatan mengganti semua biaya perawatan selama berada di RS. Sedangkan santunan kesehatan tidak sedetil dan selengkap ini.

Pengalaman ini menarik untuk saya bagi kepada pembaca blog saya yang budiman. Agar Anda lebih waspada dan mengetahui secara jelas dan detil, produk apa yang Anda butuhkan.

Asuransi kesehatan jenis apa yang Anda cari. Manfaat apa saja yang ingin Anda dapatkan dari sebuah produk Asuransi Kesehatan. Pilihannya ada pada Anda. Jangan sampai keliru atau dibuat keliru dalam memilih, yang disebabkan karena tergiur dengan premi murah namun belum paham detil manfaat yang didapat.

Ingat bahwa:

Yang mengganti semua biaya perawatan selama di RS, namanya adalah Asuransi Kesehatan.

Nah, sudah jelas kan bedanya …????

Maka, sebelum ada pernyataan premi mahal atau murah, ada baiknya kita duduk bersama, kita bedah bersama manfaat apa saja yang ditawarkan oleh suatu produk (asuransi) kesehatan.

Anda pasti setuju, jika manfaat yang didapat lebih rinci dan lebih lengkap, tentunya sepadan dengan premi yang lebih besar, bukan?

Yuk, miliki Asuransi Kesehatan yang lengkap dari Allianz.

Hubungi saya ya:    Estri Heni         |     WA: 0817 028 4743

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Asuransi Kesehatan Syariah Dari Allianz Syariah

Allianz Syariah memiliki 2 produk asuransi kesehatan Syariah, yaitu:  Allisya Care dan HSC+.

#. Produk pertama, Nama produknya:  Allisya Care.

Allisya Care merupakan:

  • asuransi kesehatan murni tanpa investasi,
  • berbasis Syariah,
  • memiliki fasilitas kartu cashless,
  • Premi ada kenaikan tiap 5 tahun
  • Premi lebih murah
  • masa kontrak per tahun,
  • dapat diperpanjang (garansi) hingga usia 70 tahun,
  • Manfaat utamanya adalah rawat inap,
  • Bisa ditambah Rider lain: rawat jalan, rawat gigi, kehamilan.
  • Dapat menyertakan seluruh anggota keluarga (suami/istri, anak) dalam satu polis.

Detil fitur produknya klik DISINI.

Apa saja fasilitas dan manfaat proteksi yang didapat bagi nasabah dari produk asuransi kesehatan murni syariah “Allisya Care” ini?

Profil peserta: Laki-laki, usia 30 tahun, tidak merokok, bekerja dalam ruangan.  Ambil produk Allisya Care rawat inap plan J (plan 1000).  Besarnya premi = 4.327.000 Pertahun.

Fasilitas dan manfaat yang didapat, seperti pada tabel A berikut ini:

Tabel A. Allisya Care, Fasilitas manfaat Rawat Inap plan J (plan 1000).

Jika Bapak Ganteng ingin proteksi lebih lengkap, maka preminya menjadi = 8.889.000 Pertahun:

Dengan premi tersebut, detil fasilitas yang didapat adalah sebagai berikut:

Untuk rawat inapnya plan J, seperti pada tabel A di atas. Ada tambahan Rider rawat jalan Plan F dan Rider Rawat Gigi plan F.  Manfaatnya ada pada tabel B dan C di bawah ini:

Tabel B. Tabel Rawat Jalan plan F

Tabel C. Tabel Rawat Gigi Plan F.

 

Bagaimana jika dana terbatas?

Saran profesional saya, jika dana terbatas cukup ambil manfaat rawat inap saja. Kenapa?  Kembali pada tujuan asuransi, yaitu proteksi terhadap resiko keuangan yang dampaknya tidak dapat kita tanggung.  Karena untuk rawat inap biayanya lebih besar daripada rawat jalan dan rawat gigi.  Lalu bagaimana jika Anda butuh rawat jalan? Kan perlu ada biaya juga?  Benar.  Untuk rawat jalan dan gigi, silahkan memaksimalkan manfaat BPJS.

Penjelasan mengenai hal ini, bisa dibaca disini:   Rawat jalan itu tidak perlu asuransi

 

#. Produk Kedua, namanya HSC+ (Hospital Surgical Care Plus)

Produk ini bukanlah produk asuransi kesehatan murni, melainkan Rider dari produk asuransi jiwa syariah jenis unitlink yang namanya “Allisya Protection Plus”.  Jadi, HSC+ adalah bagian dari asuransi jiwa syariah unitlink.  Dalam hal ini, produk yang Anda beli adalah produk asuransi jiwa syariah unitlink, yang di dalamnya ada manfaat kesehatan (rawat inap).

Karakteristik Rider HSC+ :

  • Rider kesehatan dari asuransi jiwa unitlink
  • berbasis Syariah,
  • memiliki fasilitas kartu cashless,
  • Premi flat seterusnya
  • Premi lebih mahal karena ada porsi untuk investasi
  • masa kontrak selamanya
  • Otomatis diperpanjang mengikuti polis asuransi jiwa-nya
  • Manfaat kesehatan yang tersedia adalah rawat inap,
  • Tidak bisa ditambah Rider kesehatan lain (rawat jalan, kehamilan, gigi)
  • 1 polis untuk 1 individu
  • Ada santunan (UP) jika meninggal dunia, santunan sakit kritis
  • Ada nilai tunai yang terbentuk

Karena Hospital & Surgical Care Plus (HSC+) adalah produk asuransi kesehatan yang merupakan bagian dari asuransi jiwa Syariah, maka besar preminya dihitung berdasarkan jenis plan yang dipilih dan usia dari si peserta asuransi. Berbeda dengan asuransi kesehatan murni syariah yang lain seperti Allisya Care, besarnya premi di HSC+ adalah tetap dan tidak akan naik setiap 5 tahun sekali seperti askes murni syariah lainnya.

Jadi apabila saat pertama kali beli produk asuransi jiwa Allianz Syariah yang telah dilengkapi dengan manfaat tambahan HSC+ dengan premi Rp. 1 juta per bulan, maka selanjutnya premi anda akan tetap dikenakan Rp. 1 juta per bulan sampai akhir masa polis yaitu sampai dengan klaim terjadi dan pertanggungan berakhir. Bahkan di Asuransi Jiwa Allianz Syariah, anda juga bisa melakukan cuti premi apabila nilai tunainya mencukupi.
Hal ini dikarenakan dari premi yang anda bayar setiap bulannya, ada porsi yang disisihkan untuk investasi, maka tidak “hangus”.

Mari kita cek fasilitas dan manfaat proteksi dari HSC+, dengan profil nasabah yang sama:

Profil peserta: Laki-laki, usia 30 tahun, tidak merokok, bekerja dalam ruangan. Ambil produk Allisya Care rawat inap plan J (plan 1000). Besarnya premi = 1 juta PERBULAN.

Berikut manfaat yang didapat oleh Bapak Ganteng:

Bapak 30th, premi 1 juta/bulan. Manfaat: rawat inap plan kamar 1 juta perhari, warisan 500 juta, santunan sakit kritis 500 juta, bebas premi jika sakit kritis, dan nilai tunai.

Rincian fasilitas yang didapat dari manfaat rawat inap produk HSC+ adalah seperti pada tabel berikut:

Fasilitas rawat inap produk HSC+. Ada tambahan manfaat: kemoterapi, dialisis, fisioterapi.

 

Dari kedua produk kesehatan tersebut, tentu saja ada keunggulan masing-masing.  Silahkan dipelajari, produk apa yang sesuai kebutuhan proteksi Anda, sesuai kemampuan finansial Anda, dan sesuai dengan tujuan keuangan Anda.

Masih bingung juga?

Hubungi saya untuk membantu Anda:

ESTRI HENI         |         WA: 0817 028 4743

 

 

 

 

 

Tidak Punya Asuransi? Saya Bisa Hidup Kok!

 

Hidup tanpa asuransi? Bisa. 

Lihatlah kakek nenek kita.  Mereka saat itu belum kenal asuransi, tapi tetap bisa hidup aman sampai tua.  Begitu juga dengan saudara, kerabat, sahabat dan teman2 kita.  Mereka dapat hidup aman hingga saat ini.  Kecuali mereka yang mendapat musibah.

Berdasarkan pengalaman kakek nenek kita, maka muncul pertanyaan: hidup seperti apa yang ingin dijalani? Dalam menjalani hidup, tentu kita akan berupaya mencari rezeki untuk mempunyai penghasilan. Karena pasangan hidup kita dan anak-anak kita adalah amanah. Titipan yang harus dijaga, disejahterakan penghidupannya sesuai “standar hidup” masing-masing keluarga.  Yang semua kebutuhan hidup tersebut dibiayai oleh Penghasilan kita.

 

Jika terbukti bisa hidup tanpa asuransi, kenapa harus punya asuransi?

Asuransi bukan untuk menghindari takdir, bukan juga sebagai cara untuk terhindar dari musibah.  Asuransi adalah salah satu strategi merencanakan keuangan agar tetap dapat hidup layak, jika terjadi resiko buruk dalam hidup.

 

Hidup tanpa penghasilan?

Silahkan dicoba berhenti bekerja selama satu bulan saja. Atau kembalikan seluruh gaji anda ke bos anda. Tentunya anda akan bingung dari mana uang untuk membiayai beragam kebutuhan hidup, seperti makanan, pakaian, bayar listrik, beli pulsa, cicil KPR, utang kendaraan, bayar SPP sekolah anak, dan lain-lain.

Bisakah kebutuhan-kebutuhan hidup itu berhenti?  Tidak.

Kita butuh makan dan minum setiap hari. Kita butuh pulsa, listrik, bensin setiap hari. Utang, jika telah dibuat, harus dibayar apa pun yang terjadi. Semua itu dibayar dengan penghasilan.

Tapi, bisakah penghasilan kita berhenti?  Bisa.

Jika kita tidak bekerja, penghasilan kita pun akan tak ada. Kecuali kita telah memiliki aset besar yang memberikan kita passive income dalam jumlah yang cukup untuk membiayai gaya hidup kita.

 

Apa saja yang membuat kita tidak memiliki penghasilan?

Ada beberapa hal:

1. PHK/bangkrut => Penghasilan berhenti.

2. Sakit kritis => Butuh biaya besar, bisa menyedot penghasilan dan menghabiskan aset/tabungan; tidak mampu bekerja, penghasilan berhenti atau berkurang signifikan.

3. Cacat tetap => Tidak mampu bekerja, penghasilan berhenti atau berkurang signifikan.

4. Meninggal dunia => Tidak bekerja lagi, penghasilan berhenti.

 

Apa solusi untuk semua penyebab tersebut, jika sudah telanjur terjadi?

  • Dipecat/PHK:  ➡ solusinya cari pekerjaan atau bisnis lain.
  • Sakit berat: ➡❌ tidak ada solusi jika terlanjur kejadian.
  • Cacat tetap: ➡❌ tidak ada solusi jika terlanjur kejadian.
  • Meninggal dunia: ➡ ❌ tidak ada solusi jika terlanjur kejadian.

Untuk kejadian sakit berat, cacat tetap, dan meninggal dunia, solusinya hanya bisa dilakukan/disiapkan  saat peristiwa belum terjadi.

Apa solusi untuk sakit berat, cacat tetap, dan meninggal dunia, jika belum terjadi?  Solusinya adalah ikut asuransi.

  • Sakit berat: ✅ ikut asuransi penyakit kritis
  • Cacat tetap:✅ ikut asuransi kecelakaan dan cacat tetap total
  • Meninggal dunia: ✅ ikut asuransi jiwa

 

Tapi tidak perlu membeli tiga produk untuk memiliki tiga jenis asuransi tersebut. Cukup satu produk, karena ketiganya tersedia dalam produk unitlink Tapro Allisya Protection Plus.

Tapro Allisya memberikan manfaat dasar proteksi jiwa (meninggal dunia), ditambah rider proteksi penyakit kritis (CI+, CI100), proteksi cacat tetap akibat kecelakaan (ADDB), dan cacat tetap total akibat sakit maupun kecelakaan (TPD). Manfaat dilengkapi fitur pembebasan premi jika terkena CI+ atau TPD.

Ilustrasinya bisa dilihat di bawah ini:

Dengan menyetor 1,7 juta per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun akan memperoleh manfaat perlindungan yang luar biasa, dengan total manfaat lebih dari 4 miliar, yaitu:

1. Jika mengalami 1 dari 100 penyakit kritis sebelum usia 100 tahun, akan mendapatkan uang pertanggungan sebesar 1 miliar. Uang ini bisa digunakan untuk biaya pengobatan penyakit kritis, atau menggantikan penghasilan yang hilang jika tidak bisa bekerja lagi akibat sakit kritis tersebut.

2. Jika mengalami kecelakaan yang berakibat cacat atau meninggal dunia sebelum usia 65 tahun, akan mendapatkan uang pertanggungan sebesar 1 miliar. Khusus kejadian meninggal dunia karena kecelakaan, manfaat akan ditambahkan dengan uang pertanggungan meninggal dunia (nomor 4), sehingga diberikan uang 2 miliar untuk ahli warisnya, plus nilai investasi yang ada pada saat itu.

3. Jika mengalami cacat tetap total karena sakit atau kecelakaan sebelum usia 65 tahun, akan mendapatkan uang pertanggungan sebesar 1 miliar. Khusus jika mengalami cacat tetap total karena kecelakaan, manfaat akan ditambahkan dengan uang pertanggungan cacat karena kecelakaan (nomor 2), sehingga diperoleh uang 2 miliar. Uang ini tentunya akan bermanfaat untuk menggantikan penghasilan karena tidak bisa bekerja akibat cacat.

4. Jika meninggal dunia, ahli warisnya akan mendapatkan uang pertanggungan sebesar 1 miliar + nilai investasinya. Uang ini akan bermanfaat bagi ahli waris untuk melanjutkan kehidupan mereka.

5. Jika mengalami sakit kritis atau cacat tetap total, akan dibebaskan dari pembayaran premi dan setoran preminya diteruskan oleh Tapro.

 

Dengan memiliki uang 1 miliar ketika terkena risiko tertentu, maka untuk biaya perawatan dan biaya hidup akan terbantu, setidaknya untuk jangka waktu tertentu.

Sehingga anda tidak perlu:

  1. Kuras tabungan, yang sudah susah payah disiapkan sejak Anda belum menikah
  2. Pinjam uang atau berutang, yang tentunya tidak mudah karena menyangkut kepercayaan orang terhadap Anda
  3. Jual aset, yang tidak bisa langsung dapat diuangkan (butuh waktu) untuk mendapatkan harga senilai uang yang Anda butuhkan
  4. Minta sumbangan, selain butuh waktu juga harus dengan mengorbankan harga diri dan menghilangkan rasa malu

 

Mari siapkan kesejahteraan Anda dan keluarga tercinta secara mandiri. Hindari menjadikan orangtua Anda sebagai “dana darurat Anda”.  Hindari menjadikan anak-anak Anda sebagai “dana pensiun Anda”.  Gunakanlah asuransi.  Karena Asuransi adalah salah satu strategi yang tepat dalam mengelola dan merencanakan keuangan keluarga, jika terjadi resiko hidup yang berdampak buruk terhadap penghasilan Anda.

 

Masih resah? Pilih asuransi Syariah.  Karena Syariah menentramkan.

Dapatkan konsultasi GRATIS mengenai strategi merencanakan proteksi terbaik dan berinvestasi secara syariah, kontak saya:

ESTRI HENI        |        WA:  0817 028 4743

Tutorial Bayar Premi Asuransi Allianz Di Indomaret

 

Cara ini berlaku bagi nasabah Asuransi Jiwa Individu Allianz yang cara pembayaran preminya BUKAN secara autodebet rekening tabungan, ataupun autodebet kartu kredit.

Bagi nasabah Asuransi Jiwa Individu Allianz yang saat awal pengajuan asuransinya memilih pembayaran premi secara transfer manual atau melalui ATM, silahkan disimak tutorialnya berikut ini:

 

 

 

Bagi Anda calon nasabah yang berminat memiliki proteksi sakit kritis dari Allianz Syariah, silahkan kontak saya:

Estri Heni | WA: 0817 028 4743

 

 

 

 

 

 

 

 

Mau Berasuransi? Yuk, Pahami Ini Dulu!

 

Asuransi Jiwa  BUKAN menabung yang ada manfaat proteksinya.

Asuransi Jiwa adalah PROTEKSI.

Asuransi Jiwa ada banyak jenisnya.  Lebih lengkap baca DISINI:  Evolusi Asuransi Jiwa.  Kita fokus pada  produk asuransi jiwa yang paling gencar digaungkan oleh agen asuransi dan paling banyak dicari oleh nasabah yaitu asuransi jiwa jenis Unitlink.

Asuransi Jiwa Unitlink di Allianz Syariah dikenal dengan istilah Tapro Syariah.  Tapro adalah akronim dari TAbungan dan PROteksi.  Akronim ini untuk membantu calon nasabah Allianz memudahkan dan membedakan produk Unitlink dari Allianz dengan produk Unitlink dari perusahaan asuransi lainnya.

Mari kita luruskan pemahaman asuransi jiwa unitlink.  BUKAN:  menabung yang ada manfaat proteksinya.  MELAINKAN:  proteksi yang ada nilai investasinya.

Bedanya apa?  Kan cuma dibalik saja kalimatnya?

Beda!

Jika kita memahami asuransi sebagai kegiatan menabung yang ada manfaat proteksinya, maka tujuan utama kita adalah BERHARAP ada dana yang bisa diambil.  Dari dana/premi yang disetorkan tiap bulan 500 ribu, maka dalam 12 bulan akan ada dana 6 juta.  Jadi kita bisa ambil kurang dari 6 juta.  Begitu ya?

Jika Anda masih menganut pemahaman asuransi seperti ini, mohon maaf, Anda akan kecewa.

Asuransi Jiwa Unitlink adalah PROTEKSI yang ada nilai investasinya.  JIka kita memahami pengertian asuransi jiwa unitlink seperti ini, maka Anda akan bisa fokus pada manfaat proteksi yang maksimal bagi Anda dan keluarga.

Fungsi asuransi adalah: melindungi penghasilan Anda dari dampak keuangan yang buruk. Yaitu menjaga agar penghasilan Anda tidak terganggu dan impian masa depan yang indah dan sejahtera tetap bisa terwujud, apabila terjadi musibah pada diri Anda. Penghasilan Anda aman/utuh, keluarga Anda tidak terganggu, tetap bisa hidup layak walau musibah sakit kritis menimpa Anda.

+  Loh, kan asuransi unitlink ada nilai tunainya?  Berarti bisa diambil dong dananya?

 

++  Fungsi nilai tunai (investasi) di asuransi jenis unitlink adalah:

1. Membayar biaya-biaya asuransi

Ini adalah fungsi dasar dari unsur investasi pada unit link. Biaya-biaya asuransi unit link meliputi biaya akuisisi (dikenakan di 5 tahun pertama), administrasi, tabarru atau cost of insurance, dan biaya pengelolaan investasi.

2. Membuat premi menjadi flat

Pada unit link, pada awalnya kita membayar premi lebih besar dari biaya-biaya asuransinya. Tapi hal ini akan meringankan kita di masa depan, karena nilai investasi yang terbentuk akan membayari biaya-biaya asuransi sehingga premi menjadi flat (tetap, tidak naik) sampai akhir masa kontrak. (Contoh penggunaan fungsi ini bisa dilihat di 355 Ribu Per Bulan Dapat UP 1 M, Mau?)

3. Memperpendek masa pembayaran premi

Dengan adanya unsur investasi yang berfungsi membayari biaya-biaya asuransi, maka masa pembayaran pun bisa menjadi lebih pendek. Dengan pengaturan premi dasar dan top up yang tepat, masa bayar unit link bisa direncanakan agar cukup 10 tahun. Seterusnya proteksi akan terus berjalan bersamaan dengan berkembangnya nilai investasi.

4. Mengembangkan dana

Selayaknya investasi lainnya, investasi pada unit link pun merupakan satu bentuk pengembangan dana agar tumbuh berlipat ganda dari modal awal. Jika unit link ditujukan untuk mengembangkan dana, maka alokasi premi top up harus diperbesar.

 

Dalam asuransi unitlink, ada yang namanya biaya akuisisi, dan ini berlangsung dalam 5 tahun pertama.  Pada produk Tapro Syariah, begini detilnya:

Biaya akuisisi dan pemeliharaan (dipotong dari premi berkala dasar; top up tidak dihitung). Tahun 1: 75%Tahun 2: 40%

Tahun 3: 15%

Tahun 4: 7,5%

Tahun 5: 7,5%

Tahun 6 dst: 0%

Total: 145%

 

 

Sedangkan untuk investasinya, begini detilnya:

Alokasi investasi (dihitung dari premi berkala dasar) Tahun 1: 25%Tahun 2: 60%

Tahun 3: 85%

Tahun 4: 92,5%

Tahun 5: 92,5%

Tahun 6 dst: 105,26%

 

Ketika Anda ingin berasuransi, kembalikan pada tujuan asuransi yaitu: Proteksi. Silahkan diskusi dengan agen Anda bahwa Anda membutuhkan proteksi maksimal dengan premi yang terjangkau.

Klik artikel iniTips Memilih Agen Asuransi Online

Ingin mulai berasuransi?

Butuh proteksi sebesar 1 Miliar dengan premi mulai 355 ribu perbulan?

Hubungi saya:

Estri Heni    |   WA:  0817 028 4743

Atau isi form berikut: