Tag Archive | asuransi kesehatan Allianz

Sudah Punya Asuransi Kesehatan Dari Kantor? Lengkapi Proteksi Anda Dengan Asuransi Penyakit Kritis

 

“Kesehatan saya sudah dicover oleh kantor, jadi tidak perlu asuransi lagi”  kalimat itu sering sekali disampaikan ketika saya bercerita tentang asuransi sakit kritis.

Bersyukurlah jika Anda sudah punya asuransi kesehatan dari kantor.  Ini bisa membantu dan bermanfaat bagi Anda pada saat mengalami sakit dan harus melakukan pengobatan atau perawatan di Rumah Sakit.

Setelah Anda menerima informasi bahwa kesehatan Anda ditanggung oleh asuransi kesehatan kantor, saran saya:  Segera hubungi Customer Care Asuransi Kesehatan dari kantor Anda untuk detil manfaat yang Anda terima.

Beberapa pertanyaan yang bisa Anda tanyakan/konfirmasi ke CS Askes dari kantor Anda:

  1.  Cara klaim kesehatan.  Apakah cashless, atau reimburse.
  2.  Limit yang Anda dapatkan:  Kelas kamar apa, atau kelas kamar harga berapa perharinya?
  3. Bagaimana cara mengetahui limit:  harus telepon CS Askes kantor, atau info dari RS rekanan
  4. Kondisi yang dikecualikan apa saja.  Kondisi bagaimana yang tidak dicover?
  5. Manfaat apa saja yang dicover: rawat inap saja kah?  Atau ada juga rawat jalan, rawat gigi, kehamilan, santunan harian?
  6. Prosedur berobat:  apakah bisa langsung ke RS konsul ke dokter ahli?  atau harus melalui faskes 1 dulu? atau ada beberapa dokter spesialis yang bisa langsung, tanpa harus ada rujukan dulu dari faskes 1?
  7. Selain Anda sebagai pekerja di kantor Anda, apakah pasangan Anda dan anakAnda  juga ditanggung?  Sampai anak keberapa yang ditanggung?  Sampai anak usia berapa yang ditanggung?

Semua hal itu harus jelas sampai ke Anda informasinya.  Jangan sampai: setelah Anda selesai konsul dengan dokter, ternyata Anda tidak bisa cashless tapi harus reimburse, atau biaya kesehatan yang tadi Anda konsulkan ke dokter ternyata termasuk pengecualian alias tidak dicover.

Sejatinya, asuransi kesehatan haruslah bisa meringankan Anda saat harus melakukan perawatan/pengobatan di RS/Klinik rekanan.  Sehingga sangat penting untuk memahami manfaat yang Anda dapat dari Asuransi Kesehatan yang diberikan oleh Kantor Anda.

Jangan risau jika Kantor Anda tidak memberikan fasilitas Asuransi Kesehatan.  Toh, Anda  bisa ajukan asuransi kesehatan pribadi ke perusahaan asuransi terpercaya kepada agen asuransi bersertifikasi (Silahkan kontak agen Estri Heni, Hp:  0817 028 4743), atau bisa juga ajukan permohonan fasilitas asuransi kesehatan dari pemerintah yaitu BPJS.

Bagi Anda yang sudah memiliki asuransi kesehatan pribadi, mohon cek kembali polis Anda untuk detil manfaat yang Anda dapat.  Beberapa poin penting yang bisa menjadi acuan adalah seperti pertanyaan pada customer Care tersebut di atas.

Asuransi kesehatan adalah penggantian biaya kesehatan/perawatan yang timbul selama berurusan dengan Rumah Sakit.   Apapun sakit Anda, baik sakit “ringan” (seperti Typhus, DBD) atau pun sakit “berat” (seperti kanker, gagal ginjal, jantung, dll), selama dilakukan perawatan atau pengobatan dan berhubungan dengan Rumah Sakit, maka Anda bisa memanfaatkan Asuransi Kesehatan dari kantor.

Asuransi Kesehatan hanya memberikan penggantian untuk biaya2 yang “terlihat”, yang bisa dibaca pada tagihan Rumah Sakit.  Contohnya:  biaya dokter, biaya kamar, biaya tindakan operasi, biaya obat.  Selama Anda dirawat inap di RS, jika anda memiliki asuransi kesehatan, maka tidak peduli anda dirawat karena sakit ringan, atau sakit parah karena sakit kritis atau karena kecelakaan, semuanya akan dicover biayanya oleh asuransi kesehatan yang anda miliki.

Jangan lupa, pada umumnya, asuransi kesehatan dari kantor memberikan manfaat sesuai limit pertahun (mohon konfirmasikan ke CS Asuransi Kesehatan dari kantor Anda).  Artinya apa?  Ada beberapa kondisi yang tidak dicover oleh asuransi kesehatan dari kantor.

Contoh kasus:

Limit askes kantor = kamar kelas 1.  Ternyata saat Anda harus dirawat, kamar kelas 1 sudah penuh. Maka Anda disarankan oleh pihak RS untuk dirawat di kelas perawatan yang lebih tinggi.  (Pada jenis askes tertentu, masih bisa cover kondisi ini, pada 2 hari pertama.  Dengan ketentuan, hari ke3 kembali ke kelas 1).  Namun, bagaimana jika sampai Anda selesai dirawat, kamar kelas 1 (yang sesuai limit askes kantor) juga tidak bisa Anda tempati?  Maka terpaksa Anda harus membayar ekses klaim.

Apa itu ekses klaim? Ekses klaim adalah biaya perawatan yang dipakai oleh peserta melebihi dari plafon atau limit yang menjadi haknya dalam polis asuransi kesehatan yang dimilikinya. Semua produk asuransi kesehatan memiliki limit. Limit menunjukkan batasan manfaat yang dapat diterima oleh peserta asuransi kesehatan.  Artinya:  Anda harus pakai uang pribadi untuk membayar ekses klaim ini.

Apakah hal ini berat bagi Anda?  Tergantung berapa jumlah yang harus Anda bayar.  Mungkin jika kurang dari 1 Juta, masih belum jadi masalah ya…  Ataukah 1 juta saja sudah jadi masalah bagi finansial Anda???  hehehe…

Yang saya mau garis bawahi disini adalah fakta bahwa:  walaupun sudah punya asuransi kesehatan (yang katanya bisa meringankan finansial Anda saat terjadi sakit, masuk RS tinggal gesek kartu saja tidak perlu keluar uang lagi), ternyata masih ada kemungkinan Anda masih harus pakai uang pribadi lagi.  Betul ya?  Pada contoh ini, biaya pribadi yang harus Anda keluarkan lagi adalah biaya ekses klaim.

Itu baru contoh kecil, dimana Anda masih harus bayar lagi, harus keluarkan uang lagi, untuk bayar biaya kelebihan tagihan perawatan RS.

Jangan lupa, saat Anda akan/sedang berobat ke RS:

  1.  Ada anggota keluarga lain yang mendampingi
  2. Butuh transportasi umum (jika tidak punya kendaraan pribadi)
  3. Jika penyakit Anda harus dirujuk ke RS yang lebih besar:  Butuh ambulance
  4. Jika dirujuk ke RS di luar kota/luar negeri:  butuh penginapan
  5. Pendamping Anda butuh makan
  6. Anak Anda yang ditinggal di rumah selama Anda sakit juga butuh pengasuh sementara

6 hal di atas adalah untuk kasus sakit “ringan”, contohnya: febris, DBD, thypoid.

Jika kasusnya adalah sakit “berat/kritis”, contohnya:  jantung, gagal ginjal, kanker, maka selain 6 faktor di atas, akan ada 5 hal lagi yang harus Anda ingat:

  1. Mungkin Anda butuh pengobatan alternatif
  2. Juru rawat pribadi atau tambahan supir
  3. Suplemen, vitamin ekstra untuk penyembuhan
  4. Income Anda yang terganggu atau bahkan hilang
  5. Income pasangan Anda yang terganggu  atau bahkan hilang

Apakah  11 faktor tersebut butuh biaya juga?  Jawabannya:  YA!

Apakah 11 faktor tersebut juga ditanggung/dicover oleh Asuransi Kesehatan fasilitas dari kantor yang Anda miliki?  Jawabannya:  11 faktor tersebut TIDAK ditanggung oleh Asuransi Kesehatan kantor Anda.

Lalu, apa yang akan Anda lakukan untuk menutup biayanya?

  • Kuras tabungan.  Bisa cepat tersedia uang tunai, jumlahnya belum tentu besar.  Tanya kembali:  Sudah berapa lama Anda menabung?  Berapa besar uang yang Anda tabungkan setiap bulan?  Apa sebenarnya tujuan Anda menabung?  Apakah untuk impian masa depan yang indah dan sejahtera?  Atau memang uangnya disiapkan untuk jaga-jaga bila terjadi musibah (sakit, kecelakaan, cacat, meninggal)?
  • Jual motor/mobil/rumah/tanah.  Perlu waktu untuk tersedia uang tunai, jumlahnya bisa besar.  Ingat: jika sakit berat/kritis, Anda berlomba dengan waktu!  Anda harus segera diambil tindakan, diberi pengobatan terbaik, oleh doker ahli terbaik, di Rumah Sakit terbaik, dengan alat medis terbaik dan terlengkap.
  • Pinjam teman/saudara/kerabat.  Bisa cepat, bisa juga butuh waktu, jumlahnya tidak tentu. Ingat: jika sakit berat/kritis, Anda berlomba dengan waktu!  Anda harus segera diambil tindakan, diberi pengobatan terbaik, oleh doker ahli terbaik, di Rumah Sakit terbaik, dengan alat medis terbaik dan terlengkap.

 

Jika penyakitnya termasuk kategori “sakit berat/kritis”, apakah biayanya yang didapat dari 3 upaya di atas tersebut bisa cukup?

Baca juga:  Benarkah sakit kritis butuh biaya besar?

Kenapa agen Estri Heni selalu menyinggung tentang “sakit berat/kritis”?   Seseorang yang sakit, adalah orang yang masih hidup, namun kondisinya tidak memungkinkan untuk melakukan aktifitas harian.  Jadi, orang yang sakit itu butuh pengobatan terhadap sakitnya, ditambah pemulihan dari sakitnya, ditambah perawatan pasca sakit, ditambah adanya kemungkinan beliau bisa kehilangan produktifitas kerja, ditambah lagi kemungkinan kehilangan penghasilan akibat sakit yang lama…

Karena sakit ringan itu masih bisa dicover oleh asuransi kesehatan, atau juga karena dampak finansialnya tidak buruk.  Sakit ringan, misalnya thypus, paling banter rawat inap 5 hari di kelas VIP butuh biaya “hanya” 21 juta (baca DISINI).  Sedangkan berat/kritis itu butuh biaya yang sangat besar.  Selain itu, sakit berat/kritis itu juga memberikan dampak keuangan yang buruk.

Fungsi asuransi adalah:  melindungi penghasilan Anda dari dampak keuangan yang buruk.  Yaitu menjaga agar penghasilan Anda tidak terganggu dan impian masa depan yang indah dan sejahtera tetap bisa terwujud, apabila terjadi musibah pada diri Anda.  Penghasilan Anda aman/utuh, keluarga Anda tidak terganggu, tetap bisa hidup layak walau musibah sakit kritis menimpa Anda.

Fungsi asuransi sakit kritis:

  • Membiayai pengobatan penyakit kritis.
  • Membiayai perawatan setelah pengobatan penyakit kritis
  • Mengganti penghasilan yang hilang selama atau karena tidak bisa bekerja
  • Mencegah kehilangan aset dan jeratan utang
  • Memelihara kepercayaan diri

Maka, untuk membiayai 11 hal di atas, yang tidak dicover/tidak ditanggung oleh Asuransi Kesehatan kantor Anda, lengkapilah proteksi Anda dengan asuransi sakit kritis.

Ingat, asuransi kesehatan fasilitas dari kantor Anda memiliki banyak batasan.  Untuk sakit ringan, mungkin uang pribadi Anda masih bisa menjadi solusi.

Bagaimana bila yang terjadi adalah sakit berat/kritis?

  • Apakah Anda bisa memilih untuk “hanya terima sakit ringan saja”, “sakit beratnya jangan ke saya, tolong limpahkan saja kepada si Fulan”?
  • Mampukah uang pribadi Anda menjadi solusinya?
  • Seberapa besar bantuan dari keluarga bisa menjadi solusi?
  • Apakah Anda hanya akan menunggu dan mengandalkan bantuan dari orang lain saja?
  • Tidakkah lebih baik Anda siapkan secara mandiri proteksinya, agar Anda bisa pastikan siap dana tunai minimal 1 Miliar untuk Anda?

Saran saya, untuk hal ini, jadilah pribadi yang EGOIS.  Pikirkanlah hanya diri Anda sendiri, dan keluarga kecil Anda.  Siapkan dana maksimal untuk jaga-jaga terhadap musibah yang mungkin bisa terjadi pada diri Anda dan keluarga Anda.  Jangan menggantungkan hidup Anda kepada oranglain.  Orang lain sudah pusing dengan urusannya sendiri.  Janganlah Anda usik dengan kedatangan Anda untuk tawarkan harta Anda untuk dijual padanya karena Anda butuh dana, ataupun kedatangan Anda pinjam uang padanya.

 

Bagaimana Mendapatkan Asuransi Penyakit Kritis?

Di Allianz, asuransi penyakit kritis tersedia sebagai rider (manfaat tambahan) pada produk asuransi jiwa Tapro. Saat ini terdapat dua macam rider penyakit kritis, yaitu CI+ dan CI100.

CI+ memberikan perlindungan dari 49 penyakit kritis sampai usia 70 tahun, sedangkan CI100 memberikan perlindungan dari 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai usia 100 tahun.

 

Berikut contoh ilustrasinya:

 

Pria usia 30th: UP 1M, CI+ 500jt, CI100 500jt, Payor benefit, premi 950 ribu per bulan

Pria usia 30th: UP 1M, CI+ 500jt, CI100 500jt, Payor benefit, premi 950 ribu per bulan

 

 

Wanita usia 30th: UP 200jt, CI+ 500jt, CI100 500jt, Payor Benefit, Payor Protection, premi 550 ribu per bulan

Wanita usia 30th: UP 200jt, CI+ 500jt, CI100 500jt, Payor Benefit, Payor Protection, premi 550 ribu per bulan

 

 

TABEL PREMI Asuransi Sakit Kritis UP = 1 Miliar

tabel-premi-ci-1m-dengan-payor-benefit1

 

Yuk, diskusikan kebutuhan Uang Tunai asuransi Sakit Kritis !

Kontak:

Estri Heni

WA:  0817 028 4743

 

 

 

 

 

Iklan

Merasakan Manfaat Fasilitas Asuransi Kesehatan

 

 

Ooo… Begini ya, rasanya punya asuransi kesehatan..   (Sebelumnya terpaksa selalu rogoh kantong pribadi untuk biaya pengobatan RS)

Alhamdulillah, setelah 8 tahun jadi karyawan kontrak, akhirnya suami saya diangkat jadi karyawan tetap di tempatnya bekerja.  Salah satu fasilitas yang diterimanya, sudah pasti “Asuransi Kesehatan”, dari perusahaan asuransi lain (bukan Allianz)

Saya memang mau konsul ke dokter, sekalian saja “tes case” rasanya memanfaatkan fasilitas asuransi kesehatan rawat jalan, utamanya dari asuransi tersebut.

Kasus saya bukan kasus gawat.  Karena tujuan saya bukan untuk konsul ke salah satu dari 4 spesialis yang bisa langsung (sesuai ketentuan asuransi tersebut), maka saya datang ke faskes 1 untuk konsul dan minta surat rujukan.  Ternyata oleh dokter umum di faskes 1, saya dirujuk ke dokter Spesialis Bedah dengan diagnosa Clavus.

Saya langsung menuju ke RS Meilia Cibubur, konsul ke 2 dokter Spesialis sekaligus:  Spesialis Mata dan Spesialis Bedah.  Hasil konsul dari Spesialis Mata:  minus saya bertambah sedikit sehingga harus ganti kacamata dan diberi obat tetes mata untuk mata saya yang kering dan mudah lelah.  Mungkin karena saya sering kurang cukup tidur yaa..

Lanjut, saya ke Spesialis Bedah, ketemu Dr. Yoyok SpB.  Setelah konsultasi dan diskusi, saya disarankan untuk tindakan pengangkatan Clavus esok hari.  Karena pihak RS harus konfirmasi ke Asuransi nya dulu, apakah untuk kasus Multiple Clavus ini bisa dicover atau tidak.  Dan biasanya asuransi tersebut lama kasih jawabannya.  Kuatir saya kelamaan menunggu.  Okelah, saya ikuti saja prosedurnya.  Jadi saya pulang dulu.

Lanjut, kisah hari ini.  Sama seperti kemarin.  Antrian saya di bagian pendaftaran sangat singkat.  Saya sudah antri di poli sekitar jam 10.30.  Baru dipanggil jam 11.30.  Dokter dan perawat siapkan peralatannya.  Tindakan dilakukan di poli saja.  Saya minta cara elektrocauter.  Prosedurnya sama saja.   Telapak kaki yang memang banyak titik syaraf nya itu disuntik bius lokal di beberapa titik sebaran clavus.  Rasanya… mantab!  Haha… Untung respon biusnya cepat.  Jadi langsung ditindak, untuk 10 titik sebaran Clavus, hanya butuh 1 jam saja.  Dari resep yang diberikan, yang tidak dicover asuransi kesehatan tersebut hanya kain kasa, dan Betad*ne.  Untuk obat anti nyeri dan antibiotik dicover asalkan mengikuti formularium dari asuransi kesehatan yang saya pakai.  Ya sudah lah, tidak apa.  Palingan hanya beda merek.  Zat aktif obatnya sama.

Info dari perawat, bahwa  tindakan electrocauter untuk kasus saya dengan diagnosa Multiple Clavus, biayanya 2.5 juta…. WOW… Mahal juga yaa…  Sayang banget kalau harus pakai uang pribadi.

Secara keseluruhan, asuransi kesehatan tersebut tidak ribet lah, selama sesuai prosedurnya.  Bagian Pendaftaran, Perawat Poli,  Dokter Spesialis Mata dan Spesialis Bedah Umum, bagian kasir dan Apotek di RS Meilia juga support dan cekatan.  Saya merasa tidak terlalu banyak waktu terbuang.

 

Dari pengalaman saya ini, sudah terasa sekali manfaat dari adanya asuransi kesehatan.  Asuransi kesehatan sangat membantu dan bermanfaat untuk mengganti biaya pengobatan dan atau perawatan selama di Rumah Sakit.  Jadi, untuk kasus apapun, baik sakit “ringan” atau “berat” selama dilakukan perawatan di RS, umumnya akan dicover oleh asuransi.  Tergantung dari plan kelas kamar yang dipilih dan juga manfaat tambahan apa saja yang dipilih.

Untuk kasus sakit “ringan”, contoh DB atau typhus.  Terpaksa saya sebut “ringan” karena:  setelah pulih, diijinkan pulang dari RS, maka kasus selesai.  Artinya tidak perlu ada perawatan lagi di luar RS, dan tidak mengganggu kondisi keuangan keluarga.

Kalau kasus saya kemarin sih termasuk kasus ringan, hanya rawat jalan, tanpa perlu rawat inap.  Jadi dengan asuransi kesehatan manfaat tambahan rawat jalan, cukup membantu bagi saya.  Seandainya uang saya banyak banget, biaya 2.5 juta akan terasa sangat ringan dikantong, tanpa asuransi kesehatan rawat jalan pun, biaya masih bisa ditanggung sendiri.  Atau seburuk-buruknya harus pinjam saudara, masih bisa lah mencicil untuk kembalikannya.

Untuk sakit “berat”, contoh stroke, jantung, gagal ginjal, bahkan sampai kanker.  Saya sebut ini sakit berat, karena perlu dilakukan perawatan di RS (yang bagian ini masih bisa dicover oleh asuransi kesehatan), dan saat kondisi membaik (belum berarti pulih seperti sediakala), boleh pulang, kasus belum selesai.  Artinya:  kadang kala perlu ada perawatan lanjutan sepulang dari RS dan kondisi keuangan keluarga bisa jadi terganggu.  Contoh:

  • Akomodasi untuk orang yang menemani, seperti transportasi, penginapan, biaya makan, dan lain-lain. Orang yang menemani si sakit ini bisa jadi bukan satu-dua orang. Biaya akan lebih besar jika perawatan dilakukan di luar negeri.
  • Perawatan lanjutan sepulang dari rumah sakit, seperti perawat di rumah dalam jangka waktu yang lama (untuk kasus stroke atau lumpuh), cuci darah hingga seumur hidup (untuk kasus gagal ginjal), atau suplemen untuk penguat tubuh yang pada umumnya berharga mahal (seperti produk kesehatan yang sering ditawarkan MLM).
  • Biaya hidup selama tidak bekerja karena menjalani perawatan, dan biaya hidup untuk keluarga jika tidak bisa bekerja lagi untuk seterusnya.
  • Biaya pendidikan anak atau dana pensiun (jika sembuh dan dapat bekerja lagi seperti sebelumnya sehingga biaya hidup tak jadi masalah).

Naaah… ini yang berat…   Sudah sakitnya berat, efek keuangannya juga berat nih…

Baca juga:

Sudah punya Asuransi Kesehatan, perlukah Asuransi Sakit Kritis?

Pertanyaan:  apakah kondisi sepulang dari RS ini juga dicover oleh asuransi kesehatan?  Tentu TIDAK.

Lalu, apa masalahnya?

Jika Anda punya dana darurat yang sangat banyak, hal ini tidak jadi masalah.  Namun bagaimana jika kondisinya adalah:  belum siap dana darurat dengan jumlah besar?

Sementara resiko bisa terjadi kapan saja tanpa kasih info dulu sebelumnya via what’s app / email ?

Dan… resiko yang terjadi juga tidak bisa dipilih, kalau kebagian resiko maunya kasus yang ringan saja, yang berat untuk dia…  Big NO…

Lalu bagaimana solusinya?

Gampang saja.  Anda menabung 2 juta perbulan, dengan tujuan siapkan 1 Miliar.  Ini cara standar.

Pertanyaan:  Kapan akan tercapai 1 Miliar dengan menabung 2 juta perbulan?  41 tahun!

Misal Anda baru mulai menabung 2 juta/bulan saat usia 30th (asumsi sudah bekerja dan sudah mapan sehingga ada alokasi dana “nganggur” 2jt/bulan untuk ditabung).  Artinya, 41 tahun kemudian, yaitu saat usia 71tahun, Anda punya 1 Miliar.  Bagus ya? Tentu bagus!  Ada upaya menabung, dan tercapai dana 1 M.

Pertanyaan:  Bagaimana jika resiko terjadi saat usia belum capai 71 tahun?  Artinya:  tabungan 1 M belum tercapai.  Jangan abaikan inflasi.  Dana 1 M di 41 tahun mendatang tentu beda nilainya dengan 1 M 10 tahun mendatang.

Adakah cara lain?  Yang bisa tersedia dana besar dalam waktu singkat untuk antisipasi resiko sakit berat?

ADA!

Yaitu dengan TAPRO.  TAbungan dan PROteksi dari Allianz Syariah.

Tapro adalah asuransi jiwa yang memberikan uang besar jika terjadi resiko meninggal dunia, kecelakaan, cacat tetap total, dan sakit berat.  Tapro bisa menjadi sarana bagi Anda untuk menabung dan siapkan dana besar dalam waktu singkat, sebagai antisipasi terhadap resiko meninggal dunia, kecelakaan, cacat tetap total dan sakit berat.

 

Untuk kasus tersebut di atas, contoh seorang pria 30 tahun, bertujuan siapkan dana 1 Miliar dengan cepat untuk antisipasi resiko sakit berat.

Dengan buka polis Tapro, maka manfaat yang didapat sbb:

artikel-askes-meilia

Dengan menabung hanya 1.1 juta perbulan

Manfaat:

  • UP meninggal dunia                   = 1 Miliar
  • UP 100 jenis sakit kritis            = 1 Miliar
  • Premi gratis dan diteruskan oleh Allianz jika terjadi resiko
  • Ada tabungan sebagai “bonus”

Baca juga:  100 jenis sakit kritis yang ditanggung Allianz

 

Keuntungan menabung di Tapro vs menabung di bank:

  1. Dana yang ditabungkan hanya 1.1 juta perbulan (bukan 2 juta perbulan seperti yang dianggarkan)
  2. Langsung disiapkan oleh Allianz dana besar, senilai total 2 Miliar
  3. Siap dana besar senilai 1 Miliar bila terjadi sakit kritis / sakit berat, hanya dalam waktu 3 bulan (tidak harus menunggu selama 41 tahun)
  4. Allianz yang akan melanjutkan tabungan jika terjadi resiko sakit kritis / sakit berat, atau cacat tetap total
  5. Ada dana yang bisa ditarik, jika ada keperluan yang sangat mendesak

 

Anda tertarik menabung dan punya proteksi sakit kritis di Allianz?

Hubungi:  Estri Heni

WA = 0817 028 4743

atau email dengan isi form klik PERMINTAAN ILUSTRASI ASURANSI JIWA

Manfaat Rawat Inap (Askes di Allianz) dalam Perbandingan

Anda sudah punya asuransi jiwa dengan Uang Pertanggungan minimal 1 Miliar ya?  Dan dengan adanya tambahan alokasi dana, saat ini Anda sedang mencari proteksi tambahan berupa asuransi kesehatan utamanya untuk proteksi/manfaat rawat inap?  Allianz punya beberapa pilihan manfaat rawat inap.  Detilnya ada DISINI.

Sudah membaca detilnya, tapi malah bingung?  Baiklah, saya beri contoh konkritnya saja ya.

Saya akan membantu Anda supaya lebih mudah membandingkan dan memilih asuransi kesehatan atau manfaat rawat inap yang sesuai kebutuhan Anda dan tentunya sesuai dengan kemampuan finansial Anda.

Perbandingan antara 3 manfaat rawat inap (sesuai plafon), yaitu:

  1. Allisya Care  (asuransi kesehatan murni, syariah)
  2. Maxi Violet  (asuransi kesehatan murni, konvensional)
  3. Hospital Surgical Care / HSC (bukan asuransi kesehatan murni, melainkan rider/manfaat tambahan pada asuransi jiwa)

 

Profil nasabah:

Wanita, usia 40 tahun, merokok, bekerja dalam ruangan.  Kebutuhan: proteksi manfaat rawat inap, plan kamar 1 juta/hari

 

Pilihan proteksi manfaat rawat inap yang ditawarkan:

#  Dari Segi Besarnya Premi

1.  Allisya Care

 

Klik Gbr untuk memperbesar

Klik Gbr untuk memperbesar

2.  Maxi Violet

Klik gbr untuk memperbesar

Klik gbr untuk memperbesar

 

3.  Rider HSC (manfaat tambahan pada polis asuransi jiwa, bukan askes murni)

 

Klik gbr untuk memperbesar

Klik gbr untuk memperbesar

 

 

#  Dari Segi Detil MANFAAT

1.  Allisya Care

Klik gambar untuk memperbesar

Klik gambar untuk memperbesar

 

2.  Maxi Violet

Klik Gambar untuk memperbesar

Klik Gambar untuk memperbesar

 

3.  Rider HSC

Klik Gambar untuk memperbesar

Klik Gambar untuk memperbesar

 

#  Dari Segi Ketentuan “Penyakit atau Luka Yang Sudah Ada Sebelumnya (Pre-Existing Disease) dan Penyakit Khusus”, dan PENGECUALIAN

1.  Allisya Care

klik gbr untuk memperbesar

klik gbr untuk memperbesar

klik gbr utk memperbesar

klik gbr utk memperbesar

 

2.  Maxi Violet

klik gbr utk memperbesar

klik gbr utk memperbesar

Klik gbr utk memperbesar

Klik gbr utk memperbesar

 

3.  Rider HSC

Klik gbr utk memperbesar

Klik gbr utk memperbesar

 

 

#  Dari segi KETENTUAN LAINNYA

Klik gbr utk memperbesar

Klik gbr utk memperbesar

 

 

#  KESIMPULAN dari ilustrasi di atas,  dengan profil/data peserta tersebut.

  • Allisya Care (AC) = premi lebih murah 5%
  • Maxi Violet (MV) = premi murah
  • HSC+ = premi lebih mahal

 

  • AC dan MV hanya ada manfaat tambahan:  santunan kematian
  • HSC+ manfaat tambahan lebih lengkap:  kemoterapi, dialisa, fisioterapi

 

  • Ketentuan pre-existing disease, pengecualian dan ketentuan lainnya adalah SAMA pada AC, MV dan HSC+

 

  • AC dan MV hanya ganti biaya rawat inap selama di RS saja.
  • HSC+ ganti biaya rawat inap di RS dan ada warisan (UP dasar) yang besarnya dapat dimaksimalkan sesuai kebutuhan.  (Pada kasus ini: nasabah minta UP dasar diminimalkan, agar dapat plan 1jt dengan premi masih murah, tujuan askes digabung dengan asuransi jiwa adalah agar preminya flat dan ada nilai tunai).

 

  • AC dan MV tidak ada nilai tunai (tabungan), bila tidak ada klaim maka premi “hangus” (tidak dikembalikan)
  • HSC+ = ada nilai tunai (tabungan), premi yang disetorkan dialokasikan untuk tabungan/nilai investasi (ingat: HSC+ adalah rider dari asuransi jiwa, sedangkan fitur ini (ada nilai tunai) adalah karakteristik produk asuransi jiwa unitlink.  Sehingga pada kondisi ini tampak seperti merupakan keunggulan HSC+ dibandingkan AC dan MV)

 

Catatan:

Artikel ini hanya membandingkan asuransi kesehatan Allianz yang fiturnya:  sesuai plafon.  Untuk asuransi kesehatan Allianz sesuai tagihan, Anda bisa dapatkan info detilnya DISINI,

 

Tanya Jawab

Tanya: Allisya Care dan Maxi Violet kan produk yang masa kontrak dan pembayarannya tahunan. Apakah produk ini ada garansi dapat diperpanjang?

Jawab: Allisya Care dan Maxi Violet ada jaminan dapat diperpanjang. Smartmed Premier tidak.

Tanya: Premi produk askes Allisya Care dan Maxi Violet apakah naik setiap tahun atau flat?

Jawab: Premi sesuai dengan tabel premi, secara umum cenderung naik pada rentang usia tertentu. Premi tergantung jenis kelamin dan kelompok usia.

Tanya: Saya ingin mengasuransikan ibu saya. Beliau sudah memiliki darah tinggi sejak dua tahun lalu. Apakah jika dirawat karena darah tinggi akan ditanggung?

Jawab: Tekanan darah tinggi (hipertensi) jika sudah ada dan masih ada sampai sekarang, termasuk ke dalam preexisting diseases (penyakit atau luka yang telah ada sebelumnya). Pada produk Allisya Care dan Maxi Violet, biasanya dikecualikan secara permanen (selamanya). Pada produk Smartmed Premier, dikecualikan atau dikenakan masa tunggu selama lima tahun (60 bulan), dengan catatan tidak ada klaim dalam lima tahun tsb.

 

 

Sudah ada gambaran mengenai perbedaan dan keunggulan masing2 manfaat rawat inap tersebut?

Silahkan memilih asuransi kesehatan mana yang sesuai kebutuhan Anda.

Klik   KONTAK SAYA