Tag Archive | klaim asuransi susah

3. Kanker, Jenis Sakit Kritis Yang Paling Sering Diklaim ke Allianz. Ini Karakteristiknya!

5 sakit kritis paling sering diklaim ke Allianz:

  1. jantung,
  2. stroke,
  3. kanker,
  4. gagal ginjal,
  5. tumor otak jinak.

Saya akan bahas satu persatu kriteria sakit kritis yang paling sering diklaim ke Allianz.

 

KANKER

#  Pada rider CI+ (49 sakit kritis), kriteria kanker yang bisa diajukan klaim adalah sebagai berikut:

KANKER

Penyakit yang ditandai adanya tumor ganas akibat pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan menyebarnya sel tumor ganas serta invasi ke jaringan.  Diagnosa harus ditegakkan berdasarkan pemeriksaan jaringan dan didiagnosa oleh Oncologist atau Phatologist.

Penyakit-penyakit yang dikecualikan:

  1. Carsinoma in situ dan tumor yang secara histologi menggambarkan prekanker atau tidak invasif, termasuk dalam hal ini adalah carsinoma in situ payudara, Cervical dysplasia CIN 1, CIN 2, CIN 3.
  2. Hyperkeratoses, basal cell and squamous skin cancer, dan melanoma dengan ketebalan yang kurang dari 1.5mm Breslow, atau kurang dari Clark Level 3 kecuali ada bukti yang menunjukkan adanya penyebaran.
  3. Kanker kelenjar prostat yang berdasarkan pemeriksaan jaringan demikian juga dengan TNM klasifikasi T1a atau T1b atau kanker kelenjar prostat berdasarkan klasifikasi yang sama atau klasifikasi Lesser, T1N0M0 Pappilary microcarcinoma kantung kemih, dan Chronic Lymphocytic Leukimia kurang dari RAI stage 3, dan
  4. Semua tumor yang disebabkan karena infeksi HIV
  5. Termasuk adalah leukimia (selain lymphotic leukimia), tumor ganas semua orga tubuh kecuali semua tumor kulit (selain melanoma malignum) dan tumor jinak dan kanker stadium insitu tidak diasuransikan dalam ta’awuni ini.

 

#  Pada rider CI100 (100 kondisi kritis), kriteria kanker yang bisa diajukan klaim adalah sebagai berikut:

EARLY CI

KARSINOMA IN SITU

Karsinoma in situ pada organ tertentu

Karsinoma in situ yang ditanggung adalah yang terjadi pada organ berikut:  payudara, rahim, tuba falopi, vulva, vagina, leher rahim, usus besar (colon), rektum, penis, testis, paru-paru, perut, nasofaring atau kandung kemih.

Karsinoma in situ berarti pertumbuhan baru yang bersifat focal autonomous dari sel-sel carcinomatous yang terbatas pada sel dimana sel tersebut berasal dan belum mengakibatkan invasi dan/atau kerusakan jaringan di sekitarnya.  Invasi berarti infiltrasi dan/atau pengrusakan aktif jaringan normal yang melewati membran dasar.

Diagnosis karsinoma in situ harus dibbuktikan dengan laporan histopatologi.  Selain itu, diagnosa karsinoma in situ harus berdasarkan pemeriksaan mikroskopik pada sediaan jaringan, dan harus dibuktikan dengan hasil biopsi.  Diagnosis klinis saja tidak memenuhi kriteria yang dapat dibayarkan.

Diagnosis klinis atau klasifikasi Cervical Intraephitelial Neoplasia (CIN) dengan laporan CIN I, CIN II, CIN III (displasia hebat tanpa carcinoma in situ) tidak memenuhi persyaratan klaim dan dikecualikan.  Karsinoma in situ dari sistem saluran empedu juga dikecualikan.

Kanker Prostat tahap awal

Kanker Prostat yang secara histologis dijelaskan menggunakan klasifikasi TNM sebagai T1a atau T1b atau kanker prostat yang menggunakan klasifikasi lain yang setara.

Kanker tiroid tahap Awal

Kanker Tiroid yang secara histologis dijelaskan menngunakan klasifikasi TNM sebagai T1N0M0 mikrokarsinoma papilari tiroid yang diameternya kurang dari 1 cm.

Kanker Kandung Kemih Tahap Awal

Mikrokarsinoma papilari pada kandung kemih (Ta)

Leukimia Limfositik Kronis Tahap Awal

Leukimia Limfositik Kronis (Crhonic Lymphotic leukaemia (CLL)) RAI stadium 1 atau 2.  CLL RAI stadium 0 atau lebih rendah dikecualikan.

Melanoma Tahap Awal

Melanoma invasive dengan ketebalan Breslow kurang dari 1.5mm, atau kurang dari Clastk Level 3.  Melanoma invasive yang secara histologis dideskripsikan sebagai  “in-situ” dikecualikan.

INTERMEDIATE CRITICAL ILLNESS

KARSINOMA IN SITU DAN KANKER TAHAP AWAL PADA ORGAN TERTENTU YANG DILAKUKAN PEMBEDAHAN RADIKAL

Dilakukan pembedahan radikal untuk meminimalisir penyebaran keganasan di organ tertentu tersebut yang dinyatakan sebagai kondisi yang diperlukan secara medis.  “Pembedahan Radikal” disini didefenisikan (kecuali ditentukan lain) sebagai pembuangan menyeluruh dan tuntas dari salah satu organ berikut: payudara (mastectomy), prostat (prostectomy), rahim (hysterectomy), indung telur (oopherectomy), tuba falopi (salpingectomy), usus besar (colectomy sebagian dengan end to end anastomosis) atau lambung (gasterectomy sebgaian dengan end to end anastomosis).

Diagnosa karsinoma in situ harus selalu ditegakkan berdasarkan pemeriksaan mikroskopik pada sediaan jaringan dan didukung oleh hasil biopsi dari organ yang diangkat.  Diagonsis klinis saja tidak memenuhi standar ini.

Kanker prostat tahap awal yang secara histologik digambarkan sebagai T1a atau T1b dengan penggolongan TNM atau yang digolongkan dengan klasifikasi lain yang setara jika sudah dilakukan prostatectomy radikal.  Semua tingkat cervical intraephitelial neoplasia (CIN) dan prostatic intraephitelial neoplasia (PIN) secara khusu dikecualikan.

Karsinoma in situ berarti pertumbuhan baru yang bersifat focal autonomous dari sel-sel carcinomatous yang terbatas pada sel dimana sel tersebut berasal dan belum mengakibatkan invasi dan/atau kerusakan jaringan di sekitarnya.  Invasi berarti infiltrasi dan/atau pengrusakan aktif jaringan normal yang melewati membran dasar.

Diagnosis karsinoma in situ harus dibbuktikan dengan laporan histopatologi.  Selain itu, diagnosa karsinoma in situ harus berdasarkan pemeriksaan mikroskopik pada sediaan jaringan, dan harus dibuktikan dengan hasil biopsi.  Diagnosis klinis saja tidak memenuhi kriteria yang dapat dibayarkan.

ADVANCED CRITICAL ILLNESS

KANKER  (kondisi seperti pada rider 49 sakit kritis)

CATASTROPHIC CI

KANKER DENGAN METASTASIS

Semua tumor ganas dengan metastasis/penyebaran jauh sesuai stadium IV AJCC dan tumor otak glioma stadium III/IV WHO.  Penyebaran yang hanya ke kelenjar getah bening dikecualikan.  Diagnosis keganasan harus dikonfirmasi oleh bukti histologis.  Semua tumor yang berhubungan dengan/disebabkan infeksi HIV dikecualikan.

 

 

Iklan

Mau Tutup Polis Asuransi Unitlink Yang Dimiliki? Pertimbangkan Dulu Hal Ini!

 

Beberapa hal yang sebaiknya menjadi pertimbangan bagi Anda nasabah Asuransi Allianz Syariah yang terhormat, apabila Anda berencana untuk menutup polis asuransi yang Anda miliki saat ini, yaitu:

KENAPA Anda Berencana Menutup Polis

Berikut mungkin salah satu alasan Anda berencana untuk tutup polis asuransi:

 

Tidak ada uang lagi untuk membayar polis.

Apakah Anda yakin, tidak bisa lagi sisihkan dana 1 juta perbulan?  Anda yakin, hal itu bukan karena Anda lebih mementingkan gaya hidup Anda? Sehingga dana 1 juta perbulan yang semula bisa Anda sisihkan untuk asuransi, menjadi hilang karena harus dialokasikan ke hal lain demi gaya hidup Anda? Apakah Anda lebih suka 1 juta perbulan Anda gunakan untuk ngopi-ngopi ketimbang beli asuransi?

Cek lagi kemampuan finansial yang Anda miliki.  Apakah Anda sudah siap dana “nganggur” di tabungan Anda sebesar minimal 1 Miliar jika terjadi sakit kritis menimpa Anda?  Apakah Anda sudah siap asset yang banyak senilai minimal 1 Miliar jika terjadi resiko sakit kritis?  Baiklah Anda punya asset/harta begitu banyak yang sangat besar nominalnya, apakah Anda rela jika harus dijual satu persatu atau bahkan semuanya untuk membiayai pengobatan sakit kritis?  Apakah itu cara yang efektif untuk mengantisipasi biaya tak terduga semacam biaya sakit kritis?

Mana yang lebih mudah bagi Anda untuk siapkan dana tunai 1 Miliar jika terjadi resiko sakit kritis:  cicil 1 juta perbulan atau tiba-tiba harus setor 1 Miliar untuk pengobatannya?

 

Masih Ada Kebutuhan Lain, seperti:  biaya sekolah anak, cicilan rumah, cicilan mobil

Kondisi ini memang penting untuk dipikirkan dan selalu dilakukan pembayarannya.  Namun, apakah solusinya dengan mengambil kembali atau bahkan menghilangkan anggaran dana premi asuransi yang “hanya” 1 juta perbulan?

Selagi Anda sehat dan mampu bekerja, tentu Anda masih dapat berpenghasilan yang dapat digunakan untuk semua pengeluaran rutin Anda.

Masalahnya:  bagaimana bila Anda sakit?  Baiklah, hanya sakit ringan-sedang bisa manfaatkan asuransi kesehatan dari kantor.  Bagaimana bila musibah yang terjadi adalah sakit berat/sakit kritis (jantung, kanker, stroke, gagal ginjal)???  Bila sakit berat terjadi, bisa-bisa tabungan anak yang sedianya adalah untuk dana pendidikan, malah terpaksa diambil untuk membantu biaya pengobatan sakit kritis.  Hasilnya:  orangtua sakit, harta orangtua terjual, tabungan anak ludes, ujung-ujungnya:  anak tertunda sekolah tinggi atau bahkan gagal meneruskan pendidikannya.  Belum lagi ditambah adanya tagihan cicilan rumah, tagihan cicilan mobil yang terganggu karena dananya sudah dipakai untuk pengobatan sakit kritis…  😦

 

Masih Muda Dan Sehat, Rasanya Rugi Punya Asuransi Karena Tidak Terpakai Juga

Alhamdulillah kita semua senantiasa diberi nikmat sehat oleh Allah Subhanahu Wata’ala.  Kesehatan adalah karunia yang paling mahal.  Maka hendaklah kita selalu menjaganya, menerapkan pola hidup sehat, pola makan sehat.

Masih muda dan sehat?  Wajar.  Sudah tua dan banyak keluhan kesehatan?  Juga wajar, lawong sudah tua.  Nah, yang tidak wajar itu jika masih muda, tapi sakit.  Kok bisa, padahal kan pola hidup sehat, pola makan sehat???  Nah, jangan lupa bahwa kita hidup kan tidak sendirian.  Bisa jadi, diri kita sudah berupaya sehat, tapi orang disekitar kita tidak?  Sehingga bisa saja kan, kitanya sehat, tapi tertular tetangga, misalnya.  Kita bisa kontrol diri kita, tapi kita tidak bisa kontrol tetangga kita.

Keadaan sehat dan sakit adalah takdir Tuhan.  Kita sudah berupaya sehat, tapi kalau Tuhan mentakdirkan kita sakit berat pada hari H tanggal T jam J, kita bisa apa?  Begitupun asuransi.  Asuransi bukan untuk mencegah takdir.  Asuransi adalah salah satu upaya/cara merencanakan keuangan agar bisa bermanfaat di waktu yang tepat, jika resiko hidup yang buruk terjadi.  Mungkin saat ini kita masih muda dan sehat, pasti belum perlu asuransi.  Sayangnya, yang namanya musibah (bahkan yang namanya hadiah) itu tidak pernah “pengumuman” dulu sebelumnya bahwa akan datang kepada seseorang.  Jadi, siapa yang akan tau, jika beberapa waktu kemudian mengalami musibah buruk?  Jika Anda punya asuransi:  tabungan Anda akan aman, tidak akan terpakai untuk biaya pengobatan sakit kritis.  Anda juga tidak perlu silaturahim ke kerabat dengan tujuan lain yaitu mau pinjam uang untuk berobat.  Anda pinjam 10-50 juta, kerabat bisa berikan.  Anda butuh 100 juta-200 juta, orangtua masih bisa berupaya.  Anda butuh 600 juta – 1 Miliar, apakah kerabat dan orangtua masih bisa kasih??

 

Agen Asuransi Hilang Kontak dan Tidak Bisa Dihubungi Lagi

Nah, kalau hal ini, menyangkut masalah personality.  Agen tipenya bermacam-macam.  Begitupun dengan nasabah.  Bila nasabah butuh Agen untuk hal urgent sehubungan dengan klaim, namun agen sulit dihubungi, nasabah bisa hubungi Leadernya.  Masih sulit juga?  Hubungi kantor Agency-nya.  Masih sulit juga?  Hubungi kantor Pusat Allianz di nomor 021-29269999, atau di nomor khusus Allianz Syariah 1500-139.

Agen sulit dihubungi, bisa jadi karena kondisi belum memungkinkan untuk menerima telepon.  Mungkin sedang di jalan setir mobil, setir motor, berdesakan di busway atau kereta, bonceng ojek, janji temu dengan calon nasabah, training fullday di kantor Allianz, atau bahkan mungkin sedang tidur…. Hehehe…  Agen Asuransi kan manusia juga, butuh istirahat di sela-sela waktu melayani nasabah.  Jika demikian kondisinya, silahkan tinggalkan pesan dengan menyampaikan maksud dan kebutuhan Anda.  Agar Agen tau mana yang bisa didahulukan.

Jika Agen sudah tidak aktif lagi, dan Anda bermaksud menutup polis Anda karena itu, saya rasa Anda yang akan rugi.  Agen Anda sudah tidak aktif lagi, bukan berarti manfaat polis Anda berakhir juga toh?  Bila status polis Anda masih aktif, semua manfaat di dalamnya masih berlaku dan bisa dilakukan klaim jika resiko sesuai polis terjadi.  Tugas Agen adalah membantu nasabah.  Jika tidak ada agen yang membantu Anda, jangan manja.  Masih ada call center Allianz yang bisa Anda hubungi.  Call Canter akan membantu Anda.  Apa saja yang harus Anda lakukan, dokumen apa saja yang harus disiapkan.  Call Center akan menginformasikannya untuk Anda.  Nasabah juga harus mandiri, jangan terlalu bergantung pada agen.  Jangan kecewa terhadapnya, karena Anda sendiri yang saat itu memilih dia untuk mendampingi proteksi Anda.

Mau tutup polis asuransi karena agen tidak perhatian.  Agen hanya hubungi nasabah sekedar untuk ingatkan bayar premi supaya agen dapet komisi.  Nah, pemahaman seperti ini yang harus diluruskan.  Seorang agen asuransi mengingatkan nasabah tentang jatuh temponya dan mengingatkan untuk membayar premi, sebenarnya adalah bentuk perhatian agen terhadap nasabah.  Tujuannya tentu semata-mata untuk nasabah juga.  Yaitu agar polis Anda tetap aktif, dan manfaat dalam polis tetap berlaku bagi Anda.  Sehingga jika kelak mungkin musibah terjadi, nasabah tetap bisa klaim dan Uang Pertanggungan cair.  Mengenai komisi yang didapat agen, itu adalah efek samping dari tugasnya.  Dan adalah wajar jika agen dapat komisi, karena agen bertanggungjawab mendampingi nasabahnya seumur hidup.  Seumur hidup, loh.  Bukan sesaat setelah terjadi penjualan saja.

Bagi Anda pembaca yang belum punya polis asuransi, belum berani buka polis asuransi karena kuatir agennya kurang kompeten?  Tips berikut bisa menjadi pertimbangan, klik:  Memilih Agen Asuransi

 

Masih Ada Keraguan Di Hati:  Apakah Kelak Jika Ada Klaim, Allianz Akan Membayarnya?

Jika hal ini yang menjadi pertimbangan Anda, saya tidak akan bicara banyak hal.  Silahkan Anda buktikan saja testimoni nasabah Allianz dengan cara KLIK DISINI.

Allianz akan membayar klaim nasabah, dengan syarat:

  1. Kondisi nasabah sesuai ketentuan dalam polis
  2. Status polis masih aktif saat musibah terjadi
  3. Dokumen yang diserahkan ke Allianz sudah lengkap
  4. Sesuai dengan rentang waktu pengajuan klaim yang ditetapkan Allianz

 

Alternatif Selain Menutup Polis Asuransi

Asuransi terutama asuransi jiwa memiliki prioritas yang sangat tinggi dibanding banyak kebutuhan lainnya. Hanya sedikit kebutuhan yang prioritasnya di atas asuransi jiwa, yaitu: utang (KPR, kartu kredit, dan utang-utang lain yang telah terlanjur dibuat), kebutuhan makan-minum, operasional rumah tangga, operasional pekerjaan, sedekah wajib (zakat), dan biaya sekolah anak (jika sudah punya anak yang sekolah). Di luar itu, prioritasnya berada di bawah asuransi jiwa.

Oleh karena itu, jika anda mengalami suatu kesulitan keuangan, atau peningkatan kebutuhan hidup sementara penghasilan tetap, inilah beberapa alternatif yang bisa anda lakukan selain menutup polis.

  • Mengurangi pengeluaran yang sifatnya untuk gaya hidup (life style), seperti makan di restoran, ngopi di mall, merokok, naik taksi, pakai mobil pribadi, penyaluran hobi, liburan, beli baju baru, dll.
  • Mengurangi anggaran untuk tabungan atau investasi. Asuransi memiliki prioritas yang lebih utama dibandingkan menabung atau berinvestasi. Investasi tak akan banyak berguna jika seseorang mengalami musibah dalam waktu dekat, karena investasi itu butuh waktu untuk tumbuh besar.
  • Mengurangi anggaran untuk pengembangan diri, seperti beli buku dan ikut seminar. Pengembangan diri itu ibarat investasi, prioritasnya berada di bawah asuransi.
  • Menurunkan premi polis hingga preminya sesuai dengan angggaran anda, mungkin dikurangi seperempatnya, setengahnya, atau ambil premi minimal.
  • Jika anda memiliki beberapa polis untuk sekeluarga, dan mayoritas didominasi asuransi kesehatan, boleh dikurangi untuk manfaat kesehatannya, atau ditutup dan dialihkan ke JKN-BPJS. Tapi pastikan pencari nafkah terlindungi oleh asuransi jiwa dengan UP (Uang Pertanggungan) yang memadai.
  • Bersedekahlah. Janji Allah “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” (QS At Thalak: 7). Rasulullah Saw pun mengingatkan kita untuk jangan segan bersedekah, meski hanya dengan sebutir kurma. “Jauhkanlah dirimu dari api neraka walaupun dengan (bersedekah) sebutir kurma.” (HR Muttafaq alaih).

Jika hal-hal di atas tidak dapat dilakukan, berarti kesulitan keuangan yang anda alami memang lumayan gawat. Baiklah anda boleh menutup polis anda atau membiarkannya tidak dibayar.

 

Ada Produk Unitlink Lain Yang Ditawarkan Oleh Perusahaan Asuransi Sebelah

Nah, jika hal ini yang menjadi pertimbangan Anda, saya masih bisa mendukung Anda.  Karena itu artinya bahwa Anda sangat memahami apa itu asuransi jiwa.  Anda menyadari bahwa Anda butuh asuransi jiwa sebagai salah satu upaya melakukan perencanaan keuangan yang baik.  Dan saat ini sedang menimbang dan membandingkan produk asuransi jiwa unitlink yang sekarang dimiliki dengan produk sejenis dari “toko” sebelah

Saya sarankan beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan dalam membandingkan produk unitlink:

  • Besaran Premi dan Manfaat Asuransi
  • Proyeksi Nilai Investasi
  • Biaya-biaya Polis
  • Fitur Manfaat Asuransi Secara Detil  (manfaat dasar, rider penyakit kritis, rider kecelakaan, rider cacat tetap total, rider bebas premi, rider rawat inap)

Detil informasinya silahkan klik dan baca artikel “Cara Membandingkan produk Unitlink”

 

Jadi, apakah Anda masih berniat tutup polis Asuransi Jiwa Unitlink?  Seharusnya sih tidak, kecuali memang kesulitan keuangan yang anda alami sudah lumayan gawat…

 

 

 

2. Stroke, Jenis Sakit Kritis Yang Paling Sering Diklaim ke Allianz. Ini Karakteristiknya!

5 sakit kritis paling sering diklaim ke Allianz:

  1. jantung,
  2. stroke,
  3. kanker,
  4. gagal ginjal,
  5. tumor otak jinak.

 

Saya akan bahas satu persatu untuk menambah informasi asuransi tentang karakteristik tiap jenis sakit kritis tersebut.

STROKE

#  Pada rider CI+ (49 sakit kritis), berikut kondisi STROKE  yang bisa diajukan klaim:

STROKE  (kondisi no.2)

Serangan serebrovaskuler apapun, yang mengakibatkan gejala neurologis yang permanen yang berlangsung lebih dari 24 jam, termasuk infark jaringan otak, pendarahan otak, trombosis atau embolisasi.  Diagnosis ini harus didukung oleh beberapa kondisi tersebut seperti di bawah ini:

  1. Bukti defisit neurologis permanen harus ditegakkan oleh dokter ahli syaraf dan gejala berlangsung paling sedikit selama 6 minggu setelah serangan.
  2. Penemuan dari pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging, Computerised Tomography, atau pemeriksaan teknik imaging lain yang sesuai dengan diagnosa dari stroke yang baru.

Penyakit yang dikecualikan:

  • Transient Ischaemic Attack
  • Kerusakan Otak yang disebabkan oleh kecelakaan atau luka, infeksi, vasculitis, dan penyakit radang
  • Penyakit pembuluh darah yang mempengaruhi mata dan syaraf mata
  • Gangguan ischaemic dari vestibular system

 

STROKE YANG MEMERLUKAN OPERASI ARTERI CAROTID  (kondisi no.41)

Operasi Arteri Carotid (Carotid Endarterectomy) oleh dokter ahli bedah syaraf yang diperlukan untuk membuang timbunan plak di arteri carotid pada stroke yang telah berlangsung lebih dari 6 bulan.  Operasi ini harus ada indikasi dibutuhkan secara medis oleh dokter ahli syaraf untuk mencegah berulangnya serangan ischemic cerebrovascular.

 

 

 

#  Pada rider CI100 (100 kondisi kritis), berikut kondisi STROKE  yang bisa diajukan klaim:

EARLY CI

PEMASANGAN CEREBRAL SHUNT  (kondisi no.2)

Pembedahan untuk pemasangan shunt dari ventrikel otak untuk mengurangi peningkatan tekanan dalam cairan cerebrospinal.  Kebutuhan pemasangan shunt harus dinyatakan oleh dakter spesialis sebagai pembedaha yang diperlukan secara medis.

ADVANCED CI

STROKE  (seperti pada rider CI+)

Serangan serebrovaskuler apapun, yang mengakibatkan gejala neurologis yang permanen yang berlangsung lebih dari 24 jam, termasuk infark jaringan otak, pendarahan otak, trombosis atau embolisasi.  Diagnosis ini harus didukung oleh beberapa kondisi tersebut seperti di bawah ini:

  1. Bukti defisit neurologis permanen harus ditegakkan oleh dokter ahli syaraf dan gejala berlangsung paling sedikit selama 6 minggu setelah serangan.
  2. Penemuan dari pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging, Computerised Tomography, atau pemeriksaan teknik imaging lain yang sesuai dengan diagnosa dari stroke yang baru.

CATASTROPHIC CI

STROKE BERAT

Insiden serebrovaskular meliputi infark jaringan otak, pendarahan serebral dan subarachnoid, emboli serebral dan trombosis serebral yang menyebabkan Peserta dalam kondisi terbaring di tempat tidur dan memerlukan pengawasan terus menerus untuk penyediaan semua kebutuhan sehari-hari minimal 3 bulan sejak kejadian.

Diagnosis ini harus ditegakkan oleh dokter spesialis syaraf dan didukung oleh temuan pada Magnetic REsonance Imaging, Computerised Tomography,atau teknik imaging lainyang dapat diandalkan secara konsisten dengan diagnosa stroke baru.

 

 

Kuatir Klaim Asuransi SUSAH ?!

klaim form

 

Masih banyak yang bilang, “Malas punya asuransi.  Saat waktunya bayar premi dikejar-kejar.  Tapi kalo ada klaim, ribet, susah, bahkan gak cair…”
Saya cuma bisa sampaikan : Mungkin dengan anda TIDAK PUNYA ASURANSI, anda saya JAMIN TIDAK AKAN SUSAH BERURUSAN dengan asuransi…

 

Tapi taukah anda, Jika anda tidak memiliki asuransi, Maka anda AKAN SUSAH Berurusan dengan :

  1. Rumah Sakit saat anda harus dirawat di Rumah Sakit…
  2. Anda Akan Ribet berurusan RT/RW Untuk minta surat keterangan “MISKIN” saat uang anda sudah HABIS untuk Biaya Rumah Sakit…
  3. Anda Akan Ribet Mencari sekolah Yang MURAH saat anda Tidak Memiliki Uang untuk melanjutkan Kuliah anak anda.
  4.  Anda akan ribet Mencari kerjaan saat anda seharusnya memasuki masa pensiun… Dan
  5. Yang PASTI saat anda TIADA, maka Istri dan Anak anda AKAN RIBET mencari pekerjaan untuk sekedar Hidup, karena ternyata ANDA TIDAK MENINGGALKAN WARISAN APAPUN, atau bahkan ANDA MENINGGAL dengan Meningalkan HUTANG kepada orang orang yang KATANYA “ANDA CINTAI”…

 

Jika sampai saat ini, anda Masih Berpikir NEGATIF terhadap Profesi Agen Asuransi, Coba Pikirkan kembali dan coba beri SOLUSI, atas Beberapa Hal ini :

  • Supaya Kita semua bisa punya Pensiun yang Indah.. Apa yang Harus Kita Lakukan ??
  • Supaya saat kita membutuhkan dana untuk sekolah anak anak nantinya, Bagaimana Caranya ??
  • Jika suatu saat kita SAKIT, Bagaimana caranya supaya HARTA KITA TIDAK TERKURAS HABIS ??
  • Dan Jika kita diPANGGIL oleh Yang Maha Kuasa, Bagaimana cara supaya Anak dan Istri kita Tetap dapat Hidup LAYAK ??

 

Apakah meninggalkan mereka tanpa financial yang cukup itu menjadi bukti suatu TANGGUNG JAWAB yang anda katakan CINTA terhadap Keluarga, tapi anda tidak meninggalkan apa-apa untuk istri dan anak anda HIDUP LAYAK ?

Sumber

————–

Di bawah ini saya berikan gambaran mengenai alur / proses klaim asuransi yang saya ambil dari blog rekan saya.
Semoga membuka pemahaman Anda dan bisa bermanfaat:
Beberapa orang ada yang berpendapat proses klaim asuransi itu sulit. Karena alasan itu orang menjadi tidak terlalu suka berasuransi.  Padahal, memproses klaim asuransi memang butuh waktu tapi akan lebih sulit lagi kalau kita tidak punya asuransi.  Proses klaim dianggap sulit kemungkinan karena tidak tahu prosedur klaimnya seperti apa. Seperti halnya jika kita mau ambil uang di rekening tabungan di bank, tapi kita tidak membawa kartu identitas/ATM/Buku Tabungan.   Apakah juga susah waktu mau ambil uang kita sendiri ? Tulisan ini ingin memberikan gambaran tahapan apa saja yang nanti dilalui dalam proses klaim.
Pada prinsipnya agen akan membantu melakukan pengajuan klaim, namun setidaknya perlu kerjasama yang baik antara agen dan nasabah dalam mempersiapkan dokumen-dokumen supaya proses klaim bisa semakin lancar dan mudah.
Dokumen-dokumen yang diperlukan  sebagai persyaratan pengajuan klaim :
dokumen klaim

Bagan Alur Proses Klaim Asuransi

 

alur klaim

  1. Klient mensubmit dokumen klaim
  2. Allianz menerima dokumen klaim, meregister data, memverifikasi dokumen klaim, mengecek keabsahan klient, dan menganalisa data medis, manfaat asuransi dan kondisi polis.
  3. Jika diputuskan karena satu dan lain hal, klaim tidak diberikan, dokumen akan dikirimkan kepada klient untuk dimintakan lagi informasi tambahan, atau klaim ditolak karena alasan tertentu, atau dokumen di tunda untuk klarifikasi lebih lanjut.

Jika diputuskan klaim diterima, pembayaran ditransfer kepada klient berikut dikirimkan report nya.

 

Bagan Alur Klaim Asuransi Jiwa dan Kesehatan

alur klaim1

Dengan informasi ini semoga kita dapat mengerti  tentang prosedur  klaim.

 

Lalu timbul pertanyaan:

Bagaimana supaya Klaim disetujui perusahaan Asuransi?  Adakah trik dan tips nya?

KLIK DISINI